Dengan hormat,
Dengan menjaga segala bentuk sopan santun yang bisa saya pikirkan, saya ingin menyampaikan surat ini kepada bapak, dan akan terus mencoba sampai bapak membaca dan memberikan komentar. Sebagai orang yang berpendidikan dan mempunyai jabatan, saya rasa bapak pasti akan memberikan jawaban kepada saya , yang notabene adalah rakyat Indonesia biasa, pendidikan seadanya, tapi minimal saya punya hati nurani .
Bapak yang baik,
Saya ingin menanyakan satu hal yang terjadi beberapa waktu yang lalu . Bukan terlambat , tapi saya sebagai orang beragama dan berpendidikan , diajarkan untuk mendinginkan diri dulu, bicara tanpa emosi dan menggali data dengan benar sebelum bertanya . Sehingga jangan sampai ada kalimat sembarangan keluar dari mulut saya dengan emosi .
Bapak yang baik,
Ingatkah bapak bahwa beberapa saat yang lalu anda berbicara mengenai AIDS di twitter dan mengatas namakan penyebabnya adalah :
” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ???
Kalau bapak lupa , bisa saya ingatkan karna tidak lama kemudian bapak kembali mengulang hal itu saat melakukan wawancara dengan Detik .
Bapak yang baik,
Kapankah terakhir kalinya bapak menginjak bangku sekolah ?
Andaikan terlalu jauh untuk bapak mengerti mengenai penyebab - penyebab penyakit tersebut,
pernahkah bapak mendengar yang namanya Hak Azazi, sopan santun ,empati dan PERASAAN?
Bapak yang baik,
Dimata orang awam seperti saya, andalah orang yang harus nya bisa memberikan saya info dan masukan dan bimbingan .
Tapi tidak masalah kalau memang ternyata anda tidak pernah diajarkan dimanapun atau tidak pernah menemukan akses untuk bisa mendapatkan data tentang AIDS .
Marilah kalau begitu, saya yang memberikan anda sedikit masukan .
1 . Sebutlah mereka ODHA , Orang dengan HIV Aids .
2 . Sebutlah mereka sahabat pak, karna mereka adalah sahabat .
3 . Itu nya itu apa pak ? Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh maaf . Kita tidak sedang membicarakan anda .
4 . Saya mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan pak. Saya sharing info sedikit, hal tersebut bisa kita dapatkan dari orang tua kita . Bukan dari ITU!
5 . Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!!
6 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama kita tidak ada luka terbuka ?
7 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ?
8 . Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ?
Banyak sekali lembaga diluar sana yang sangat terbuka untuk memberikan info mengenai HIV Aids .
Bapak yang baik, apakah pemmbicaraan ini tabu dan haram untuk anda ?
Seharam menyentuh seorang wanita kecuali itu adalah ibu negara dari negara adidaya ?
Bapak yang baik,
Pernahkah anda berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kecuali memakan kepala sendiri ?
Pernahkah anda berpikir bahwa suatu hari , salah satu anggota keluarga anda mungkin saja mengalami hal ini ?
Pernahkah anda bayangkan rasanya disaat itu , orang menunjuk keluarga anda dan cuma berkata ” ITU NYA SIH DIPAKE SEMBARANGAN !!! ”
Bapak yang baik,
Mengertikah anda kata empathy atau simpati … ataukah anda sama tidak mengertinya seperti anda tidak mengerti gejala dan penyebab penyakit HIV Positif?
Bapak yang baik,
Kalau mereka dianggap buruk karena tidak bs menjaga tubuhnya , apakah bedanya mereka dengan orang lain yang tidak bervirus bakteri tapi memakan lemak setiap hari bak pejabat rakus dan harus sakit - sakitan karena kerakusannya ? Sama pak .
Sehingga saat kita tidak menjaga tubuh ,makan, mulut dengan baik, kita sama - sama mengidap pnyakit itu dengan cara yang berbeda ?
Bapak yang baik,
” Siapakah yang memberi hak kepada anda untuk menilai orang lain , dan siapakah yang pernah menunjuk anda atau memberikan anda derajat yang lebih tinggi dari orang lain ?”
Bapak yang baik,
Tahukah anda bahwa Baik Presiden maupun abang becak itu sama kedudukannya di mata TUHAN ??
Bapak yang baik,
pernahkah bapak berpikir bahwa semua orang pasti disaat nya melakukan pilihan yang salah , atau kadang tidak mempunyai pilihan sama sekali ?
Sama seperti mereka yang menjadi ODHA tanpa pilihan ?
Sama seperti mereka yang pernah berbuat salah dan kini sudah menyesal dan menerima tanpa harus diingatkan dan dihina lagi ?
Bukankah itu makna agama ?
Bukankah akar dari semua agama harusnya adalah KASIH ?
Bapak yang baik,
Satu pesan yang diajarkan orang tua, keluarga, suami, sahabat dan agama saya adalah :
jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya .
Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik .
Bapak yang baik,
terima kasih atas waktunya …
Saya akan menanti komentar bapak atau ajakan diskusi bapak sebagai seorang pejabat, seorang bapak, seorang yang saya harapkan bisa saya pandang di Indonesia .
Jawablah dengan cerdas .
Hormat saya
Melanie Subono
saya setuju seutuhnya dengan apa yang disampaikan mbak melanie, sama seperti kita ODHA juga memiliki hak2 dalam bersosialisasi dengan masyarakat tanpa harus dikucilkan, dan mereka pun tidak layak untuk dijauhi layaknya penderita penyakit menular, karena pada faktanya penyakit ini memang tidak menular sembarangan.
Begitu pula dengan penderita autism, kadangkala kita sering menggunakan bahasa ini ketika sedang mengobrol dan bersenda gurau, padahal jika kita tinjau lagi artinya secara ilmiah dan hati nurani, ini memiliki arti yang harus kita hormati dan kita hargai, bagaimana jika orang terdekat kita atau malah anak2 kita kelak yang mengalaminya, tidakkah anda memiliki hati nurani?
Pak Tifatul alay ahh ngetweetnya semalam.. Pantun dulu ahh.. Ayu nian gadis berjilbab,Ku tatap dia di kota Bantul, Malu kan kalau gak dijawab, kau jawablah Pak Tifatul
Saya rasa tifatul ijasahnya nembak.
hidup melani, memang menteri ini salah jurusan cocoknya jaga pesantren, sama sekali gaptek, kuper
Bagus Banget
keep posting
u’re the woman kaakkk mel
Wah mbak mel suratnya bagusss
Bahasanya mantep mbak! Smoga dibaca pak tif yah
brani, cerdas dan berbobot!
pejabat, yg tampang beragama, tapi sebenarnya tdk memiliki agama..
kita tunggu, perkembangan dariyusuf supendi kalau benar bapak yg terhormat poligami, berarti ‘ITU’nya gak bisa dipercaya,..
wah mba melanie tegas jg, salut ,
yah itulah mba, makin hari makin byk orang berpikir bukan pake otak tapi pake ITU !!! hahahahahahhaha
btw, moga pak tifatul bisa merespon. rindu ama kicauan pak tifatul hihihihi
Kalo lo pengen nanya ke dia, datang aja langsung, gak usah koar-koar di media kayak gini. Kalo memang maksud lo untuk jatuhin dia, Te o pe be ge te de. Tujuan lo bisa kesampaian. Tapi menurut gua si, roda tu berputar, kadang di atas kadang di bawah, mungkin sekarang saatnya si Tipatul salah omong, siapa tahu bulan depan lu salah tidur … Maksudnya lu ketiduran di sebelah tunangan lo, ternyata ada yang ngebocorin ke media … Siapa tahu …
JAn64n 4d4 Du5t4 d14ntar4 K1ta. k4L4u b3nC1, b1l4ng b3nC1. k4l4U CiNt4, b1l4Ng C1Nt4. J4N64n B1ArK4n hat1mu tertU5uK 53mB1lu… hE3x
Nah kalau ada seorang yang menjadi wakil rakyat tulisannya di dunia maya.. seperti ini enaknya di apain ya mbak??? belajar etika berinternet lagi atau gimana?? hehehe..
Salut buat mbak Melanie…
mungkin mngertinya cuma sampai ITU saja mbak..
Semoga beliau membaca dan menyimak surat ini dengan seksama, dipikir matang2, dijawab secara dewasa dan bijak
Engga asal nyablak !
nih bapak yang terhormat nampaknya kurang hati2 menjaga “itu” nya..
http://bandung.detik.com/read/2009/02/14/144803/1084895/486/seniman-jaipong-jabar-kecam-presiden-pks
mantap mbak mel…semoga nyampe ke orang yang dimaksud, nyampe juga ke hati dan pikirannya biar bisa dicerna dengan baik…^_^
MBA MELANIE,..aku tunggu lagu tentang “ITU” ..:)
Satu kata untuk TS….ampunilah
Tak ada satu manusiapun yang bisa
Atau mempunyai kuasa untuk menghakimi sesama manusia,kalopun terlontar ĐªƦĭ mulut segeralah meminta maaf…..
Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
ibu yang baik, sepertinya apa yang anda utarakan itu dia sudah tahu kok, sepertinya kayak mengulang ngulang apa yang diketahui, semisal anak kelas satu sd di kasi pertanyaan satu tambah satu anak anak adalah dua, jika anda empati tinggal anda buat yayasan untuk para korban, begitu lebih baik
Keren! Semoga si Tif ITU baca.
Im Supporting this article !!!
Bravo !!
Terutama untuk sang Bapak yang Baik tersebut, jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya.
@ melanie : like this sist!
@ mr. Tiffy : mulutmu harimaumu pak, seorang pejabat hrsnya lebih bisa menjaga wibawanya dgn lbh berhati2 dlm bertindak dan berbicara..
Silakan pak Tif yang baik untuk menjawabnya. saya juga sebagai pemuda biasa menanti jawaban bijak dari Anda. Thanks Mbak Mel atas pertanyaan yang sangat briliant ini…
Sumpahhh,tanteeeeee kerenn bgt… Aku dukung tante bgt lahhh
prosentase terjangkitnya seseorang krn Aids paling besar adalah tertular melalui hubungan badan yg berganti2 pasangan.
Klo mba melanie mengatakan demikian artinya seluruh isi dunia ini banyak manusia tertular krn jarum suntik, itu bias!
Analoginya, klo jarum suntik berbicara Puji Tuhan eskalasi penyebaran narkoba maupun obat2 yg lainnya dgolongkan berkembang pesat!
Penelitian membuktikan penyakit tsb datang krn tertular lewat hub badan.
Masih ada yg perlu ddiskusikan?
Saya siap melayani komentar2 yg tdk setuju dg statement saya, termasuk anda!
saya sangat tersentuh membaca blog ini.
orang tua saya saat ini sedang berusaha sangat keras untuk mempublikasikan penyebab AIDS, cara menghindarinya, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan AIDS. Melalui lembaga NGO LIONS Club.
LIONS club Indonesia Care for AIDS (LICA) atau LIONS club Indonesia Peduli AIDS. Lembaga ini dibuat untuk membuka wawasan kita lebih luas terhadap para penderita AIDS. Dimana mereka saat ini dikucilkan dari masyarakat bak jaman dahulu orang terjangkit kusta. Saya sangat berterima kasih untuk Mbak Melanie yg sangat berwawasan luas dan sangat berempati terhadap sesama.
Semoga dapat balasan dari pak @tiffsembiring ya.
Nice letter..
mantap. surat terbuka yang lugas.
(y)
semoga surat ini di baca oleh semua orang indonesia, banyak sisi positif yg bisa kita ambil …..
lanjutkan mbak ladies rocker
keep rawk n rawl,and humanity
wah mbak melanie dalem banget ngereview pak tiffatul, saya sangat berpendapat dengan mbak melanie, tambahan dari saya jangan terlalu cepat m”memvonis” seseorang karena itu bisa menjadi “boomerang” buat kita sendiri.
Setuju dg Statement ato buah pikiran Mbak melanie…
Angkat Topi…. Boleh saya share di twitter & facebook saya gak, Mbak??
Terima Kasih….
Salut mba’mel..
kalau pak tif sembiring punya mata yang berfungsi normal dan bisa membaca dengan baik, pasti surat ini dibalas. sekali lagi, KALAU
hmm.. walau nyelekit untuk surat terbuka ke seorang menteri, tapi gak papa lah.. supaya sang menteri ‘tersentil ITU-NYA’ *loh* gak ngomong sembarangan lagi..
aku nangis baca tulisan ini. Ternyata pejabatpun tidak bisa menjaga hati rakyat! Salut untuk kak melanie yg brani menyerukan pembelaan untuk sahabat ODHA. Aku nggak salah pilih idola. Love you
hmm.. walau nyelekit untuk surat terbuka ke seorang menteri, tapi gak papa lah.. supaya sang menteri ‘tersentil ITU-NYA’ *loh* gak ngomong sembarangan lagi..
Dear Mba Melanie….
Totally agree !!!
Keep figth Mba…argumennya luar biasa.
Bapak yang baik,
Berjenggot tidaklah memberikan kewenangan untuk memberikan judgement tanpa rasa empati. Mereka sangat sama dengan kita, tidak ada bedanya. Manusia yang hanya hidup sementara di dunia.
Bapak yang baik,
Ada yang maha tahu…maha melihat dan maha mendengar… seolah bersembunyi dibawah meja membuat Bapak tak terlihat!!!
Bapak yang baik,
Derajat Anda tentu tidaklah lebih tinggi dari pada orang yang Anda nilai.
Bapak yang baik,
Bagaimana Anda memahami dan mengerti orang lain, sebesar itulah Anda akan dipahami dan dimengerti.
with all my respect
Ira
wah,yg begini ini yg harusny dilakukan sama rakyat, bertanya sama pejabat..
biar rakyat biasa ini ga salah tangkep sama omonganya pejabat…
saya sependapat sama mbaknya yg nulis ini, intinya tentang kesopanan,simpati terhadap orang yang (…) bukannya menambah derita(opo kui derita) , *halah,ngomong apa aq ini*
#pikirkan
Ingat pak!
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya…
Gbu pak…
Setuju,
kita tunggu jawaban Pak Tiffatul..
Surat Santun yg cerdas kaka…
Saya menangis membaca surat mbak melanie.
Sadarlah pemimpin kita, dengan satu baris kalimat anda, berapa orang yang terlecehkan
berapa ribu bahkan berapa juta hati manusia yang semakin terkucilkan
Berapa juta pasang mata yang sekarang menangis, terisak karena selalu di diskriminasikan
Tuhan saja maha pemaaf dan pengampun, kenapa manusia yang hanya ada kedudukan dimata tuhan sama selalu nge-judge dan mengolok2 kaum yang terluka
OMG…. ampuni saya Tuhan jika komentar saya menyinggung orang
Kewl.. Gw calonin gantiin yang “jempol” nya dpake sembarangan y lol..
woww….nice letter.
a very2 nice one..bravo to mbak mel.
smoga suratnya tersampaikan yah mbak mel
Pelajaran buat seorang pejabat yg minim pengetahuan dan pengalaman…maju terus kawannnnn….tetap semangat…..
can’t agree more…
you go mbak mel!
Melanie, maafkanlah bapak Tifatul karena mungkin beliau alpa ketika berbicara seperti itu. Saya kira tidak usah terlalu dibesar2kan maslah ini……
ya betull…. betull.. betull…
sang bapak mungkin tidak dgn cerdas menjawab penyebab tertularnya atau terhidapnya HIV AIDS, krn selain yg mbak (yg katanya cerdas ini) terangkan di atas, penyebab tertular HIV AIDS juga karena gonta-ganti pasangan (hubungan seks) yg terlalu sering dgn berganti2 pasangan yg terkadang tidak jelas asal usulnya (dgn siapa saja, termasuk “maaf” PSK, yg pastinya tidak pernah menanyai asal usul sebelum melakukan hubungan seks), tanpa menggunakan pengaman apa pun (kondom dan antek2-nya).
Dgn kata lain, org dapat terkena/terjangkiti HIV AIDS selain yg mbak (yg ngaku cerdas ini) juga dapat terjadi karena kebiasaan seks yg bisa dibilang menyimpang, dan setelah tertular lantas “bisa saja” menularkan ke org lain dari perilaku seks yg menyimpang tadi.
Jadi, sang bapak, “mungkin” terlalu bernafsu menghakimi org2 tsb dgn kata2 “maaf” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN. Jadi dalam hal ini sang bapak memang keliru (dan yg benar adalah si mbak).
Tapi sebagai org cerdas perlu juga dijelaskan penyebab lain org dapat tertular HIV AIDS (seperti yg telah saya jelaskan di atas, bukan berarti saya cerdas). Bukan berarti pula penyebabnya hanya karena perilaku seks bebas yg menyimpang, tapi itu hanya salah satunya saja (selain yg dijelaskan oleh si mbak di atas).
Jadi, semoga nanti sang bapak dan si mbak tidak terlalu menonjolkan kecerdasan masing2, krn kalian berdua emang udah cerdas, santai saja… :-).
itulah bagian dari politik pembodohan sang penguasa. pas ada kesempatan aja ngomongnya lain. gak komit tuh yang sepatutnya dicontohi
Sepertinya memang tidak terlihat kalau kita sebagai manusia di beri kuasa untuk bertindak apa pun. Mau tindakannnya jahat, pura-pura jahat, baik, pura-pura baik itu, kasar, lembut atau apapun itu adalah hak mereka. Namun pasti semua itu ada konsekuensi nya entah ketika dia hidup atau ketika setelah mati. Jadi ya semua berpulang ke masing-masing namun hukum rimba tetap berlaku di tiap jaman.
well said! cuma memang ga diperlukan orang berpendidikan untuk menjadi menteri. asalkan parpol nya dukung koalisi aja udah cukup modal kok.
udah basi kali mbak topiknya…cape de +_+
Yessss! U Go Girl!
I’m a hundred percent with u..
Sdri Melani yg terhormat,,
Sy pikir jg Pak TifatuL jg bukan malaikat yg lisannya slalu terjaga, utk case ini beliau khilaf, tp coba lihatlah kebaikannya yg lain.. tapi.. knp ya, tiap Pak Tifatul melakukan sdkt sj kekhilfan,, luar biasanya respon publik,, termasuk Anda! terimaksih atas perhatiannya.
Di dalam agama kami pun lebih jelas dan konkrit mengatur ttg tata cara bergaul dan bersopan santun,, jangankan berbohong dgn manusia, berbohong kepada hewan pun kami dilarang (misal berpura2 memanggil utk memberi makan)
Sy pikir pun lisan anda juga pasti pernah mengatakan kata-kata yg tidak seyogyanya.. coba tnyakan pd hati Anda dan orangtua Anda, bagaimana Anda betutur kata pada orang tua atau suami anda terdahulu? jujurlah..
Terimakasih atas perhatiannya luar biasa pd Pak TifatuL
untuk uztadku…..It’s probably better we just keep on rockin’ in the free world…with piss,luv, respect and unity…bukan begitu mbak mel…
Tulisan yg bagus…Semoga bermanfaat..:D
ane dukung ente…
merinding pas baca, skaligus penasaran sm jawabannya si “tifatul sembiring”
Kereeen kaa..
Mulut mu Harimau mu..untuk seseorang yang sangat fasih berpantun tapi lupa makna dari pantun itu sendiri…
Menilai seseorang sangat mudah dilakukan dibanding menilai diri sendiri..
Apakah kita sudah sangat suci atau jauh dari dosa sehingga kita bisa menilai atau menghakimi orang lain?
Nice Mba Melanie.. dan saya sangat setuju..
Mohon ijin untuk di share di Kaskus..
http://kask.us/7684724
memang sepatutnya bapak tifatul diberikan ilmu pengetahuan lebih untuk lebih mengetahui apa yg dia bicarakan sehingga tidak salah kaprah…
dan ingat HIV jg dapat tertular dari orang tua kita sendiri…seperti dari ASI dan Janin dalam kandungan….
Qlo ” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ??? berada dalam urutan ke - 2…dan nomor 1 nya ialah melalui jarum suntik…
bravo teh melaniesubono
Terlalu byk org yg merasa dirinya sok suci dan mengerti ϑï negeri ini…
LIKE THIS!!
no coment. . .mari kita lihat diri kita masing-masing
Empati itu perlu… mudah-mudahan semua bisa memahami bahwa tidak semua orang yang terkena AIDS adalah orang yang sembarangan memakai “ITU” nya. meskipun saya yakin mbak Melani ini juga suka sembarangan pake ITU nya hihihih sorry .. no offense yaa
‘ITU” juga mustinya diblokir, jangan cuma pandai blokir situs ‘P*RNO,
Ini hanya masalah cara pandang saja, satu pihak memandang dari sisi agama (dan itu sangat benar, menjaga aurat dan menjauhi zina, karena sesungguhnya dari larangan Tuhan ada hikmah yang baik dan menjauhi akibat yang buruk), namun satu sisi melihatnya hanya dari sisi humanisme berempati pada Odha namun tak pernah meminta orang (yang belum terkan) untuk menjauhi prilaku seks bebas dan menjauhi narkoba, selalu yang diiklankan adalah gunakan kondom dan jangan gunakan jarum suntik bergantian, sungguh ironis…, padahal kalau kita ingin semua selamat dan terjauhi dari malapetaka, maka sudah saatnya kita hidup sebaik-baiknya menurut agama yg kita yakini masing-masing…, terima kasih dan jangan menulis sesuatu yg menyakiti hati, karena kita bukan siapa-siapa…
pas awal baca, biasa aja, notjing special..
tapi setelah ditelaah, bnyk benar nya juga.
tuh pa Tifatul, ada masukan tuh.. jwb dengan cerdas ya..
Buat Melani,,, Keren jga Idenya… Juara Bu…
Sungguh terlalu seorang pemimpin negeri bercakap seperti itu..sama saja dgn menganggap remeh ciptaan Tuhan..siapa elo hei pak mentri??saya cuma bisa berdoa semoga orang yg salah mempergunakan mulutnya mendapat ganjaran setimpal dr Tuhan YME..Aminn
HALAMAN INI DI BLOKIR>>>>TERLALU BANYAK WTP DAN WTS NYA
ane share jawaban tiffatul gan
@melaniesubono dear melanie. Terima ksh atas suratnya. Berkait isinya sdh pernah saya tanggapi diberbagai media. Silkan cek kembali. Salam.
HALAMAN INI DI BLOKIR>>>>TERLALU BANYAK WTP DAN WTS NYA>>>>>PAK SATPOL PP TOLONG DI BLOKIR HALAMAN INI BANYAK WTS DAN LAKI HIDUNG BELANG DISINI>>>>>>saksi
Bpk yg baik ditunggu jwb nya.. saluuttee bwd mels..
Semoga “Bapak yang baik” di berikan kecerdasan akal fikiran oleh TUHAN untuk berdiskusi atau sekedar Comment tulisan ini……….
Turut Simpati dengan sodara-sodara kita yang sama tuhan di berikan “pilihan” ODHA, semoga mereka menjadi manusia yang mulia di sisiNYA……..
semoga damai kasih selalu menyertai kita……
Wassalam
wahhhh… kak mel cerdas!
keren suratnya….
semoga pak tifatul sembiring yg terhormat tapi kurang berpendidikan (menurut saya), mau menyempatkan waktu nya yg sepertinya sibuk, untuk membaca surat dr kakak.
saya dukung kak mel setrilitun persen!!!
sipppzzz kak Mel
My respect on you…
100% agree dgn Mbak Melanie
Ditunggu respond dari pak Tipatul nih
salut buat mbak mel,
tapi kita gak tau dia ngomongnya serius apa bukan.,
kan semua punya hak berbicara toh??
mungkin bila pak tif memang biasa ngomong begitu, saya hanya menyarankan untuk dia untuk menghapus tulisan menkoinfo di list twitternya..,
saya akan memaklumi anda jika anda dalam posisi sebagai orang biasa saja, bukan sebagai pejabat tinggi..
set dah….
perasaan 20 menit yg lalu, baru 1 komentar…
sekarang dah 70 komentar….
kereeennnn…..
jawaban nya STD pak!!
“….Berkait isinya sdh pernah saya tanggapi diberbagai media.”
Tanggapilah di sini pak!!
Jangan cuma pake jawaban “artis” gitu duonkkkk….
eksis banget sih Bapak mentri kita yang satu ini? Hobby banget jadi TT di twitter yang bukan karena prestasi yang diraih meLainkan sebaLiknya?
“Bapak yang baik,
pernahkah bapak berpikir bahwa semua orang pasti disaat nya melakukan pilihan yang salah , atau kadang tidak mempunyai pilihan sama sekali ?
Sama seperti mereka yang menjadi ODHA tanpa pilihan ?
Sama seperti mereka yang pernah berbuat salah dan kini sudah menyesal dan menerima tanpa harus diingatkan dan dihina lagi ?
Bukankah itu makna agama ?
Bukankah akar dari semua agama harusnya adalah KASIH ?”
Saya ingin mengomentari paragraf yang ini.
Semua orang pernah salah memilih? Pastinya iya. Orang lain tentunya harus kita ingatkan supaya tidak salah memilih. Jangan pernah menganggap bahwa kita tidak boleh menilai orang lain atau tetap merasa bahwa moral itu urusan masing-masing kalau Anda memang benar-benar mengambil pelajaran dari kesalahan orang lain itu.
Mereka menjadi ODHA tanpa pilihan? Hal ini hanya berlaku untuk bayi yang ibunya sudah menjadi ODHA (CMIIW). Selain itu, mereka punya pilihan, seperti untuk tidak seks bebas dan tidak menggunakan narkoba (suntik-menyuntik)
Jangan menghina orang yang sudah menyesal? Setuju.
Bukankan itu makna agama? Makna agama itu adalah menjalani hidup sesuai dengan aturan Tuhan.
Akar agama itu kasih? Jelas bukan. Akar agama itu meyakini siapa itu Tuhan, lalu kita ikuti apa perintahnya. Mengasihi sesama manusia hanya sebagian kecil dari perintahnya. Kita juga jangan terlalu naif dengan mengatakan “Siapakah yang memberi hak kepada anda untuk menilai orang lain”. Semua manusia saling menilai. Yang menjadi masalah adalah apabila penilaian itu tidak dilakukan menggunakan standar dari Tuhan. Semoga kita membuka mata.
Lanjutkan mbak!
betul gan…..kayaknya pernah baca di media udah pernah dijawab oleh tifatul….
Waah bagus sekali tanggapan Mbak Melani mengenai pernyataan pak Tifatul Bolot alias error. Kalau si Tifatul ato Ipul tidak bisa mengerti dan mencerna apa dari pernyataan Mbak Melani berarti si Tifatul Bloody Idiot alias Sontoloyo dan sudah jelas otaknya di taruh di ” secret Weaponnya ” dan manusia seperti itu adalah RUBBISH yang berkemas sebagai Politicus Busuk yang banyak beredar di Indonesia saat ini !!! Terima kasih saya ucapkan kepada Mbak Melani atas tanggapannya yang cemerlang !!
met siang bu.
saya minta ijin kopi paste postingan anda di facebook saya. boleh?
mohon reply ke email saya.
trims.
Salam Sejahtera semua, sy mau kasih pandangan (bukan menghakimi loh, hehe), menurut sy pak tif memang ‘terpeleset’ lidah, sehingga keluar statement yg kurang lengkap dan kurang halus (tidak salah), mnurut sy pak tif bertanggung jawab scara moril kpd publik utk menjelaskan maksud perkataan’y dgn lebih baik, utk mbak mel sy salut sifat kritis dan berani yg mbak tunjukan kpd publik.. Penyebab penyebaran virus HIV hanya satu, PERILAKU.. Alangkah baik’y tutur kata yg baik disertai Perilaku yg baik pula.. Indonesia negara Demokrasi (demokrasi yg agak kebablasan kya’y), semua kebebasan yg dilakukan d negara ini haru bs dipertanggungjawabkan..
mari bergandengan tangan utk mengurangi penularan virus ini, dimulai dari sendiri dan tentu saja PERILAKU yg akan kita wariskan kepada generasi berikut’y..
Penulis :
Matyas Fauzie
Saya sangat mengerti dengan perasaan m’ba melanie, tapi m’ba juga harus tahu segala konsekuensi tulisan yang m’ba buat. m’ba boleh lihat beberpa komentar yang ada diatas, ada yang mengarah pada “SARA” dengan mengait2kan pada ajaran yang dianut oleh keyakinan tertentu. Masih banyak cara yang lebih baik untuk mengutarakan isi hati tanpa harus mempublikasikan segalanya. M’ba juga harus TAHU betapa banyak orang yang sadar bahwa 60% lebih penderita HIV disebabkan karena hubungan badan, tapi kesadaran itu bukannya membuat jera para Palakunya. Semoga bisa jadi renungan…..peace
Sy sngt setuju dng mba melanie kita sesama manusia harusnya saling menghargai baik perkataan maupun perbuatan menjaga perasaan seseorang sangatlah penting kalau pun harus disampaikan stdaknya dng cara Ɣªňɡ lbh halus… (Seburuk dan sehina apapun mereka jg manusia) sebelum mengeluarkan statement harusnya kita lbh baik berfikir dulu…. Intinya JIKA KITA MENGHARGAI SESEORANG MAKA MEREKA AKAN MENGHARGAI KITA *sebaliknya* smga kritik dan saran dr mba melanie bisa menjadi masukkan Ɣªňɡ baik
dear penulis, lebih baik kita mengurus diri kita aja dulu. sudahkah lebih baik daripada orang lain? tapi itulah manusia sok suci dibanding manusia lain, saran saya lebih bagus bertindak dari pada capek2 berkoar. jangan jadi kan ini sebagai ajang settingan sebuah sensasi yang mungkin bisa mendongkrak nama anda. saya berharap tulisan anda initidak di bahas di infotainment karena jika tulisan anda ini sampai ke infotainment akan sangat jelas apa tujuan anda menulis surat ini, mohon maaf sebesar2nya jika saya salah dan souzon karena didalam agama saya tidak diperbolehkan untuk souzon.
Saya Setuju mb… kita jgn pernah Mendiskriminasikan org dengan Odha, hidup ini memang pilihan saya yakin dan percaya bahwa kita juga tidak mau menerima keadaan yang seperti itu. So kita tetap harus memberikan dukungan spirit dan moril buat mereka. Chayoo….
MBAKNYA EMANG TERSINGGUNG NICH……………..
KETAHUAN KALAU MBAKNYA SERING GONTA-GANTI PASANGAN
FREE SEX……….
GITU AJA KOK REPOT
Tidak ada manusia yg sempurna .. Kesempurnaan hanya milik yg diAtas ..
4 jempol buat Melani, senengnya punya anak bangsa yg cerdas, yang bijaksana, yang tidak memakai ITU nya sembarangan (mulutnya maksudnya).
denger2 juga pak Tifatul punya 2 lubang buat ITUnya. hati-hati ah….
Berita memang kadang dapat bias karena kita tidak dalam atmosfer forum tersebut. Meskipun surat mbak Mel tampak dibuat bijaksana, tetapi tetap terasa emosional dibumbui rasa benci dan penghinaan yang akan merugikan diri sendiri. Kebaikan ataupun keburukan akan kembali kepada kita sendiri, berhati-hatilah. Sy mengingatkan untuk diri sendiri, syukur bisa diambil hikmahnya dari semua peristiwa yang kita temui.
frankly speaking, not many indonesian who have enough guts to speak up just like melanie did. in this cae we’re talking about tifatul and his hypocrite thinking..judging other ppl as if he doesnt hv any sins.
i’m just wondering why this guy could be appointed as a minister of information, what a shame!!
hi Mr tifatul, look at yourself in the mirror…its clearly u dont have any wisdom for any comments that comes out from your mouth, in any cases.
2 thumbs up for melanie for her smart & outspoken ways to comments Mr Tifatul unwise & disgrace comments.
shame on him!
mba melanie,,
tifatul udah pernah ditanggapi terkait masalah ini kali mba.
selain itu, mba jg jangan cm kasi kritik donk, kasi contoh buat kita orang awam gimana gaya hidup yg baik.
hemmmmmmm………mending koreksi masing masing saja….kita semua juga pernah salah ngomong kan???..klo saya menilai surat mbak melanie halus tapi penuh satire dan sindiran….klo mbak mlanie merasa lebih baik dari pak tifatul (bukan berati saya membela pak tifatul ya)..lebih baik bertindak membantu ODHA daripada menjatuhkan ornag lewat media…..
salam mbak melani…saya gak bermaksud mencela anda..lebih baik kita berkaca pada diri kita sendiri….t
sangat suka dengan komentar ini:
########################################
hendra Says:
Maret 29th, 2011 at 12:07
ya betull…. betull.. betull…
sang bapak mungkin tidak dgn cerdas menjawab penyebab tertularnya atau terhidapnya HIV AIDS, krn selain yg mbak (yg katanya cerdas ini) terangkan di atas, penyebab tertular HIV AIDS juga karena gonta-ganti pasangan (hubungan seks) yg terlalu sering dgn berganti2 pasangan yg terkadang tidak jelas asal usulnya (dgn siapa saja, termasuk “maaf” PSK, yg pastinya tidak pernah menanyai asal usul sebelum melakukan hubungan seks), tanpa menggunakan pengaman apa pun (kondom dan antek2-nya).
Dgn kata lain, org dapat terkena/terjangkiti HIV AIDS selain yg mbak (yg ngaku cerdas ini) juga dapat terjadi karena kebiasaan seks yg bisa dibilang menyimpang, dan setelah tertular lantas “bisa saja” menularkan ke org lain dari perilaku seks yg menyimpang tadi.
Jadi, sang bapak, “mungkin” terlalu bernafsu menghakimi org2 tsb dgn kata2 “maaf” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN. Jadi dalam hal ini sang bapak memang keliru (dan yg benar adalah si mbak).
Tapi sebagai org cerdas perlu juga dijelaskan penyebab lain org dapat tertular HIV AIDS (seperti yg telah saya jelaskan di atas, bukan berarti saya cerdas). Bukan berarti pula penyebabnya hanya karena perilaku seks bebas yg menyimpang, tapi itu hanya salah satunya saja (selain yg dijelaskan oleh si mbak di atas).
Jadi, semoga nanti sang bapak dan si mbak tidak terlalu menonjolkan kecerdasan masing2, krn kalian berdua emang udah cerdas, santai saja… :-).
############################################
akan membuat kita tdk ada bedanya dgn bapak T1f4TuL kalau saya berkomentar
jd mri sama2 koreksi sajah hayhyahay
kontrol sosial musti seimbang. kalau kita mendukung sepenuhnya ODHA (yang terjangkit karena free sex, narkoba, dll yang melanggar norma agama hukum adat) takutnya itu akan dijadikan pemakluman yang membuat orang2 tidak jera atau tidak takut untuk melakukan hal serupa.
dukungan justru harus kita berikan bagi anak2 yang terjangkit karena ulah ortu mereka yang ODHA. asal mereka mau menjadi orang yang lebih baik. kalau sudah ODHA dan mereka gak mau menjadi orang yang lebih baik ngapain didukung???
dengan adanya “pengucilan” (sanksi sosial) dari masyarakat semoga orang2 yang lain akan jadi takut untuk melakukan hal2 yang bisa membuat mereka terjangkit HIV. ini adalah kontrol sosial.
saya sih takutnya kalau dukungan itu tidak seimbang (dalam artian tidak boleh menggunjing ODHA sama sekali) akan semakin banyak orang terkena HIV karena melakukan free sex dll (yang melanggar norma) dengan pikiran “ah tenang ntar juga ada yang bakalan dukung gue” jangan sampai seperti itu.
menurut saya, yang mesti kita lakukan adalah kampanye hentikan free sex, jangan paka narkoba, pola hidup sehat, menjaga keharmonisan rumah tangga, meningkatkan iman dan takwa pada Tuhan YME.
yang harus kita lakukan adalah mencegah penyebaran HIV bukan berdebat.
terima kasih
Mbak Melanie…mari kita cermati statement pa TS dengan hati dingin..salah satu penyebab terbesar AIDS adalah hubungan seks bebas tersebut, saya yakin pa TS juga tahu penyebab2 lain yang mbak utarakan, tapi dia lebih highlight di penyebab ITU. Hubungan seks bebas, diskotik, narkoba yang selama ini digembar gemborkan sebagian orang yang mengaku cerdas, berpendidikan merupakan pintu masuk AIDS. Surat terbuka ini lebih banyak ‘mencela’-nya daripada menegur dengan sopan, jika memang ingin bertanya di media gunakanlah bahasa yang baik yang menghormati orang lain (kan katanya juga berpendidikan dan saya yakin orang tua anda juga mengajari bagaimana etika berbicara dengan orang tua). Jika maksudnya menjelek-kan maka maksud mbak sudah kesampaian..Ingat mbak, manusia tidak ada yang sempurna
koreksi diri masing”,mungkin kLi ini si Bapak khiLAf..yah qt yg ngerti hrs meLuruskan kekhilafan itu..tq
Iya nih, lepas dari salah2an tifatul ma melanie ini. ane respek lah ama pemerhati ODHA. Tp klo diperhatikan, setiap kali tifatul ngeluarin joke, statement ato kebijakan kok langsung pada riuh semua. Coba dong open mind, dikaji pro ama cons nya. Kritik jg baguslah…Toh dia juga manusia punya pendapat yg mungkin berbeda dengan anda. Klo anda minta pejabat yg suci, anda berdoa aja ma tuhan anda biar menteri dijabat oleh malaikat yg ga berbuat salah. Jangan lansung anda kaitkan dengan haramnya bersentuhan non muhrim, klo anda ngga suka….ngomong aja klo anda ngga suka ma agama yang tifatul percaya.
Ih, aku ni masih kecil, ga ngerti Om Tif ngomong apa yah. ITUNYA itu apa sih? Aku diajarin di SEKOLAH kalo penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV yang belum ada obat penyembuh sampai se
ups.. kepencet..
maksudnya sampe sekarang belum ada obatnya.
Penularan harus lewat cairan. Kalo cipika cipiki aja sih bisa, tapi kalo kena luka terbuka dari jerawat abis pecah kek, dll.
Tapi ITUNYA itu apa sih, om?? penasaran nih!! Aku ga ngerti artinya. Soalny guru di sekolah kalo ngajar ga pake bahasa isyarat. Mereka pake bahasa yang baik dan benar sesuai EYD dan KBBI walaupun penyampaiannya dengan bahasa 64H03L… >.<
huahahahahha…..memang kasian pak tiff…kasian indonesia punya menteri kok bgituu yahh…ijasah nembak….mulut sama tgkah gak singkron….mulut manis akhlak bejat
Hari gini, om, virus HIV udah ngeGAHOEL kali. Aku aja masih sekolah udah mo ngeGAHOEL.
Mereka ga nyebar cuma dari hubungan seks aja, om. Mereka juga bisa nyebar cuma dari suntikan bekas, tato, narkoba, iihhh.. banyak dah, om!
Om tweet alamat rumah om deh! Ntar aku kasih buku IPA biologi kelas 7, 8, 9, 10.
Ato om butuh juga buku fisika tentang “Merambatnya Gelombang Suara”? Ya kali-kali, Om bisa ngalahin hukum2nya Newton kok, Lewis kek, Snellius kek. Bikin hukum “Merambatnya Gelombang Suara” tapi “Tidak Dapat Didengar oleh Melanie Subono”, jadi ga dapet surat kayak ginian lagi, om. Okeh? Eh, salah. Ga sesuai KBBI. Baiklah?
NB: masih penasaran, Om! ITUNYA itu apa sih? Aku buka KBBI ga ada lho! Jelasin secara ilmiah dengan logika matematika yah, om! Kalo bisa pake Modus Silogisme supaya lebih akurat dan tepat dalam menarik konklusi dari premis 1 dan premis 2.
hati-hati
mulutmu harimaumu
wah rame amet , kalau memang ada yg bengkok emang perlu di lurusin , krn semua orang punya nurani
Keren mba.
Kalau memang menteri kita kayak gitu, suruh ikut UAS anak SMA aja, soal penjaskes tuh belajar masalah HIV AIDS
emang sih manusia itu gak pernah luput dari salah, apalagi salah bicara. Tapi masak sih gak bisa berbicara dengan hati dan perasaan, setidaknya nyadar kalo punya jabatan Menteri. Masak Menkominfo gak bisa bicara dengan baik dan berbudiman. Kalo emang bener gak bisa ya udah lepas aja jabatannya, nyadar dirilaah..
setuju banget kak Mel, akar dari semua agama adalah KASIH..
pak Tiffy, inget pak di atas langit masih ada langit..jadi jangan ndangak teruuuus..
Mbak Melani : jgn cuma pinter mengkritik orang mba.. liat n introspeksi dlu tingkah laku n moralmu..
buyung kiu : like ur comment
smart…
smart comment :
“Kalo lo pengen nanya ke dia (Tifatul), datang aja langsung, gak usah koar-koar di media kayak gini. Kalo memang maksud lo untuk jatuhin dia, Te o pe be ge te de. Tujuan lo bisa kesampaian. Tapi menurut gua si, roda tu berputar, kadang di atas kadang di bawah, mungkin sekarang saatnya si Tipatul salah omong, siapa tahu bulan depan lu salah tidur … Maksudnya lu ketiduran di sebelah tunangan lo, ternyata ada yang ngebocorin ke media … Siapa tahu”
apa yang salah sih dengan kalimat “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN”?
“ITU” juga bisa berarti jarum suntik. emang dasar pikiran elo smua aja yang jorok.
Good job Melanie…!! semoga bapak Tifatul belajar dr pengalaman…sy baca comment dr RINI yg katanya mungkin bpk Tifatul khilaf…seblmnya sy jg baca tentang comment bapak Tifatul itu yg menyamakan kasus Ariel dgn YEsus…terus terang saya manusiawi sebagai pengikut Yesus marah dan tersinggung…tp saya berfikir kalau bapak itu tdk tau apa yg dia bicarakan dan perbuat…
Bapak itu bs dibilang tokoh di negara Indonesia krn duduk di kursi pemerintahan…seharusnya bapak itu benar2 cermat/hati2 dan bijaksana dalam bertutur kata…
Jd komentar RINI yg blg bapak itu khilaf…saya rasa tdk pas…
Ingat, apa yg keluar dr mulut anda…mencerminkan hati anda…hati yg bijaksana dan penuh kasih terhadap sesama tdk menghakimi org lain dan merasa dirinya lbh baik…ibadah saja tdk cukup kalau tdk di barengi dgn tindakan yg baik dan terpuji…
nice banget mbak melanie !!!
yahoo detector, youtube to mp3
saya sangat amat setuju dengan mba melanie..
terkadang orang yg merasa pintar akan seenaknya mengatakan sesuatu kepada orang yg dianggapnya tidak tahu atau tingkat kepintarannya di bawah orang tersebut.
seperti pada kasus bapak tifatul sembiring
Salut dg tulisannya mbak…mudah2an si’Bpk yg baik’ bisa mencermati dan bener2 meresap di benaknya…sdh terlalu banyak comment ‘Si bpk’ yang ngga peka thd sekitar, ngga nyambung, sok tahu..dan rasanya ..setiap kali tahu commentnya yg terpikir ..”kok ya yg kayak gini jadi salah satu pemimpin di negara ini”..
tetap semangat untuk Indonesia yang lebih baik..merasa tdk berdaya memperbaiki ini semua?? paling tidak mulai dari diri kita masing2 …
Si Melanie ini macem udah yang paling bener aja..
Emang ente gak pernah salah omong? salah cakap?
Emang ente udah “suci” banget ya?
Saya akui kalo tipatul ini emang “alay”
Dan seorang menteri dan pejabat negara tidak perlu “norak” macem dia, apalagi dia pemimpin Presiden Partai yang notabene massanya beorientasi agama…
Seharusnya tipatul lebih arif dan bijaksana..
Tapi gak perlu segitunya dong, ngungkit2 kesalahan orang..
Apalagi ngeekspose di media seperti blog detik ini..
Kalau anda pengen nanya dia ya langsung aja jabanin dia.
Dengan posisi anda sebagai seorang putri promotor ternama saya kira tidaklah susah untuk menjumpainya..
YOU ROCK mba melanie…!!!
Pak thief a tool, two words for you: EAT THAT!!!!
Dear Melanie.. Salut utk kamu. Semoga peristiwa ini membuka mata banyak pihak. Dan terutama bagaimana dengan bayi2 yang lahir dengan AIDS.. Apakah karena salah mereka…
Salut ama melanie. Memang kita harus menjelaskan kepada orang penganut ‘tong kosong nyaring bunyinya’
yup,,setuju bgt ma Melanie Soebono. sepertiny bapak menteri yg terhormat butUh lebiH bnyk lagi belajar bagaimana cara berkomunikasi yg lbh baik.ga cuma asal ngomong,dan jabatannya aja sbgai MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMASI.
Anda cukup berani. terima kasih dan salut umbak Melanie.
Sebetulnya saya juga ingin memberi komentar, tapi takut pada pencemaran nama baik yang akhir2 ini banyak dimuat suarat pembaca. . . . memang dasar pengecut dan munafiknya diri ini.
Koq bisa ya, seorang yang terhormat berbicara seperti itu ? kayaknya tidak punya dosa. Indonesia memang butuh orang seperti mbak Melanie. Sekali lagi SALUUUUUT…………………………
ayo pak dijawab!!!
setuju sama mbak melanie kita seharusnya memberikan KASIH dan rasa smpati kepada mereka
banyak yang pro dan kontra juga yah.
tapi salut utk Mel. yg pro ke pa tif. kesian deh belain pejabat macam begitu. mau jadi apa negara kita nanti?!
wah ane stuju dah sma mba melanie…
tapi apa ga berlebihan masalah kata-kata itu trus dpemasalahkan??..
mentri jg manusia kadang benar kadang salah..jadi yg udah-udah lah..
ambil aja hikmahnya..w stuju AIDS itu penyebabnya bukun dari “ITUNYA aja” mungkin bisa karna jarum suntik, tertular di dalam rahim,,dll.
ya mungkin itu candaan yg ga berpendidikan dari seorang pejabat di negri ini dan mungkin jg biar kita bisa jaga ITU spaya ga dpake smbaranga.
y intinya sih ambil hikmahnya aja..
Wahhh mbak mel yg sok cerdas..
Klo mau naikin pamor dengan karya, jangn sok cari sensasi kayak gini deh..
Kayaknya gak penting..
Buatlah karya aja yg bisa bikin bangsa indonesia bangga…
Atau minimal untuk diri sendri
Misalnya dengan menutup ketek,jangan diumar sebarangan kan kasihan sebelahnya kebauan.
Terima kasih mbak mel yg sok cerdas…
Sudah basi topiknya. Banget. Bahkan sudah ada ODHA yg secara langsung share ttg pengalamannya di twitter. Yg paling update sih soal kalimat alay bapak mentri jenggot itu. Saran saya sih, unfollow aja akun si bapak. Percaya deh, hidup jadi lebih tenang.
Like this..
Saya setuju dengan isi suratnya mbak
tiFUCKtul
Siiiippppppppppppppp ……….!!!!!!!!!!!!! biar Mr. Tiff Mikir2 Lain Kali Kl Mo ngomong
Dan, sekali lagi, pak tiffie yg terhormat, tak menjawab secara gamblang. hmm…khas pejabat.
Melanie, suratnya keren,, tata bahasanya bagus, saya hrus belajar menulis dari anda
sangat kritis to mba melanie,,,dan menjd pembljrn berharga buat pemimpin yg kami anggap lebih berkompeten tp ternyata blm mampu menjembatani pola pikir yg objektif.
Suratnya sangat amat menyentuh dan berpikiran luas Mba..
tidak bnyak org(artis) yang mimikirkan masalah seperti ini,tapi mba melani dgn bijak mengatasi mslh ini…
karena saya juga punya sepupu yg baru usia 10 thn terkena virus itu.. bukan karena AKIBAT ITUNYA DI PAKAI SEMBARANGAN….
melanie…….. ok bro tulisannya……..hee..
YOU ROCK MELANIE!!!
Salah benarnya seseorang yang besar selalu BENAR dimatanya “tetapi bukan dimata orang lain”..
Moral Dan Agama berbeda,bermoral belum tentu beragama dan beragama belum tentu bermoral.. banyak yang mengaku beragama tapi korupsi..
Seperti tidak pernah dididik ketika seseorang yang besar berkata dan berperilaku tidak sopan ataupun tidak patut..
*saya panya beberapa teman seperti ODHA,makan dan minum kami tetap bersama..
*saya punya tetangga,iya adalah seorang perikecil. apakah seorang perikecil yg membuat saya sedih ketika melihatnya iya melakukan hal yg tersebut pada saat sebelum iya dilahirkan ??? perikecil yg tak berdosa itu tak tahu apa2 dengan hal yg menimpanya karna ulah orang tuanya dimasa muda..
Apakah bapak tifatul yang baik hati (KATANYA) dapat meresapi ketika seorang perikecil anda anggap berdosa yg terlahir dengan HAV aids yg dideritanya tumbuh besar bersamanya.. (MULUT MU HARIMAU MU) bapak yang baik hati (KATANYA).
Hormat saya,
seseorang yang bodoh dan tidak berpendidikan seperti bapak tetapi saya masih punya rasa sensitifitas hati untuk teman2 saya yg telah bapak singgung..
Salut buat mba melani
Untuk paejabat dan wakil rakyat hormati rakyatnya jgn selalu menjadi korban kekuasaan.
hmm well saya punya pendapat sendiri tentang semua ini, menurut pandangan saya ini bukan mengenai salah ato benar tentang siapapun orangnya, kalau buat pak tifatul,memang it twwet yang kurang pantas lah apalagi bapak sebagai wakil rakyat yang semua mata menyorot pada apapun tindakan anda, mungkin bapak harus lebih berhati-hati dalam berucap, tapi satu…saya juga tidak berhak men-judge bapak karena setiap orang punya lupa dan salah dalam hidupnya, anggaplah ini sebagai pelajaran agar mungkin bisa bertindak lebih bijak. Dan buat mbak melanie, saya gak sepenuhnya setuju dengan apa yang mbak katakan di blog ini, kalau anda bicara tentang kebenaran, bukankah seharusnya anda juga tidak berhak mengumbar-umbar aib orang lain?apakah mbak sendiri tidak pernah salah dalam berucap?kalo memang benar, salut saya mbak…lagian seharusnya mbak lebih membetulkan apa yang telah salah pada tulisan pak sembiring,bukan malah menulis yang menurut saya “men-judge” seseorang. Sekali lagi maaf, saya hanya menulis dari segi saya pribadi, dan saya yakin ini juga tak luput dari salah. So, i guess juz keep watching to our self…
Pak Tifatul lbh tahu, bahwa berprasangka buruk itu dosa. dan oops bapak baru saja berprasangka yg membuat ODHA tersinggung/sakit hati. Sumbangkan solusi lbh baik daripada kommentar yg tdk masuk akal!
*silent* ngga mau komen, i just believe what i see, and noted who is smarter than other
iya saya satuju! masa pejabad ngomongnya kayak gitu, kita aja rakyat biasa ngomong dijaga. Masa bapa yang berpendidikan, terhormat dan berkedudukan ngomong sembarangan. Lain kali lebih dijaga omongannya pak!
saya tidak mau berpihak kesiapapu yang pasti maksud mbak melanie luar biasa bagus dan mungkin ada maksud lain dari pak menteri. Mungkin telah terjadi salah persepsi diantara mereka seperti yang pernah dialami alfred nobel. jangan smpai timbul kebencian diantara keduanya
semoga ada diskusi terbuka tentang ini. antara mba melani dan pak tif
SAya sangat setuju dengan apa yang mbak melanie katakan. Menurut saya, tidak peduli seseorang itu terjangkit penyakit atau bukan , kita harus tetap menghargai orang tsb. Karena semua orang tidak ada yg sempurna. Tidak pantas kita menghakimi orang lain karena kita tidak tahu kehidupannya. Semoga Pak menteri tersebut sadar dan meminta maaf. Salam, xoxo
Good job melanie, we’re proud of u.. Memang kadang dr rakyat biasa sprti kita justru lbh punya hati dibanding kan dgn org2 super hebat sprti bpk yg satu ini.
Kakak Mel, bagus suratnya. Gue ngga yakin bapak ini bisa menjawab dengan cerdas, karena otaknya cuman sampe “ITU”.
Saluut untukmu Melanie.. Terus lah berjuang.. mencari jawaban dari kegelisahan rakyat negeri ini… amin
Tifatul otak nya cuma seputar “Itu” dan “itu.. Selangkangan mulu yg d bahas, sempit…kok bs jadi mentri yak,
Buat mbak melanie soebono suratnya keren, bagus tata bahasanya,
Bukan membela si pak mentri, tapi seinget saya dia ngomong seperti itu mengulangi kata2 yang dipake menkes, kata beliau, CMIIW
Tapi saya setuju sama mbak melanie, menurut saya kata2 itu tidak harus diulangi lagi, seorang mentri malah mencontohkan kalimat yg tidak seharusnya keluar, kalau bukan karena pak tif, mungkin kata2 pak menkes itu kita gak akan pernah dengar, karena bagi penderita yg mengidap tapi bukan karena ITU nya dipakai sembarangan tentu akan sakit hati, jadi kepada pak mentri berhati2 kalo bicara, lebih baik anda banyak melakukan pekerjaan yg baik dan benar ketimbang mengeluarkan kicauan yg hanya menyulitkan anda sendiri di social media,
Keep posting mbak mel, saya dukung suratnya, semoga pak mentri mau baca surat ini,
silahkan yg terhormat pak tiif sembiring untuk mngomentari surat tersebut.. saya pun sbgai WNI ingin mendengar bgaimana seorang MENTERI mmberikan jwban yg selayaknya dan sepantasnya sesuai dg kehormatan anda sbgai menteri yg tentu pnya wawasan luas serta cara pandang yg tidak memihak..
Kemungkinan Menkominfo akan menjawab 0.0000001% (baca: mustahil atau pengecut? Berani ngetwit tapi gak berani jawab akibatnya?).
Sama seperti waktu saya mention @tifasembiring dan –katanya– team yg mengelola akun twitnya, karena twit candanya yang menyinggung SARA ttg logat orang bugis-makassar. No respond and responsible.
salut dengan Melanie, sudah saatnya kita kritis sebagai rakyat, kita dukung hal2 seperti ini, untuk mencerdaskan pimpinan bangsa, mencerdaskan rakyat, tidak hanya asal berbicara tanpa dasar dan fakta yg jelas.
harapan kita untuk kualitas pemerintah yang lebih baik dengan tujuan akhir untuk penyelenggaraan negara yang lebih baik, peradaban yg lebih baik.
ahh pak tif juga sering gonta-ganti pasangan. pak tiff kan poligami..
Sebaiknya pak tifatul trus concern untuk bekerja, jangan buang2 waktu menanggapi surat tidak berbobot seperti ini. Klo ngikutin jalan pikiran melani yg sempit, nanti semua orang jadi takut untuk bercanda. Antek2 yahudi emang selalu sinis dan membuat keributan, mari kita bekerja untuk bangsa ini jangan buang2 waktu hal yang tidak berguna
ah ……L***
saya nggak punya “ITU”, punya saya “INI”
@tifsembiring /Tifatul & PKS adlh HiPOKRiT Sejati /Golongan AL-MUNAFikun /MUNAK! Bilangnya sich Anti Maksiat/blokir situs pornolah Tapi nyatanya DOYAN DUiT jg yakni Trima Bantuan dr TimurTengah/Arab saudi. Kader2PKS jg trlibat brbagai Kasus KORUPSI seperti NurMahmudi swaktu mnjbt Menteri KeHutanan yg trlibat illegal loging,Anis Matta main video Mesum+korupsi Dana PILKADA. Hampir semua kader PKS adlh Pelaku POLIGAMI!
Klok menurut saya lebih baik Pak tiffie (Tifattul) & MS (melani subono) lebih baik bikin acara Bersama buat anak yatim, dan TAWAKAL Bersama..
artikel yang bagus!
Dear BaMel..
Wah rame juga ney..dari yang pro Sama yang kontra..mudah2an teman2 kita Dan masyarakat lebih cerdas, Dan sebagai solusinya semua pihak yang terkait bisa lebih memberikan kampanye yang jelas dan efektif tentang HIV/AIDS ..
to tifatul : ini pelajaran. be gentle with ur words next time, u r a public figure.
to melanie : If u hate or blame somebody, comfront him gently in a wiser way.
lo ga kan behave bgini kl tifatul is a rock n roll star, gasah mbela diri. profiling target lo obvious bgt bdiri di sebrang dunia lo.
gw appreciate dgn complaint yg lo sampaikan, it shows that u care. Cara lo nyampein aja yg ga mnunjukkan lo sdiri cerdas, punya tempramen bgs dan matang
kita perlu lbh byk org yg responsif dan speakout sperti lo, cm tidak meng-create arena tarung sampah katakata
ya ok, tifatul, somebody got hurt overhere. and i disagree with ur ‘personal’ comment, too.
an apologoze wont hurt u at all, do it now in ur most sincere way.
make it short and clean, case closed.
no further comment need to response upon this angry article.
peace out.
Melanie, I’m with you all the way….
pak tifatul bukan malaikat, setiap orang pasti pernah berbuat khilaf termasuk mbak melani subono…gimana klu ketika mbak melani khilaf kemudian di ekpose di media…
Setuju dengan Rendy Soebono, seharusnya Mbak Melanie yang baik juga membaca hasil penelitian mengenai HIV, persentasi yang paling tinggi terkenanya virus HIV dikarenakan sex bebas dan prilaku sex menyimpan, juga narkoba!.
Mbak Melanie yang baik… dilihat dari website2 yang peduli terhadap penyebaran virus HIV dan penyakit Aids, subjek Sex, Sexuality & relationship lebih difokuskan untuk mencegah virus HIV tersebut. Bisa dilihat dari situs2 luar negri yang mana agama, keluarga apalagi negaranya berbeda dari Pak TS, tetapi intinya sama dengan pak TS “control your stick”.
Saya yakin “kicauan” pak TS dimaksudkan utk org2 dlm jumlah persentasi yg paling tinggi.
saya setuju sama mba melanie bahwa pak tif memang tidak berempati pada penderita AIDS. ya..mungkin saja alasannya karena penderita AIDS “memilih untuk menjadi penderita”. karena kayaknya kebanyakan penderita AIDS dengan sukarela melakukan aktivitas2 yang positif untuk tumbuh kembang HIV, macem “jajan”, suntik2, homoan, dll. jumlah yang terkena AIDS warisan (seperti ibu turun ke anak) tampaknya juga gak terlalu siginifikan.
saya ngerti arah tulisan ini supaya orang lebih berempati kepada ODHA. tapi justru saya berharap kita GAK USAH BEREMPATI lagi sama ODHA. kenapa? karena saya gak pengen ada orang yang kena AIDS lagi!
gimana caranya supaya AIDS gak ada? BUKAN dengan KONDOM! BUKAN dengan JARUM STERIL! karena memang yang harus diberantas adalah aktivitas seks bebas & penggunaan narkobanya.
Kepada penulis surat:
Sebaiknya Anda harus bijak menanggapi apa yang bg Tif sampaikan, jangan memandang suatu hal hanya dari satu sisi, tapi lihatlah dari berbagai sisi.
Sebelum Anda mengkritik orang, sebaiknya Anda berkaca dahulu. Bagaimana gaya hidup Anda saat ini?
Jangan bawa2 Agama kalau Anda sendiri tidak taat kepada Agama Anda!
Kalau emang perduli dan empati, kurangi gaya hidup Anda dan sisihkan untuk membangun yayasan untuk pengobatan para pengidap AIDS!
Sebelum mengkritik nyadar diri dulu!
Mba Mel aku padamu!
Seandainya ada seorang (atau lebih) pengidap HIV/AIDS (ODHA) membaca postingan ini,pasti mereka akan menjadikan mba mel sbg salah satu wanita yang mereka amat banggakan
manusia memang gak ada yg sempurna … tapi apa salahnya kita mengingatkan agar si ANU tidak di pakai sembarangan … hanya org2 yg suka main ANU sembarangan aja pasti yg marah jika di sindir spt itu..
saya gak mau nyalahin sapa2…
cuman mau bilang koreksi diri sendiri dulu deh…
dah itu aja….
salam dari saya orang bodo yg mencoba sedikit untuk jadi pinter.
Herry Rachman
http://imherry.blogdetik.com
Jangan2 pak TS juga udh kena, kan pikirannya dari dulu ke ITU mulu, jd ga menutup kemungkinan ITUnya jg dah dipake sembarangan tuh…. Wuakakakakaka….
sulit untuk berpikir secara objektif jika menyangkut bapak tifatul. maaf pak, tanpa mengurangi rasa hormat saya.
Pak Tif patut dicontoh, beliau menggunakan itunya tidak pernah sembarangan selalu diproteksi. Hidup pak Tif !
yth Bapak Menteri
Saya adlh simpatisan PKS yang belakangan menjadi sangat prihatin akibat
banyak sekali sorotan terhadap PKS krn sepak terjangnya (yg tdk konsisten) sbg anggt koalisi maupunulah para tokoh partainya.Maaf
Mbak mel….saya mengerti maksud & tujuan mbak disini,saya salut…tapi, perlu diketahui jg bhw mmg salah satu penyebab HIV adalah “itunya dipakai sembarangan” sembarangan dlm artian tdk memakai kondom & berganti2 pasangan..dr situpun pak TF tdk salah jg..hanya penyampaian nya saja yg kurang pantas..jd, mslh spt ini tdk usah diperpanjang & dibesar2kan…msh bnyk urusan yg lbh penting lg drpd hanya mslh salah omong & persepsi spt ini…
Subhanallah ,,, kakak Melanie keren banget, ini baru namanya Anak Indonesia Gaul dan Budiman, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan raga, jiwa, hati dan pikiran, rizky yang mencukupi kehidupannya, serta dijauhkan dari segala mara bahaya untuk kakak Melanie Subono, saya hanya bisa mendoakan kak mel, nggak bisa komentar apa-apa, tapi yang jelas, aku bangga padamu kaka Melanie Subono, salam sejahtera untuk kita semua rakyat jelata yang cerdas dan berhati nurani.
Pleaseeee dech,pak!! Di jawab aja kaleeee…maluuu kan di liat banyak orang,,,
Kak’mel keep rock’n kak!!good job,,
Mbak Mel :
1. Kalau itu akibat pergaulan bebas = Azab dunia (dan seadil adilnya azab nanti di
akherat)
Banyak orang yg mengaku modern selalu mencari dalih melakukan dosa atas
nama modernisasi, agama tak lagi menjadi acuan bahkan dianggap penghalang.
Dosa dianggap seni, maksiat dianggap kebiaasaan, aurat di perlihatkan dll.
2. Kalau faktor lain (selain dosa) = Cobaan (toh manusia yang kuat selalu melalui
cobaan dan Tuhan tak memberikan cobaan di luar kemampuannya)
Pak Tif : mungkin ngak khilaf (toh minta maaf mencerminkan pribadi yg agung)
Memang lazim jika manusia bisa salah bicara tapi jika manusia itu sudah diberi kepercayaan oleh manusia lain dan diberi kedudukan, hendaknya dia berpikir matang-matang atas apa yang akan disampaikannya jangan asal bunyi aja! Bapak Tifatul tidak ingin disamakan dengan orang yang tidak berpendidikan kan? Saya dulu simpatisan partai anda dan saya memilih partai anda di pemilv tapi sekarang saya sangat kecewa dengan anda dan partai anda karna partai anda sama saja dgn partai lain yang haus kekuasaan. Apalagi anda sebagai salah satu pemimpin PKS sering 7ekali asal ngomong!
Mbak mel! You ROCK!!! Keren! saya sepenuhnya setuju dgn surat ini… kenapa??? Karena pak Tif udah berulangkali ngomong tanpa mikir dulu! Ingatkah dulu waktu pak tif secara terang2an menyinggung agama lain? sekarang ini… dean jelas saja! INTELEKTUAL TAK ADA! Semoga beliau baca! HARGAI SEMUA ANGGOTA BANGSA INI! JANGAN ASAL NGOMONG!
Kalau pendapat saya kalimat “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN” terutama pada kata ITUNYA adalah cara untuk menghaluskan sehingga tidak seronoh. Sehingga orang boleh mengartikan apa saja (multi tafsir) dan itu bebas-bebas aja, TETAPI YANG JELAS PENTAFSIRAN KITA SANGAT DIPENGARUHI OLEH POLA PIKIR KITA DAN POLA PIKIR DIPENGARUHI OLEH PERGAULAN/KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI.
Kebetulan mbak Melanie yang terhormat mentafsirkan ITUNYA adalah alat kel**in (maaf) tetapi kalau saya mentafsirkan ITUNYA adalah alat suntik, pisau cukur, sikat gigi dll.. (Bisa kan?…)
Yaaah.. Itu lah kalo jadi menteri cuma karna jatah dari bagi2 posisi.. Keep talking Tiffie.. That’s how we know how full of crap u are!
@Melanie, good one!
Utk Rini yg membela tifatul :
Kl hanya ke sesama teman atau kawan za terlalu sering saya berkata-kata dengan kalimat yg tidak pantas, karena sesuai dengan waktu dan tempat. Tp kl tifatul yg mengatakannya apalagi di Tweet dan di baca oleh masyarakat tentu sangat-sangat lah tidak pantas (kl tidak maw di sebut tidak punya otak). Ingat loh Rin, dia yg memilih menerima menjadi menteri tentu dia seharusnya tau donk tata cara bertutur sapa dan bersikap selayaknya seorang menteri. Satu lagi Rin, jangan bawa-bawa agama donk dalam melakukan pembelaan utk konteks ini. Jd jangan bilang Rin “coba liat diri sendiri” kl kamu belum bener-bener mengerti ttg tata cara bertutur kata dan bersikap sesuai tempat dan waktu. Aq ada referensi buku yang membahas ttg Kepribadian kl kamu membutuh kannya.
buat bapak yang bangsat (maaf saya tidak sopan) karna saya tahu yang kita hormati didunia ini hanya orantua saya.
trufax [:
1) pemilihan kata2nya uneducated sekali
2) did he even think about what he’s trying to say before he tweeted/stated that?
Kalau menurut saya kalimat “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN” bermaksud menghaluskan sehingga tidak seronok dan kata “ITUNYA” mengandung arti yg multi tafsir (tergantung siapa yang mentafsirkannya dan ini bebas-benas aja…)
Kebetulan mbak Melanie yth, mentafsirkan “ITUNYA” dengan alat Kel**min (maaf)
TETAPI YANG JELAS CARA KITA MENTAFSIRKAN ITU SANGAT DIPENGARUHI OLEH POLA PIKIR DAN POLA PIKIR KITA SANGAT DIPENGARUHI KEBIASAAN/KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI (ibarat istilah sekarang kalau pikirannya kotor apapun kata/kalimatnya bisa ditafsirkan jadi kotor)
Saya sendiri mentafsirkan kata “ITUNYA” adalah alat cukur, jarum suntik dll… (yang bisa menularkan AIDS)
non mel, saya kira percuma tanya panjang lebar kalo misalkan dia bilang kalo akun twitternya diwakili bawahannya. jadi omongan non mel jadi non sense.
mending tanyanya apa itu akun twitternya bapak pribadi atau ada yang mewakili. trus bisa aja dia ngeles: “namanya juga manusia ga mungkin bisa luput dari kesalahan.” toh wajar dia berpendapat sebagai manusia biasa yang tiap orang memiliki hawa nafsu yang berbeda-beda walau setinggi apapun pendidikannya.
lebih baik tidak terlalu dibesar-besarkan malah jadi timbul fitnah dan kebencian, kalo perlulayangkan surat ini langsung ke orangnya jangan posting di ruang publik. hindari fitnah dan kebencian!
harus di jawab Pak Tiffie….
Melanie : a plus 4 u…
Dear pak tiffy,
Bapak menteri yang terhormat. sadarkah anda bahwa sebagai seorang pemimpin, seorang cendekiawan bahwa segala gerak gerik pernyataan anda akan selalu diingat publik. ketahuilah, bahwa dalam dunia ini tidak ada manusia yang sempurna, termasuk anda sendiri. bahwa perkataan anda itu sungguh sangat RASIS, tidak mengerti bagaimana pola otak anda dalam berbahasa atau menyampaikan pendapat agar terasa lebih santun.
a plus 4 melanie….
a plus 4 Melanie
alah biasa…urusan org lain kok di urus toh mbak2..urusi aja diri sendiri dl..
@buyung: tolong anda baca sampe anda hapal luar kepala kata demi kata surat ini. Dan kalau anda masih kesulitan memahami saya akan berikan inti pesan dari surat ini, bahwa jadi pejabat ngomong jangan seperti orang yang tidak makan bangku sekolah dan tidak bersosialisasi atau “gaul”. Saya rasa Melanie bukan ingin menjatuhkan tetapi ingin memberikan “lesson learn”. Mudah2an anda orang yang terpelajar walau mungkin hanya sampai bangku TK dan bergaul, sehingga anda akan berpikir 10 kali jika ingin mengomentari sesuatu…
@melanie: keep the faith sista…
Tulisan nan jitu n pas banget….. Mudah2 an TS mo jawab meski diragukan krn kapasitasnya sbg politisi kacangan………..
Ah biasa aja lagi… :)) wakakakaka Hidup tif
TIFATUL ITU MUNAFIK…..! DIA JUGA TULI, MANA MAU DIA BALAS SURAT KAMU…….! Tapi setidaknya Kita akan yakinkan pada lebih banyak orang lagi BAHWA kita punya satu lagi MENTERI BODOH bernama TIFATUL SEMBIRING.
saya suka surat ni, kirainya bukan hanya tuk bpk Tifatul deh….semua pejabat pun harus di kirimi…. salam sukses
Masalah ITU aja jdi panjang,, aneh !!
Mau nanya nih, cari data valid tentang penyebab HIV-Aids dmn ya ?
Bapak TS blg “itu” nya di pake sembrangan mgkin berpatokan pd data mayoritas pengidap hiv-aids krn “itu”
n
mbak melani berpatokan pada org2 sktar yg aids krn kturunan n jarum suntik
Mel mel, sudahlah jangan lebay. Cara pandang anda nelalui tulisan lebay itu gak nyambung. Pak tif jg bingung pasti jawabnya. Mungkin pikiran anda yg lebay itu cuma sampe situ, ya muter2 aja. Mau ngerubah image yg dah rusak?. Mungkin cucok hanya utk komunitas anda saja itu.
Mau numpang ngetop lewat seorang menteri kaleee yee.
Jagalah cara hidup anda mel, introspeksi diri, merenung dah bener belom menjaga “itu”.
Kalo empati semua org bodoh sekalipun pasti punya, ga perlu cerdas lebay kaya kamu mel.
Diskusi itu harus antara murid sd dengan murid sd, mosok murid sd dengan sma? Ya gak nyambung pasti
Klo anak anak smp ato sma yang ngomong sih mgkn bsa dimaklumi.. Tp ini pejabat yang ngomong.. Zzzzz.. Otaknya ga dipake kali yah.. Atau otaknya dipake.. Tp otaknya udang.. Yang isinya taekk..
Semua ada masanya dan tidak seorang pun di dunia ini yang akan sempurna. Maka, sebaik-baiknya jiwa adalah jiwa yang berbuat kebaikan untuk dirinya, orang lain dan Tuhannya.
Semoga kita semua menjadi mahluk yang selalu mendapat barokah dan ampunanNya untuk menemukan jalan kembali pulang …
Keep u r spirit on 4 all of us, sist …
Maklum Mbak, si Tif kan lulusan universitas ala kadarnya, dengan nilai ala kadarnya, pikiran nya ga jauh dari sekitar selangkangan
Wew, sejak eranya Harmoko jaman OR-makan-BAta baru kali ini ada pejabat di departemen yang sama hanya berganti nama menjadi Kominfo yang selalu menjadi sorotan (tajam) kolam susunya sendiri (media). Salut untuk paTif yang selalu memperhatikan dan mempraktekkan azaz-azaz pemasaran dan inpormatikanya. LOL
makasih mbak melanie… saya capek mendengar orang indonesia saling mencaci maki, berkata ndak perlu.
Saya pernah terdidik di PK dan juga PKS, saya jadi merasa malu …”kalo memang itu aseli kata pak tif” maklum sy belum aktif di tweet.. cuma di FB, sebagai motivator dan biasa bertemu dengan klien yang harus disemangati..hati saya terluka kalo beliat tweet sperti itu… karena teman baik saya pun ..salah satu kader partainya pak Tif suaminya tertular HIV, bukan karena perilaku seks menyimpang, tapi karena tertular dari istri pertamanya yang telah wafat (istri pertamanya pernah narkoba)..
Pak Tif pasti ngerti bahwa, “Kalo tidak bisa berkata baik dan benar , lebih baik diam”.. makasih mbak, tulis lagi surat secara resmi ke email beliau, saya ingin tahu bagaimana jawaban beliau…
bagus mba mel, semoga dengan kejadian ini bapak Tiffatul menjadi lebih bijak dalam berdiplomasi.
melanie yang baik,
please deh, kayaknya lo lebai banget dan lagi emosi..
NO coment. . .mari kita lihat diri kita masing-masing..
Mba” Melanie, suratnya keren,, tata bahasanya bagus, saya hrus belajar menulis dari anda
tulisan yang bagus Mbak, cuman ada data nggak, berapa yang tertular melalui jarum suntik, transfusi dan lain lain, dibandingkan dengan yang tertular karena SEKS BEBAS!!!
kalau ada mohon diposting lagi ya, biar kita tahu ‘ITU’ memang berpengaruh secara signifikan terhadap penularan HIV/AIDS atau tidak…
saya tahu anda orang yang peduli terhadap ODHA atau apapun namanya, tapi seharusnya anda juga peduli terhadap CARA MENULARNYA, sehingga malah tidak mengumbar Pergaulan Bebas, dengan mengajukan cara seolah olah KONDOM bisa mengurangi resiko… Kalau anda memang seperti itu ya silakan… pakai KONDOM aja… semoga tidak tertular…
semoga semua tidakmerasa lebih baik…introspeksi kesalahan kita jauh lebih baik..cobalah bercermin.
memang manusia bukanlah makhluk yang sempurna, baiknya sama2 koreksi, pak tif koreksi, anda yg mengirim surat jg koreksi, apa gaya hidup selama ini juga sudah sesuai dengan tuntunan dan ajaran agama anda. sekian terimakasih.
@mba mel
nice
@anto84
ini hanya sekedar kritikan, kritik itu obat sekalipun dia pahit tapi khasiatnya menyembuhkan
manusia yang ga mau di kritik adalah over protected it self sehingga bentuk manusia seperti ini sangat antipati terhadap sesama. karena menurut gw individu yang baik adalah mampu menerima kritikan itu dengan cerdas dan bersahabat.
jangan sperti para penguasa , pangkat tidak menjamin integritas mereka untuk mengupgrade kemampuan mereka dalam mencerna kritikan secara lebih lugas dan cerdas. yang ada hanya kami benar dan kamu salah yg bisa mereka lakukan hanyalah ambil senjata lalu tembak mereka!!
penggal kepala mereka haha stupid action, at least barbar or kanibal culture! dan kelakuan raja2 persia serta firaun! seperti di pelem pelem gitu dah hahaha
Akhirnya menemukan org yang satu pikiran dengan saya… Indonesia sarat dengan orang2 yang terlalu berfikiran negatif, tidak tahu empati dan simpati. Banyak dari mereka yang kerjanya hanya mengomentari dan mengurusi urusan orang lain, salah satunya bapak menteri yg baik tsb.. Salut untuk mbak mel…
Saudari melanie yang terhormat,
Apakah mba melanie (yg cerdas) sudah melakukan survey sebelumnua ttg penyebab terbesar pykit ini? Sungguh, jawabannya sgt bias.
Di satu sisi, salah satu penyebab penyakit ini memang akibat pergaulan bebas. Ya, anda memang sudah sgt fasih dgn kehidupan seperti itu. Dan sgt membela kehidupan mereka yg jelas2 salah.
Lbh baik, ambil hikmahnya, sampaikan pd rekan2 mba melanie jangan pake “itu”nya sembarangan.
Thanks
yang di permasalahkan disini BUKAN tentang bagaimana anda bisa terkena AIDS ,,,,SIAPA mengirim surat kepada SIAPA.. tapi tidak adakah rasa SIMPATI dan EMPATI anday terhadap para ODHA yang terkena penyakit ini tanpa melakukan hubungan sex secara sembarangan ???
jadi muncul istilah baru…
“kalau nge-twit jangan sembiringan….”
terus maju mbak melanie…
Btul tif mang salah n perlu diingatkan, brubung cara ngingetinnya kyk nyari sensasi, gw cm bs bilang KAYAK LOE BENER AJE MBAK,..
Wah Melani ketauan bener loe, “ITU”nya sering dipakai sembarangan, jadi loe merasa tersinggung…dulu. Gue msih inget bnget wktu eloe ribut ma orang tua loe sendiri. Tipatul kreen ga ky loe orang tua dilawan. sorry mell
orang normal tau kok siapa mellani, amit2 kalo ngikutin gaya hidupnya dia…generasi bangsa bsa rusak.
setuju mbak Mel! 1000 persen
buat Ian, anda picik dan gak punya empati sama sekali.
ini bukan membesar2kan. surat ini sudah pada porsinya. Tifatul yg harus meminta maaf kepada seluruh ODHA dan keluarganya secara terbuka.
JGN LEBAY DEUH, ZINA & NARKOBA SAMA2 PRODUK KRIMINAL
Kalo ini termasuk “oknum” juga?
hidup pak tifatul sembiring, maksud beliau salah satu sebab aids ya ITU
Mba mel…mgkn ada baiknya kalo kita bkaca pada diri sendiri. Apakah ketika kita menyampaikan hal tersebut, kita juga sudah melakukan koreksi pd diri kita sendiri. Kita hanya manusia yg jauh dr sempurna dan penuh dgn khilaf. Sadarilah, toh kehidupan anda sendiri tidak mencerminkan kehidupan yg sehat. Love and peace.
tak diragukan lagi penyebaran aids terbesar memang karena perilaku seks menyimpang kok.
Surat yang sangant bagus mba melanie , Bapak yang baik itu memang sering kelewatan kalau berbicara ………mudah2an dia membaca suratnya …dan mudah2an dia punya kemampuan untuk “mengerti” juga…..
Saran saya diskusikan dengan bijak, jadi tidak ada yang perlu berbuat dosa dng menyalahkan satu dng yang lain. Adakan riset jujur dari kedua belah pihak demi kebaikan bersama, agar dapat berfungsi guna bagi orang lain dan generasi selanjutnya. Saran saja kenapa tidak kita buktikan saja berapa jumlah psk di indonesia dan yg jualan di luar negeri yg terjangkit karena hub sex dan yg menggunakan obat dg sarana suntik? Mahal manakah biaya obat dengan jajan sex? Logiskah bila orang yg menjadi psk untuk kebutuhan hdp malah buat beli obat bius? Jawabanya kita berkaca pada diri sendiri dan lebih menjaga diri serta melindungi yg telah terjangkit dengan tetap memberikan empaty serta ruang layak sbg manusia. Kita hanya bisa menjaga keseimbangan dengan tidak menambah berat timbangan sebelah.
Bijak dan Penuh Kasih…
Terberkatilah anda….GBU
okelah.. qt hrs dewasa menyikapi coment p tifa, tanpa ada tendensius tertentu. Ok sy stuju p tifa salah berkomentar, kayaknya kurang pantas sbg seorang pejabat. Tp yg berkomentar banyak yg terlalu tendensius, kurang elok.. terlalu berlebihan. Dan jika sy amati memang sekali p tifa salah, yg nyerang langsung segudang, dan itu sy amati sejak dulu.. gak tau kenapa?? Ok skrg p tifa sebaiknya coment ttg ini !!!
pelajaran sd pak…. 4 X 4 = 16 sempat nggak sempat harus dibalas
memang lidah tak bertulang…
seandainya lidah bertulang perkataan itu tidak akan pernah keluar dari mulut Pak TF.
@anto84:
Itu namanya peduli bung, bukan kaya Anda yang maunya cuma ngurusi urusan Anda sendiri… ketidakpedulian macam ini yang bikin negara kita jadi tambah bobrok… orang mo peduli, kok dibilang tidak udah usah ngurusin urusan orang.. ckckck..
Dear Mba Melanie yang baik,
Surat terbuka anda menyampaikan maksudnya dengan baik. Pertanyaan saya untuk anda, asal muasal AIDS itu bagaimana ya?. Sudahkah anda membaca komentar saudara Heri?. Ada kalimat yang menyengat di situ, “anak yang sudah kami jaga sejak bayi”. Saya seorang ibu dari anak balita(mengurusnya tanpa bantuan nanny) setiap hari saya panjatkan doa agar Tuhan,Allah,Universe(siapapun kita menyebutnya)turut campur
Saya SAMA SEKALI TIDAK SETUJU dengan pernyataan Pak Tif tentang “ITU” tapi BUKAN BERARTI SAYA SETUJU dengan ‘curhatan’ mbak Melanie.
Tapi saya SANGAT SETUJU dengan komentar-komentar berikut.
[link=heri http://melaniesubono.blogdetik.com/2011/...[/link]
Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
[link=zakkir http://melaniesubono.blogdetik.com/2011/...[/link]
ibu yang baik, sepertinya apa yang anda utarakan itu dia sudah tahu kok, sepertinya kayak mengulang ngulang apa yang diketahui, semisal anak kelas satu sd di kasi pertanyaan satu tambah satu anak anak adalah dua, jika anda empati tinggal anda buat yayasan untuk para korban, begitu lebih baik
Dear Mba Melani
Selamat Malam, semoga kebaikan selalu menyertai kita semua
Surat Mba ini Sangat Bagus, berisikan suatu nasehat. Tapi alangkah baiknya suatu nasehat itu diluruskan niat, agar niat kita itu ikhlas dan tidak mengharapkan sesuatu kecuali kebaikan untuk kita semua (utk yg menasehati dan yg dinasehati) dan alangkah baiknya suatu nasehat itu hanya beberapa orang saja yang tahu, tidak perlu dipublikasikan atau dengan kata lain suatu nasehat itu sangat berarti tanpa digembar-gemborkan. maaf itu sekali lagi,untuk meluruskan niat dalam menasehati seseorang. apalagi yang kita nasehati itu seorang pemimpin. baik presiden maupun menteri.
Terima Kasih, mohon maaf kiranya saya ada kata yang salah juga.
Setuju abiiiisss melanie
emang tiffy otaknya di “ITU” :p
@buyung kiu, ngmin org doank bisanya.., sndirinya jg koar2 aj di intenet, klo ga seneng, dtgin aj mbak mel, dasar bacot..!!
Buat mbak mel, keep posting smua dukung.., semoga pak tif baca nich.., hahahaha…
Mba melani ….
jangan belain org2 korban HIV. Penyebabnya mayoritas emang dari hubungan sex bebas. Bukan dari jarum suntik mba, lha mereka nyuntik selalu pakai jarum baru kok, wong gak seberapa harganya.
Yg bilang penyebab utamanya jarum suntik itu kan utk mengalihkan isu, agar hubungan sex bebas dilegalkan. Ditutup-tutupi. Dilindungi.
Hanya saja kasus yg berasal dari sex bebas sangat jarang yg melapor. Habis ngesex, atau pd saat yg bersamaan sebagian di antara mereka terlibat di narkoba.
Jadi sekali lagi jangan ngebela-belain deh. Biarin aja dia mampus, lha wong jalan yg dia tempuh salah kok.
gilaaaa gw salut buat Melanie Subono!!!!
buat pak tifatul anda orang yg terhormat tp mulut bicara sembarangan.. tolong berbuat sesuatu itu pake hati nurani jgn asal bicara…
mbak melani subono yg …anda tdk cukup cerdas mbuat alasan dng surat protes atas pernyataan mr tiff.Dan aku yakin 100% anda tdk lebih baik daripada mr tiff.Jadi tak layak anda bicara sopan santun krn dari yg anda tampilkan dng diri anda pun orang nyaris tdk mungkin berpendapat bhw anda layak jadi contoh yg baik.Jadiiiiiii perbaiki penampilan anda baru protes atas pernyataan orng lain yg tdk anda setuju.Aku akan mendukungmu 100%
Bagus banget suratnya,,ijin share ya…
Thank’z b4..
kita tidak boleh menghukum, mengejek, menghina orang yg sudah kena musibah. tapi bukan rahasia lagi kalo org2 yg terkena aids kebanyakan org2 yg memakai narkoba dan seks bebas.
pak tif seharusnya lebih bijak dalam berkomentar, tapi kesilapannya juga gk perlu di besar2kan seperti ini, mana ada manusia yg tak lepas dari kesilapan.
kritikannya bagus, biar pak tif tau kesalahannya, tapi yg mengkritk juga harus koreksi diri, jgn seperti pepatah, semut di seberang lautan keliatan, gajah di pelupuk mata gk kliatan.
bismillah..beberapa jawaban dr pertanyaaan saudari subono bisa di buka di blog lain yang brjudul kasihan pak tifatul, saya mencoba berkomen atas tulisan sahabat subono, secara pribadi saya ikut berduka dan mendoakan semoga ODHA diberikan kesembuhan dan kekuatan iman. sebab iman adalah penangkal sekaligus obat dari segala penyakit.
MAri bicara dr sudut pndang sejarah hadirnya ODHA, jika kita mau jujur dan berusaha seobyektif mungkin bukankah awal mula ODHA dari pengkhianatan manusia atas karunia Tuhan berupa “Anu” versi pak Tif, yang kemudian Tuhan berikan kasih sayangnya berupa peringatan keras munculnya AIDS. dan ini sesuai sabda baginda MUhammad, “jika perzinaan sudah merajalela maka mereka (pelaku dan bukan pelaku yang membiarkan) akan ditimpapenyakit yng blm pernah ditimpakan pada umat sebelumnya”…
tatacara pergaulan yang menyelisihi nurani manusia telah menghempaskan manusia dalam lubang kesengsaraan begitu dalam… dan sayangnya..kehancuran ini justru dibela dan atas nama HAM, kehancuran ini diabadikan dalam upaya terstruktur dari para penyeru feminisme..aktivis ham..
sedangkan jika hari ini AIDS menular begitu hebat..maka mari kembali pada petunjuk Tuhan pencipta manusia, TUhan yang Maha Tahu ttg manusia, Tuhan yang maha dan yang punya hak menetapkan aturan bg ciptaanNya..bukan aturan manusia yang merasa hebat dan menentang aturan Tuhan..yang justru itu sama dengan mengatakan dia adalah Tuhan.. na’udzubillah..
sahabat SUbono dan temen2 lain ..mari beriman dan kembali kepada Tuhan, untuk diri saya…saya kutip firman Tuhan ” wala tuzakku anfusakum huwa a’lamu bimanittaqaa” ”’ janganlah kamu merasa dirimu suci, Dia lah (Allah) yang paling tahu siapa diantaramu yang bertaqwa…wallahu a’lam
dear melani yang terhormat… baik hati, pintar pernah makan bangku sekolah, pak tif juga tahu saya rasa penyeberan aids/hiv bukan hanya karena “ANU” yang suka kelayapan, klo boleh tanya sejarah timbul nya AIDS/HIV bermula dari mana????????? dari jarum suntik ???? bukan bukan? tapi memang KARENA MENYALAHGUNAKAN ‘ANU’ dipakai masuk sana masuk sini…
menurut saya ngga ada salahya dengan perkataan pak tif… hanya saja mungkin karena memang pada dasarnya anda tidak suka dengan pak tif…
thx,,, maaf kata2 saya kurang berkenan maklum saya tidak makan bangku sekolahan.. seperti anda
1. telat topik alias lelet tu otak.
2. sok melemah tapi nonjok/minteri (gaya bhasa minoritas tp ingin berkesan superior) orang kya gini biaane suka menang sendiri.
3. dari semua point2 tulisan melanie ini sy prnah bberapa kali baca di bbrpa ulasan ttg hiv. sprtinya copy paste cuma dgn bbrapa “rekayasa” dikit seolah2 orisinal dr kpalanya.
4. sok peduli seolah2 penulis th bnyak details ttg hiv-aids dan skaligus hidup bersosialisasi dg komunitas hiv-aids. spt biasa, gaya seleb ingin exist. bbberapa ada yg ikut komunitas anak2 malam. glndangan etc.
5. ada kesalah-kaprahan menilai. kenapa cuma point; AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN sj yg diungkit. dari selang waktu yg sudah lama sekali (kwartal akhir 2010) dan sekarang baru sempet nulis n released??? pdahal ketika kasus itu brgulir tifatul sndiri sdh mngklarifiasi: “sama sekali tak memiliki niat untuk melecehkan para penderita AIDS. Apa yang dia tulis sebatas mengutip kalimat yang pernah dilontarkan seorang profesor yang sedang mengkampanyekan bahaya AIDS” disamping ” preventive joke”
so, jadi mikir, ni Melanie, cuma pengen show off bhwa die jg punya otak, gitu? bukan skedar selebriti??.. kasihan jg kamu, mel..
Saya,Anda,Bpk. Tif S dan orang2 di sini sama.. kita manusia yang kadang khilaf dalam ucap dan perbuatan.. pahami dulu kata2 seblum beliau mengucapkan kata2 ‘itu’..
Saya tanya Apakah anda orang yang selalu menjaga ucap dan perbuatan anda kepada orang lain?
Jangan asal judge ..
waaah.. ada kompor….. mbak mel jng mw di komporin….
pasti ada kepentingan laen ni di balik smua… ga maslah pak mario teguh di twiit na n skrg pak tifatul…. wkwkwkwkwk….. di balik ni smua .. km bisa jawab sndri blog dekit… abis trlht nafsu banget,,,hhee.. maaf iaaah
waah.. ada kompor….. mbak mel jng mw di komporin….
pasti ada kepentingan laen ni di balik smua… ga maslah pak mario teguh di twiit na n skrg pak tifatul…. wkwkwkwwaaakwk….. di balik ni smua .. km bisa jawab sndri blog dekit… abis trlht nafsu banget,,,hhee.. maaf iaaah
seorang laki2 omongan adalah sebagian dari..diri…klo seorang pejabat ngomong kyk gitu…jgn2 ……apa harus diajarkan..cara ngomong yang bener..pemilihan kata yang tepat..yang sopan,penuh etika…ato..ini cuma cari publisitas…biar ngetop…apa bingung..ya,ga tau apa yg mau dikerjakan…..
@rini: kalau bp tifatul seorang rakyat biasa yg bukan utk dijadikan panutan bangsa..ga papa mulutnya njeplak kaya gitu..tapikan pak tif itu mentri..seorang pemimpin yg mestinya memberi contoh yg baik kpd rakyat ..apa patut mengeluarkan ucapan spt itu.. yg denger bukan cuma suami, anak, keluarga tp seluruh rakyat lho..kalau mau njeplak tanpa disorot ya jgn jadi mentri..
Mba melanie ( sok kenal aj gua ) U are a totally ROCK ON…
Dan untuk Tiffy hehehehe… bos bos jgn lah melihat kebodohan di dalam ketololan anda… Heheheeheeehhee… Klo emg bos tau salah ngmg buru2 lah mnta maaf ato bhs politikny klarifikasi…
Jangan sampe nama anda yg bgtu bagus dr Tiffy menjadi Sissy…
Namanya juga TiFaTul = Tidak Faham Betul
Mba,aku mau nanya, tertular lewat jarum suntik itu krn wkt dia sakit ya? Ke dokter trus disuntik yg jarum suntiknya bekas, trus dipakein ke org lain? Wah jahat bener tuh dokter, atau ada arti lain dr kata lewat jarum suntik itu? Mba,,,tolong kl mau mensosialisasikan peduli terhadap ODHA, tlg sosialisasikan juga gaya hidup yg betul2 penyakit tsbt tidak akan tertular. Entah itu ttg menjauhi sex bebas, entah itu ttg utk menjauhi narkoba, sehingga ODHA berkurang paling tidak. Kl mba hanya berkoar2 spt ini, tp masih membiarkan gaya hidup yg sampe tukar2an jarum suntik masih merajalela, yaaaa sama aja mba,,,sama kaya pemerintah melegalkan tempat prostitusi.
Mantap mba Mel.. Jgnkan ngomongin HIV, wong wkt jd mediator konf pers ttg susu aja smuanya omongannya ky lg jd bintang tamu OVJ-dagelan.. Sangat tidak MENTERI KOMUNIKASI dan INFORMASI.. Sangat meremehkan nyawa bayi/balita. Sangat tidak empati.. Tapi begitulah kenyataannya kalau berjabatan tapi tidak “ber-ITU”
bukannya mau mbelaiiiiin pa TS, paling juga dirinya bisa berkelit ITUnya kan bisa banyak persepsi, bukan berarti yang ITU tuh tapi bisa juga jarum suntik dan semacamnya yang menyebabkan terkena virus, wong dia kan lulusan terbaik dibidang bersilat lidah. wkwwkwkwkwwkk….. LOL!!!!
4 Bulan Cerai, Melanie Subono Gandeng Pria Baru
Anindhita Maharrani - detikhot
Jakarta Baru empat bulan berlalu sejak perceraian Melanie Subono dan Martuaraja Daniel Pardamean Simatupang alias Raja. Tapi kini, Melanie sudah lengket dengan seorang pria. Menurut wanita bersosok tinggi besar ini, empat bulan adalah waktu yang cukup lama untuk memiliki pasangan baru. “Memang saya belum lama bercerai tapi kan sudah lebih dari empat bulan jadi, why not,” tegasnya saat ditemui di Konser KD 1530. Seorang pria botak bernama Laguna lah yang memikat hati wanita kelahiran Hamburg, 20 Oktober ini. “Kita sudah kenal lebih dari satu tahun yang lalu. Tapi Laguna bukan lah penyebab perceraian saya dengan Raja,” ujarnya buru-buru menambahkan. “Dari dulu saya memang tidak menyangkal ada affair dengan Laguna. Yang saya sangkal adalah bahwa affair ini yang bikin saya mengajukan gugatan cerai. Padahal waktu itu saya mengajukan gugatan baru punya affair,” tandasnya blak-blakan. Rupanya anak bos Java Musikindo Adri Subono ini tidak takut akan tanggapan masyarakat di luaran. “Saya banyak dapat tanggapan miring. Intinya saya tahu apa yang saya lakukan salah, mantan suami saya pun tahu dari mulut saya sendiri,” lanjut Melanie. Apa yang membuat Melanie tertarik pada Laguna? “Kalau dulu saya merasa banyak ketidakseimbangan dalam hidup saya, sekarang saya sudah menemukan itu. Bedannya dengan yang dulu adalah Laguna itu seorang pekerja keras, di adalah seorang pekerja seni,” tuturnya. Namun demikian menurut Melanie, Laguna bukan lah pasangan jiwa atau soulmate nya. Lho kok? “Kita bukan soulmate, mungkin lebih tepat dibilang partner in crime. Kita bisa pacaran terus menit berikutnya berantem seperti anjing dan kucing,” kata Melanie seraya tertawa. Hubungan yang sudah dijalani keduanya selama lebih dari satu tahun ini rupanya tidak main-main dan mengarah ke jenjang pernikahan! “Saya memang trauma tapi bukan berarti saya nggak mau kawin lagi. Saya mau married lagi, punya anak dan keluarga tapi belum sekarang,” paparnya.(dit/)
http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/melanie-subono-digosipkan-selingkuh-v9uzksg_print.html
gak ada manusia sempurna, mari kita saling memaafkan, tidak semua berita di atas benar kan, masing2 orang punya cerita sendiri2, masing2 orang pasti pernah salah, tifatul emang salah walau ada benarnya, gak jaga itunya emang berbahaya bisa kena HIV, walau bukan hanya karena itunya, gak ngapa2in bisa kena juga kok, cuman jangan masuk gol beresiko tinggi aja. Buat mbak Mel, anda benar tapi tolong rubahlah gaya hidup anda menjadi lebih santun dan sopan. itu aja.
kelihatanya si artis ini hanya cari sensasi, justru kelihatan sekali sombongnya seolah-olah hanya ingin semua orang mendukung dan bersimpati padanya. sebenarnya tidak usah memplintir-plintir opini.. kel;ihatan sekali klo anda tidak suka dengan pak mentrinya.
YTH pak TF, semua 2 pak, kaki tangan mata kuping, otak malah 4, otak kanan dan kiri, otak kecil dan besar (berpikirlah sebaik²nya. Hidung 1 lubangnya 2 (cium lah yang wangi, bila bau jgn buat org tersinggung) tapi MULUT cuman 1, kenapa? Karena anda sudah membuktikannya 1 saja asbun (asal bunyi) tanpa pakai otak lagi. Saran saya yg masih jjauhh muda bgt dari bapak, “jgn sampai kelapa itu makin muda makin banyak santennya, buatlah seperti dahulu, semakin tua semankin banyak santannya”
alah mel…..kapan lo terakhir berdoa mel….? prosentase setan dan malaikat di tubuh lo munhkgn 90% banding 10 %, mangkanya kalo ada orang komen untuk tidak menjauhi maksiat, narkoba dll lo tersinggung…. BITCH…!
buat mbak melanie dan fans-nya: “kalau nggak merasa sebagai orang yg sembarangan pakai itu ngapain sewot???” perasaan lebih suci dan lebih pandai dari pak Tif. ngaca dulu sebelum bicara…..
Bukan belain pak tifatul…TAPI PENYEBAB UTAMA..PERTAMA TAMA MANG KARENA ITU NYA…Gara2 ITU nya semua jadi nyebar, baik yg mlakukan atau yang tidak…itu imbas dari orang mlakukan sex bebas….yang di salahin yah tetep org yg mlakukan itu!!!!!!…jadi pak tif ga salah..kalo ODHA trnyata msh gds…pnybabnya dari AIDS..AIDS itu asal mulanya yah dari sex bebas…mskpun skrg byk komndom…tolong dunk pahami pnyebab utama…yah karena ituuuuuuuuuuuuu
Berapa % penderita HIV karena sex bebas/gonta ganti pasangan dan berapa % pula selain itu (jarum suntik dll)?
mbak melanie yang baik… saya tidak dalam posisi membela tifatul sembiring. niat anda untuk membela orang yang terpinggirkan adalah sangat baik. namun cara anda yang meminggirkan sopan santun dalam berpendapat haruslah dikoreksi ulang. biarlah perbedaan makna sopan santun itu berlalu… tapi keinginan memperbaiki, haruslah menggunakan cara yang baik. yang tidak menyinggung pembaca surat anda ini…
oooooooo gitu toh………
Melanie,
Sama dengan Pak Tifatul, boleh saja punya pendapat. Dan tidak satupun yang boleh merasa paling benar. Menurut saya, tidak perlu dibesar-besarkan. Kita semua tau apa maksud pembicaraan pak Tifatul, dan memang dia bukan orang yang ahli dibidang AIDS. Kalau kebetulan anda seorang ahli, ada baiknya lebih giat bekerja agar orang orang yang kurang mengerti lebih tercerahkan. Tidak ada gunanya menghakimi pak Tifaful.. karena itu juga tong kosong nyaring bunyinya..
Akhir kata secara tulus saya sarankan anda untuk lebih banyak lagi bekerja bagi sesama dengan hati yang ikhlas, dan buktikanlah bahwa anda memang cerdas dan patut untuk didengar.
Salam damai,
Lala
waduh… tau diri dong.
P/L
Intinya ini cuma masalah etika khan ya? Tentang substantif permasalahan AIDS itu sendiri sebaiknya jangan dipungkiri. Mayoritas memang berasal dari aktifitas yang menyimpang, yaitu seks bebas dan narkoba. Selain dari 2 itu, jumlahnya sangat sedikit. Virus HIV itu bisa hidup pada 3 media, yaitu darah, sperma, dan air susu ibu. Nah, secara statistik, yang menular melalui darah dan sperma itu jumlahnya tinggi sekali. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita tidak menunjukkan dukungan terhadap pelaku seks bebas dan pengguna narkoba, demi kepentingan kita bersama. Jangan membiasakan diri terlalu mengkritisi etika tetapi melenyapkan substansi masalah sebenarnya. Karena banyak kebobrokan di Indonesia disebabkan oleh pemikiran seperti itu, menjunjung tinggi etika tetapi masalah utamanya dilupakan.
opo toh iki, ngajarin oranguntuk tidak berkata-kata sembarangan tapi kata-katanya sendiri jauh dari kesopanan….ajarkan kebaikan dengan kebaikan, cara2nya, kata2nya dan tujuannya……semoga rahmat tuhan untuk kita smua
bapak menteri kita sudah lama stress
jadi maklum saja mbak melani
Pak Tifatul memang kurang tepat bercandanya krn beliau pejabat pemerintah… Tapi ngeliat komentarnya Melani,, sangat berlebihan dan terlalu bawa2 masalah pribadi… Nggak pantes diucapkan disurat terbuka ini…
udah mel… lanjutin kumpul kebo eloe…
tulis “free for all” di ITU elo!!!
kenapa eloe cerai? apakah elo sdh jaga ITU elo? pls deh mel… kita sdh tahu siapa elo!!!
Good writing mel, tifatul ini memang asbun, gw pernah follow tweet nya dia, tapi isinya ga bermutu dan mengandung SARA. Kasihan sama manusia yang mempunyai pemimpin kayak dia
ciiiah yg begian aja dibahas, sudah lah mbak buang2 energi&Pikiran aja…yg terpenting BEKERJA UNTUK INDONESIA dengan karya nyata yang terbaik.
Berarti aku harus potong ITU nya aku supaya ngga kena ya?
Sbelum upload lain kali konfirmasi dulu dengan ybs. Kasihan kalo jadi fitnah.
Saya setuju sekali…..
pelan tapi pasti
@jay di media mana?
tentang AIDS .
Marilah kalau begitu, saya yang memberikan anda sedikit masukan .
1 . Sebutlah mereka ODHA , Orang dengan HIV Aids .
2 . Sebut mereka sahabat , karna mungkin kebanyakan dari mereka adalah memang sahabat anda (di diskotik dgn kehidupan free sex & narkotika)
3 . Itu nya itu apa mba mel ? Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh iya . Kita memang sedang membicarakan anda .
4 . mungkin anda mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan. sharing info sedikit, hal tersebut bisa mereka dapatkan dari orang tua mereka . Bukan dari ITU! (tapi hanya segelintir saja & lebih tepatnya mngkin ortunya pernah melakukan ITU ngkali ya mba mel)
5 . Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!! (jarum suntik yg di rumah sakit biasa nya steril, lalu jarum suntik yg dipake buat apa ya yg digunakan bergantian — buat narkoba bareng ngkale yeeeee)
6 . Bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama tidak ada luka terbuka ? (semoga yg maha kuasa melidungi dari hal yang sedemikian itu & saya memiliki pasangan hidup yang sehat, amin)
7 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ? (resiko amat berhubungan badan ajah, kenapa harus pake kondom kalo berhubungan dengan pasangan yang sah, kecuali ??????????? amit-2)
8 . Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ? (tapi kebanyakan tertular krn ITU sayangggg, ingat KEBANYAKAN…..)
Mba Mel, kita sebagai sesama manusia juga merasa simpati kepada ODHA, simpati bukan berarti menambah lagi jumlah penderita nya, tapi berusaha menghindari hal-hal yang menyebabkan penyakit tersebut yg salah satu nya yaitu dengan melakukan ITU secara bebas & berganti pasangan, kenapa orang berusaha menyeru kebaikan tapi mba merasa kebakaran jenggot ketika hal tsb dibahas???? kecuali anda ??????/////
yang dimasud “ITU” harus diperjelas dulu…
surat terbuka untuk Melanie Soebono :
Saya percaya jika anda pun bisa menjawab (bukan membuat surat doang kan)
Tolong dijawab yaa..
heri Says:
Maret 29th, 2011 at 10:56
Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
Apakah anda mencoba mengatakan AIDS itu karena bukan dari hub badan?Trus AIDS itu datang dari mana?
mba melanie yg pintar,
kalo ga terima dengan perkataan beliau, bilang aja ga terima. ga usah ngejabarin panjang lebar ga jelas. kan jadi Tong kosong nyaring bunyinya hehehe…
To Jonki, apakah semua orang pesantren di mata anda adalah gaptek dan kuper?
anyway, kenapa jadi bawa2 pesantren ya?
—————————————————–
jonki Says:
Maret 29th, 2011 at 10:29
hidup melani, memang menteri ini salah jurusan cocoknya jaga pesantren, sama sekali gaptek, kuper
ulasan yg lugas dan cerdas… kita tgu jawaban yg setara nilainya… cerdas!
thumbs up Mel..
Ciri khas manusia yang tidak bisa memandang pada multipersepsi, karena sudah berlandaskan pada ketidaksukaan… cobalah menjadi manusia yg sederhana dan rendah hati agar permasalahan dan perbedaan dapat dicerna dengan akal sehat, sesuatu yg tidak penting dan meremehkan itulah ciri khas kesombongan, semoga Indonesia semakin maju dengan kedewasaan berpikir.
Pak ts, lebih baik jangan menanggapi surat mbak melanie .karena mbak melanie bernalar dgn otak tp pak berpikir dgn ‘ ITU ‘. Tdk akan nyambung .
dasar artis..! kebiasaan dan budaya kalian sendiri emg dah pada posisi yg ideal? kutuk juga donk kebiasaan nge-sex si ariel, luna, tari dan artis2 lain yg pasti melani (sbg artis) tau..
ayo kita kutuk budaya telanjang. Berani ?
substantif lah.
Tidak bisa dipungkiri, dua hal yang paling utama penyebab orang tertular virus HIV (penyebab AIDS ) memang Hubungan Seksual dan Jarum Suntik, khususnya pengguna Narkoba. ( tanpa meninggalkan penyebab lain yang prosentasenya tidak besar dan bersifat kasuistis )
mungkin dia mau menekankan penyebab utama yang satunya tapi lupa penyebab utama yang kedua) atau mungkin dia ingin menekankan penyebab utama AIDS ini adalah masalah gaya hidup dan moralitas.
tentu bagi mereka yang merasa ” ITU NYA DIPAKE SEMBARANGAN !!! ” pasti tersinggung….. benar gak mbak mel..?
Dah lah, jangan dibesar-besarkan. Tunggu aja jawaban pak menteri. Sbg orang bijak pasti beliau juga akan bijak menanggapi. Salut juga buat mbak Melanie, tapi jangan sampai “ditunggangi” kepentingan lain…se7!!!
Bravo MBA Mel, apa yg mb katakan absolutely right. There’s a heart talk in. Bicara HIV, OSHA not a simple as mr. Tif think. Kami semua menunggu Dan sang at ingin tau bgmn isi fikiran Dan tanggapan dari kebesaran hati pak tif. ditunggu tanggapannya scepatnya pak. Trims
itulah orang kalau belajar agama cuma casingnya aja,selevel pak mentri mustinya kalau ngomong jangan asal njeplak kaya ketapel
dari membaca surat anda saja saya sudah tau klo anda ingin BAPAK Mentri jatuh…
oh kasian sekali anda mbak..kerjaan anda hanya mencari2 kesalahan orang lai..coba anda KOREKSI diri anda..apa hidup dan perkataan anda BENAR semua?
dgn membaca surat ini saya susah tau bgaimana mulut anda …
SEMOGA ALLAH MEMBERI ANDA HIDAYAH *
waduh.. waduh.. siapa yg bilang, siapa yg disalahin.. liat lagi dong kalimat di twitternya.. itu bukan pernyataannya pak tif, tapi pak tif ngutip ulang kata2 dr prof. sujudi. gini ni kata2 di twitnya pak tif: “kata prof. Sujudi, mantan menteri kesehatan, agar mudah diingat, singkatannya adalah AIDS = A kibat I tunya D ipakai S embarangan.”… nah, yg bilang kan g mantan menteri kesehatan.. knp mba melani g kasih suratnya ke Prof. Sujudi??? aneh..
Berkacalah pada diri sendiri dulu…. baru berkomentar mengenai orang lain…
sadarkah anda????bicara soal HAM,etika, bicaralah nanti ketika saat hari pengadilan tiba. kita lihat siapa yang benar, apakah yang anda bela itu memang pantas untuk dibela?
Setujuuuuuuu….. Hiduuuup Kamel….. Buat tfl (ˇ_ˇ’!l) ….
Mel,memang harus ada social control dari kita2 untuk manusia yg stupid,biar pun kadang kita malas ngasih tau nya krn ga ada untung nya,dan tu orang jg ga bakal bisa berubah.Pelajaran buat semua,jika makin bnyk berinteraksi dgn masyarakat,makin tinggi posisi kita,kita punya tanggung jawab untuk menjadi lbh baik sebagai contoh panutan buat sesama.
mbak melanie,
ente nulis begini akibat anunya dipakai sembarangan jg..
cuma yg punya panu yg sewot kl dibilang panuan..
yg pak tif sampaikan tepat sekali, kl ada perawan yg kena HIV krn turunan dari ortu, yaa berarti ortu-nya yg pakai anunya sembarangan.. ya ga?,
kena HIV dr jarum suktik, berarti suntiknya emang bejat krn anunya jg dipakai sembarangan…hehe.
ini sih pembelaan dari pemuja pergaulan bebas..kayak ente itu..!!
terkesan menyentuh, berempati pada penderita, tp melupakan esensi bahwa HIV adalah teguran Tuhan untuk mereka yg anunya dipakai sembarangan.
salam.
saya suka intinyaa.. tajam namun terdidik.. lugas namun tidak sangar.. ^^
Dear Mbak Melanie,
Good Quote and Tulisan bagus, terkadang wajah alim tidak mencerminkan cara bicaranya…lebih baik wajah preman tapi bicaranya santun, tulisan mbak halus untuk pak Tiffie tapi sangat dalam jika beliau membacanya. Jujur tadinya saya simpatik dengan partai yang diusung bapak Tiffie tapi hal ini membuat saya malu, hingga saat ini saya tidak memihak salah satu partai apapun.
Sekali lagi kita juga mesti perhatikan saudara kita yang ODHA mereka adalah sahabat, manusia yang membutuhkan perhatian lebih,,, bukan dicerca dihinakan seperti bapak Tiffie, Semua sama dimata Alloh apakah dia seorang mentri, presiden, pelacur, preman, tukang becak, bahkan saya sendiripun, yang membedakan kedekatan kita padaNya.
Cheers, Mbak Melanie
Andi007
teman-teman mba melani banyak berinteraxi dg jarum suntik..
jarum apa ya…, kalau dari rs hrsnya steril.., kecuali jarum yg dipakai utk n***ba
i
loe semua oon!. gw juga
bloon semua!!
kembali ke diri masing2 saja.. pak tifatul salah, tapi apakah anda tidak punya salah? perubahan bangsa dimulai dari diri sendiri dulu.. apakah kita masing2 sudah berubah ke arah yg lebih baik?
ingat.. jari telunjuk menuding dan menunjuk orang lain,, tapi empat jari yg lain menunjuk ke arah kita sendiri.
jadi bila kita mengkritisi orang lain, kita harus mengkritisi diri kita sendiri juga (di segala bidang)
hanya bahan renungan saja, no offense..
salam
Gw dukung mba… Pokoke I lope u pull lahhh…
Blm tentu HIV tertular dgn ITU ?!!!
Ga bnyk baca buku sehh dia,…
Pejabat koq GA SMART…
Anto84 : mgkn urusan mba melanie da selesai,
Mk’a dia urusin urusan laen, iya ga mba..
Lagian knp jg lo jd mere2 ga jlz ??
Ini perlu ko, biar someday ga maen asal pilih, Hahahahahah
Setuju…..
tugas kita memang harus meng-edukasi semua orang tentang virus ini. mendedukasi ke semua golongan dan pangkat. karena ternyata banyak orang berpangkat dan orang berpendidikan yang tidak mengerti….
RESPON FOR :
buyung kiu Says:
Maret 29th, 2011 at 10:43
Kalo lo pengen nanya ke dia, datang aja langsung, gak usah koar-koar di media kayak gini. Kalo memang maksud lo untuk jatuhin dia, Te o pe be ge te de. Tujuan lo bisa kesampaian. Tapi menurut gua si, roda tu berputar, kadang di atas kadang di bawah, mungkin sekarang saatnya si Tipatul salah omong, siapa tahu bulan depan lu salah tidur … Maksudnya lu ketiduran di sebelah tunangan lo, ternyata ada yang ngebocorin ke media … Siapa tahu …
—–>>>>NIH PEMUJA ATAU SIMPATISAN PARTAI JENGGOT MUNA??
kalo tidur sama istri siri masuk koran bagmana??
cuma heran saja, kita manusia gak ada yang bersih dari dosa, mbok yao jangan komentar yang memvonis orang lain seolah olah dia sendiri bersih dari dosa dan yakin masuk surga, kalau mbak melanie bicara seperti ini mgkn ingin mengklarifikasi bahwa orang yang terkena AIDS bukan hanya karena pelakunya berbuat dosa tapi karena kesalahan pihak lain dan menjadi korban entah dari orang tuanya atau dari jarum suntik atau tertular dari suaminya yang suka jajan. jadi hati-hati kalau komentar terutama yang menentang mbak melanie.
salut ma bapak tifatul, cermin yang baik dari tabiat para pemimpin negeri ini, lanjutkan pak cara bapak menyampaikan pesan-pesan,
Saya terkesan dg cara mbak melani berusaha menahan diri (emosi), tapi pada sisi ini saya melihat ada pengaburan masalah, yg dimaksud lain yg menanggapi lain…, saya melihat yg disampaikan pak tifatul s. ada benar nya kalau kita melihat dari sisi baik nya, tapi pernyataan ini akan kelihatan sedikit salah kalau kita melihat dari sisi sebaliknya…., dan juga kita akan melihat kesalahan BESAR dari pernyataan ini jika kita membesar2kan sisi negatif nya. untk mbak melani dan kawan2 semua ketahui di daerah saya, Duri- Riau, 95 % penderita HIV adalah dari golongan penganut sex bebas, baru2 ini diadakan kembali studi oleh dinas terkait…dan hasil nya ada peningkatan penderita yg sangat mengkhawatirkan ( saya lupa angka pasti nya), nah…… kalau kami org Riau apa yg disampaikan Pak Tifatul ada juga benar nya…., trimakasih, salam.. Ngsh..
Yah kita emang tgl d negara dmana org tolol bsa jdi mentri..mau ngomong ap..
Posting yang bagus. U rock sis.
jangan steorotip terhadap kaum tertentu bahkan dengan ODHA sekali pun karena mereka tetap punya hak hidup dan hak dihargai oleh orang lain. Untuk teman2 dan diri kita sendiri selalu ambil hikmah dari semua kejadian. Ambil positifnya bisa saja TS sedang khilaf saat berkomentar karena beliau juga manusia sama seperti kita. Apa kita juga tidak pernah salah dan khilaf????
Begitulah manusia, ketika ia merasa jadi korban maka ia kan menyalahkan orang lain begini dan begitu, harusnya mereka begini dan begitu menurut ukuran kita. bukan kah betul apa yang dikatakan pak tifatul. yang begituan kan karena ulah loe aja. jangan nyalahin orang lain lah, koreksi dirilah…!
hhhaaa,,,,,
mb melani bahasanya baku, ckup berpendidikan dan wajib di contoh buad pelajar seperti saiia ,,
dear mba melanie…. salut buat tulisan mba….saya ijin publish ke twit ya mba,,,,
sayang yaa..surat mba blm dijawab sm pak’ mentri…
dan sayang sekali masih ada orang berpikiran sempit yg tidak setuju dengan surat mba… skali lagi kan dsni mba hanya menekankan bahwa pengidap ODHA itu bisa disebabkan oleh beberapa sebab, jgn hanya krn “ITU NYA DIPAKE SEMBARANGAN” kan rasa nya tidak adil… bgmana dengan orng yg murni terkena virus itu krn jarum suntik, ato karena turunan dari ortu nya, kan kasian…udh terkena penyakit yg menjadi bawaan lantas dihakimi orang dengan julukan “ITU NYA DIPAKE SEMBARANGAN”…..
@mba rini “Sy pikir pun lisan anda juga pasti pernah mengatakan kata-kata yg tidak seyogyanya.. coba tnyakan pd hati Anda dan orangtua Anda, bagaimana Anda betutur kata pada orang tua atau suami anda terdahulu? jujurlah..
Terimakasih atas perhatiannya luar biasa pd Pak TifatuL” ==> mba, tidak ada orng yg sempurna di dunia ini, termasuk saya,mba, mba mel dan pa tif….tp dsni adalah pa’ tif adalah salah seorang pemimpin di negara ini yang seharusnya tindak-tanduk nya harus bisa dijadikan contoh oleh seluruh rakyat INDONESIA….bukan menghakimi dan melihat suatu masalah hanya dr 1 sudut saja!!! seharusnya kan kata2 yang keluar dari seorang pemimpin itu bisa lebih sopan dan tidak menyakiti perasaan orang lain. terima kasih semoga mbak mengerti…
@pa Heri “Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?” ===> yang anda maksud “kami” itu siapa? saya rasa mba mel tidak mempromosikan kebebasan,diskotik,tato,sekularisma,glamour kpd siapapun…biar itu menjadi pilihan jalan hidup seseorang, kita tidak usah/lgsng menilai bahwa orng yg pergi ke disko/punya tato berarti orng yg tidak benar!!! kita hidup dijaman modern pak’ dan kita hidup di negara pancasila dimana kita harus bisa melihat perbedaan itu secara indah…klo anda takut, anda dan anak2 anda terjangkit oleh apa yg anda sebutkan, berikanlah pengertian yang baik kpd mreka menganai hal2 tersebut, saya yakin klo hal itu tidak sesuai dengan akal mereka, mereka pasti tidak akan suka, jangan hanya menyalahkan orng lain…toh klo kita punya wawasan, keyakinan dan iman yg cukup pasti kita bisa menelaah segala sesuatu dengan cara pandang yg positif…bukan hanya menyalahkan orang lain…. terima kasih….
maaf apabila ada kata2/kalimat yg kurang berkenan…
“mari kita lebih saling menghargai sesama umat manusia, mari kita bersama-sama wujudkan perdamaian”
mba mel ur rock…!!!
Takut akan allah mulanya kecerdasan dan berkat.
Takut akan manusia adalah orang munafik yang tidak punya iman.
lebih baik kaca diri masing2
Pa Tif Kaca diri, Mbak melanie juga Kaca diri.
jgn gampang nyalahin orang, apalagi dipublikasikan. itu Aib.
Jauhi Aids = jaga diri untuk tidak gaul bebas kayak ****n
saya coba mengambil jalan tengah…manusia tempatnya khilaf dan dosa…ketika terjadi berusaha meminta maaf dan bertaubat…..mengkritik dan merubah seseorang itu sangat dianjurkan..asalkan dengan cara yang baik dan bijaksana…semoga menjadi pelajaran buat kta smua…
“Mulutmu Harimaumu”…ternyata menjaga lisan tidak mudah..bahkan utk seorang Menteri sekalipun..apalagi berujar di miniblog jejaring sosial yg punya follower banyak…
buat Mbak Melanie yang “notabene adalah rakyat Indonesia biasa, pendidikan seadanya, tapi minimal saya punya hati nurani”. Saya ulangi tulisan Si Embak “Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik .” He… rupanya anda menulis tapi lupa untuk membaca. Ya semoga kita semua INTROSPEKSI.
Tidak hanya membuat tulisan yang seperti TONG KOSONG tanpa memberikan SOLUSI. JADI sebenarnya ANDA dan YANG anda TULIS kepada si BAPAK adalah sama karena itu cerminan yang anda lakukan = DO NOTHING. ha…
JANGAN MARAH karena ini hanya sebuah tulisan yang KOSONG juga
pengen numpang tenar dia mbak. gak tau etika komunikasi juga jadi menkominfo
sebelumnya maaf mb,saya agak sedikit berbeda pandangan..BOLEH kan..!!
Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma “itu” yang ada di kepala mb.. he3x..
mungkin saya sama dengan mb,begitu latah dengan istilah “itu” dengan konotasi yg itu,mungkin kita sama2 p*rno aja..he3x..btw klo benar itu yg dimaksud,ga salah juga kok,kan secara medis juga dah terbukti..jadi..ga salah dong kalimatnya..
lanjut..klo dilihat lebih jernih/bersih kata ‘ITU’ jg bisa berarti menunjuk kata benda yg dipakai…saya kira kita semua setuju jika yg dimaksud ‘ITU’ adalh kata benda(conth mungkin “ITU” =jarumsuntik) maka ga salah dong ungkapan kata2 jika jarum suntik di pake sembarangan bisa jadi penyebab….
jadi apanya yg salah..mungkin saya sedikit memberi masukan sm mb..sebelum coment ttg menkominfo ini..baiknya mb tidak berprasangka buruk dulu..diakui ato tidak mb jg sudah menebarkan kebencian pribadi mb terhadap “dia”…salam damai..
@jay,
apa bener itu jawaban dari Sembiring??
klo bener, kok jawaban nya kayak anak gw yang masih TK yah..??
Yup biasa saja nih.. Cuman emang kebanyakan orang menilai orang lain secara subjektif (penilaian thdp orangnya bukan perilakunya) jadi yaaa wajar saja orang tersebut terus diserang setiap kalimat bahkan kata yg dikembangkan sampai jadi paragraf2. Luar Biasa. Pokoknya semua pejabat pemerintahan sama buruknya.. Kesalahan sedikit seorang pejabat mulai dikaitkan kesana kemari.. Mantaps..
Jangan salahin orang kalo melihat penampilan Sdri.melanie kemudian berinterpretasi bhwa sdri sama kayak wanita2 yang ya gitu deh…. Ini penilaian subjektif..
Bagus … bagus … bagus … bold … bold … bold … semoga pak Presiden juga membaca, selanjutnya negara kita (dengan optimisme tinggi) di masa mendatang akan memiliki jajaran menteri yang lebih berkualitas.
Seorang menteri tapi mulut nya kg dijaga!!tidak cakap kau tifatul,turun sajalah!!!buat malu saja!!saya doain km kena AIDS!!!!!
Baik sangka aj mbak. yang disebut baru 1,yg lainnya blm sempat kali
sebaiknya seneblum komen banyak-banyak, diklarifikasi dulu kepada ybs. agar tidak terjerumus pada perbuatan yg sama
huft….. dy cuma bsa pandang ODHA tu sebelah mata!
coba dy yg jd ODHA gmn hayo???
saya rasa tidak usah diperdebatkan apakah mbak melanie benar atau salah, juga tidak udah diperdebatkan statement mr.tif benar atau salah. tergantung masing-masing pihak liatnya dari sudut mana. dua-duanya mengandung kebenaran; maksudnya statement mr.tif benar hanya bagi orang-orang yang tidak mengerti bagaimana menjaga ‘ITU’ nya. surat mbak melanie juga seratus persen bener. tanpa melihat kekurangan dua orang tersebut, baiklah kita mengambil suatu hikmah yang baik saja. namun yang perlu kita sebagai masyarakat indonesia cermati bahwa duduk permasalahan disini adalah mr.tif sebagai pejabat negara, publik figur serta pribadi yang seharusnya mengayomi rakyat janganlah dengan gampangnya mengeluarkan statement yang dapat menyakiti hati rakyatmu. semoga ini dapat menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan partai politik untuk menempatkan manusia-manusia bijak dan arif untuk menjalankan roda pemerintahan. rasanya malu ya kita bangsa indonesia dimata dunia bahwa ada menterinya yang menjadi sorotan dan buah bibir masyarakatnya berkali-kali. apakah pemimpin tertinggi bangsa ini masih perduli dengan masalah-masalah seperti ini?
ini pesanan partai nggak ya…? klo bener2 tulus syukurlah tapi klo koreksi ini pesanan PD berat juga nih….
Bravo mbak mel.
Life style terbentuk oleh yg namanyw pribadi. Yg penting jd diri sendiri.
Ingat, walau mereka ODHA mereka tetap warga negara Indonesia yg wajib dilindungi keberadaannya. Tanpa mereka kita tdk pernah belajar ttg HIV AIDS. Tanpa mereka kita hanya menganggap tabu ttg penyakit itu. Sadarlah, menjadi ODHA tdk mudah. Mereka membutuhkan pengakuan sosial untuk tetap hidup. Makanya empati dan simpati itu penting. Mari bermuhasabah diri.
kenapa mba? pamornya lagi turun ya?
terlalu lebay,,masalah gini ja pake berkoar2 di media,,,kcuali klo lo nya ngerasa prnah…….?????,,tp saran gw sih mendingan lo nulis di blog dengan tema yng lebih berguna untuk bngsa ini,,bukan untuk jatuhin orang lain atau pejabat….
sama2 cari sensasi..
Jangan jadi kompor mba
moga2 ITUnya melani trjg dg baik..g’ d bgi2 gituloh…….kwkwkkwkwk
yaelah..sensi amat, ambil positifnya aja, tiap orang beda persepsi atas “ITUNYA” kan bisa jadi tangannya yg dipake buat suntik, intinya, “ITUNYA” apapun itu harus dijaga, baik “ITUNYA” bermakna positif ataupun negatif, peace
orang baik tdk akan merendahkan org lain, kalau diperhatikan yg terjadi sebenarnta masalah persepsi, “itunya” yg dimaksud pak tifatul bisa berarti memang benar “itunya” bisa juga yg lain misalnya tangan,kaki,mulut dll, makanya sbg menkominfo pak tifatul harusnya berbicar dg tegas dan jelas supaya tdk terjadi multi tafsir bagi yg dengar, tapi sedikit kritik untuk pak tif, mungkin supaya tidak sembarangan menggunakan “ininya” bisa mencontoh para elit PKS yang berpoligami maksimal 4 org. cuci tangan sampai bersih sekian dan terima kasih
Repot banget dah.
Emang itu nya itu apa to?
Jangan jangan itunya itu bukan itunya yang dimaksud mbak melanie.
Tanya dulu mbak, jangan asal surat suret surat suret aja.
Mau numpang terkenal pa? Caranya gak gitu lagi.
Bikin prestasi, jangan cuma kritak kritik gak jelas.
Nih yang ngomentari juga banyak yang aneh.
Gak tau itunya itu apa, udah mbahas ngualor ngiudul gak karu-karuan.
Buat idup lo pade berarti, gak usah sekedar idup dijajah arah angin.
teleq…
100 buat mba maju terus…….
Dear Melanie..,
banyak sdh comment yg brnada agree, stuju dn lain2 trmsuk slah satunya saya. Saat sekarg negara kita ini mmang mmbtuhkn org2 yg brani brteriak lantang mengkritik pr pejbat kita yg notabene agknya lupa akan dirinya dn mentang2 pada posisinya saat menjabat sbgai eksekutif di negara ini. Wakil kita yg duduk di lembaga bergengsi dg gaji besarpun seolah sibuk dg performa mreka dg bhs yg kdg tdk kita mngerti apa mksudnya dan apa yg di bcarakannya serta aspirasi rakyat mana yg di wakilinya. Itulah gambaran para manusia yg sdg menjabat di Republik ini.,Enggan tuk di kritik.,di Demo katanya Tau apa.,Seenaknya berucap seolah rakyat negeri ini adalah orang2 Bodoh dan yang Pintar serta tidak pernah khilaf hnyalah mereka yg sdg menjabat.
Oke Mel….salut atas kberanian yg sdh km lakukan..,rakyat kita memang membutuhkan Trigger2 spt dirmu agar muncul Melanie2 lain shingga para pejabat negeri ini lebih berhati hati dan lebih Menggunakan OTAKnya terlebih dahulu sblum mngeluarkan pernyataan.
slamat berjuang,
semua berita perlu diselidiki dan diklarifikasi..
setelah searching2, ternyata pak tiffy hanya mengutip perkataan mantan menkes prof sujudi saat kampanye anti penularan AIDS.
Isi twit nya gini “5. Kata Prof. Sujudi, mantan menteri kesehatan, agar mudah diingat singkatannya AIDS=Akibat Itunya Dipakai Sembarangan.”
Tifatul kemudian merespons kembali dengan memposting tweet, tidak ada di TL (timeline) 1-6 penstigmaan terhadap penderita HIV/AIDS, justru agr hati2 virus.
Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2010/09/30/brk,20100930-281743,id.html?page=3
Kasihan pak tiffy yg jadi korban..
masalah clear..
ba klo mo mengomentari commen orang laen..coba instropeksi diri sendiri..
buka aurat, hidup glamour, tatoan…itu aja biasa d nilai kepribadian seseorang..
tulisan yang tidak berbobot sama sekali,,,
kelihatan pengetahuannya cetek, tak pernah baca berita kali ya.. dah jelas2 penyebab terbanyak itu karena sex.
banyak orang yang syirik keknya, berita negatid terus dari kemaren2 yang ditampilkan, kapan negara ini maju kalau masyarakatnya suka menebar aib.
ne suratnya di bayar berapa ya? keknya banyak dapat duit ne yang nulis suratnya
surat gak bermutu, si penganut sex bebas.. ya apa iya.
mba’ melanie dr surat anda kok bnyk bnr ya mba’ kata “itu”
sy dah baca brkali2 mba’.tp ttp ngak ngrti apa yg di maksud kata “itu”
“itu” nya apa sih mksd nya mba’????
“itu”nya siapa mba”?punya pak biring ya?
alah….ngak tau lah mba’
sy mah ngak ngrti….
org awam yg tulalit komunikasi dan informasi karena di pimpin mentri yg sbnrnya ngak tahu berkomunikasi dgn baik,benar,& sopan….kayak “itu” tuh……
hehehehheheh
twitter hanya bbrp karakter….. kl mau tanya jelas e-mail/hub. saja ke tifatul mbak, jdnya kok tendensius dibungkus kata2 lugas… siapapun jg tau pnyebab negatifnya kbanyakan dr penyalahgunaan alat kelamin, korbannya bs ke anak yg di lahirkan, suami/istri, donor darah yg salah alamat,dll. alay ah… pk siapa yg pintar atw siapa yg enggak…. ingat mbak itu twitter bukan blog, yg memiliki keterbatasan dlm karakter, berapa juta thema yg bakalan mbak “komplain” di twitter yg isinya jg karakter trbatas, krn kbanyakan jg memerlukan penjelasan, bg yg “OOT” , jangan salah maksud dl…. positif thinking… peace ah…
sebaiknya tinggalkan seks bebas, dan berhati hati terhadap semua aktivitas yang menyebabkan kita tertular HIV-AIDS
saya rasa, ANDA benar dan PAK TIFATUL juga benar. Tergantung bagaimana cara pandang dan obyek yang dibicarakan.
Ada baiknya, sebelum anda berkomentar sebaiknya anda cerna maksud dari apa yang disampaikan. sehingga tidak salah persefsi.
Saya rasa. Pak Mentri yang berpendidikan TIDAK sebodoh apa yang anda bayangkan.
For Melanie Subono,
“Udah lama ga tenar ya” kecian deh loe….loe pikir diri loe udah banyak berguna buat negara?? hehe..namanya juga manusia bisa khilaf ko’..cepatlah bertobat sebelum terlambat dengan dosa yang bertumpuk2…semoga kita semua selalu diberi hidayah oleh Allah SWT untuk melakukan hal2 yang berguna untuk di dunia dan akhirat, aamiinn Ya Rabbal ‘Alamiin…
Kenapa ODHA ini sptinya terlalu dibela2in seakan2 mrkalah yg paling parah menerima perlakuan dari masyarakat. Malah berkesan diskriminasi thd penderita penyakit2 laen. Apa mentang2 lagi trend? Ababil ya mba, fanatik buta sama trend. Mba! Masih sgt byk org2 kaya yg ngerasa ji2k salaman sama org miskin.
Andai yg dimaksud TS (tifatul sembiring, bukan starter, he3x) “itu”nya bener kelamin, bukankah bener bhw make kelamin sembarangan bisa kena HIV?
Lantas apa yg dilakuin bokap elo, mba? Bukankah memfasilitasi penempelan kelamin pada lawan jenis? Kalo yg terpaksa nempel di bis & kereta mah krn mrka sanggupnya naek itu, berdesak-desak ria.
Mbak Melanie yang (terkesan) cerdas, apakah mbak mengakui HIV/AIDS itu, salah satu penyebabnya karena ITUNYA DIPAKAI SEMBARANG. Kalau ya, berarti Tifatul hanya menyebut satu contoh. Trus, apanya yang salah…? Surat Anda terlalu lebay….
@rian
Om, ikutan detikforum aja om, terus jawab yg di bawah ini:
http://forum.detik.com/bebaskan-selly-t248290.html
Bebaskan Selly!
Toh yg payah ya para korbannya. Salah sendiri mau aja dikibulin, terprovokasi. Knp gak se-maximal2nya & terus2an selalu always perkuat pertahanan diri sendiri? Jgn sekalipun nyantai. Biarkan seluruh potensi & realisasi kerusakan nonkekerasan & nonpaksaan merajalela di lingkungan kita; kalo terpengaruh ya salah sendiri, salah bokap nyokap & salah bpk&ibu guru.
Hal lain, terkait dgn banyaknya trik2 marketing & diskon boong2an para pelaku usaha, katanya pemerintah akan nertibin melalui regulasi. Gak usahlah! Konsumen supercerdas pasti gak bakal ketipu. Sbaliknya kalo ada yg terpengaruh ya brarti dia yg payah & itu salahnya sendiri, salah ortunya, salah guru2nya. So, biarin diskon boong2an merajalela di mall2.
BPOM juga gak perlu razia2an makanan minuman. Konsumen supercerdas pasti terhindar dari hal2 yg merusak. Kalo ada be2rapa pihak yg terlanjur mengkonsumsi makanan kadaluarsa or ngerugiin kesehatannya, ya itu salahnya sendiri gak extra hati2, salah ortu & guru2nya juga.
mba jawab dong mba, komenk yang kontra dengan pendapat mba, yang minta jawaban sama mba. jangan cuma minta respon saja. tapi respon juga orang yang minta direspon sama mba.
saya mau tanya mba, apakah bener semua orang yang mengidap HIV sepemikiran sama mba ? atau berapa 1,2,3……100 orang ?
jika memang ada. lebih baik mba bawa orang itu ke pak tif. bilang !, ” pak ni ada orang sakit hati krn komenk bapak di twitter”. jangan orang seolah2 orang berfikir, lah yang sakit aja ndak masalah dengan komenk pak tif, eh ini orang malah yang marah sama orang lain -dengan seolah2 menjadi pihak yang menjadi obyek diskusi- karena didasari perbedaan prinsip hidup yang dijalani.
lagian postingan mba, sama sekali tidak ada solusinya dalam pencegahan HIV. sedang, tweet pak tif, jelas sekali mengingatkan bagi yang tidak terkena untuk hati2 dengan ‘ANU’-nya eh ‘ITU’-nya atau bagi yang masih sembarangan dengan ‘ANU’-nya eh ‘ITU’-nya, udahlah berhenti sebelum terlambat. walaupun memang bisa berpotensi menyinggung orang lain yang kenanya bukan karena sembarangan pake ‘ANU’-nya eh ‘ITU’-nya.
mbak ini terkesan cerdas, tapi terlalu dangkal pemikirannya untuk menafsirkan istilah “ITU”-nya Mr. Tif…. (hasu sensasi aja)
SEMUA ORANG PUNYA SALAH. YAH…. CUMA SALAH UCAP DIKIT AJA UDAH KAYAK KEBAKARAN HUTAN… HEBOHHHHH!!!!
UDAHLAH DIMAAFIN AJA.
UCAPAN ITU KHAN CUMA MENGUTIP PERKATAAN MENKES YG DULU…
DAN MHN PAK TIF GA USAH MENGULANG KESALAHAN YA…
UDAH DAH GA USAH REPOT…
Virus HIV (penyebab AIDS) ini, sebenarnya bukanlah virus yang ganas. Penularannya pun tidak semudah seperti penularan virus influenza. Memang tidak dipungkiri kalau bibit penyakit AIDS ini terdapat pada semua cairan tubuh penderita AIDS. Tapi, yang terbukti berperan dalam penularan AIDS ialah air mani (sperma), cairan alat kelamin wanita dan darah.
Secara demikian, cara penularan AIDS terjadi terutama melalui: Pertama, hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi AIDS. Cara hubungan seksual melalui alat kelamin, dubur maupun mulut sangat rawan untuk penularan AIDS. Kedua, transfusi darah yang sudah terinfeksi virus AIDS. Aplikasinya bisa melalui jarum suntik dan alat tusuk lainnya (tusuk jarum, tatto, tindik telinga) yang bekas dipakai oleh orang yang terinfeksi virus AIDS. Ketiga, ibu hamil yang terinfeksi virus AIDS dapat menularkan kepada janin dan bayinya.
Lengkapnya di
http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/10/26/siapa-tokoh-kunci-penularan-aids/
A Arda Dinata : Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia
halah.
bisa aja propagandanya
###########################################
Kiki Andriyoko Says:
Maret 29th, 2011 at 18:18
Subhanallah ,,, kakak Melanie keren banget, ini baru namanya Anak Indonesia Gaul dan Budiman, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan raga, jiwa, hati dan pikiran, rizky yang mencukupi kehidupannya, serta dijauhkan dari segala mara bahaya untuk kakak Melanie Subono, saya hanya bisa mendoakan kak mel, nggak bisa komentar apa-apa, tapi yang jelas, aku bangga padamu kaka Melanie Subono, salam sejahtera untuk kita semua rakyat jelata yang cerdas dan berhati nurani.
###########################################
pake bawa2 Allah lagi. huhps
surat lebay!
cari muka ya, mbak?
ITU YG DIMAKSUD : - JARUM SUNTIK YG DIPAKAI SEMBARANGAN.
- IBU YANG MELAHIRKAN SEMBARANGAN, BISA
SEMBARANGAN CARI SUAMI, MAU SEMBARANGAN DI
SUNTIK, DLL
- BIBIR YG LAGI SARIAWAN DIPAKAI CIUMAN
SEMBARANGAN.
- DLL, DLL, DLL BANYAK ITU YG SEMBARANGAN.
KITA BOLEH / HARUS SIMPATI PADA MEREKA, TAPI HARUS / MUSTI DAN WAJIB MELINDUNGI MEREKA YANG BELUM DAN TIDAK BOLEH MENJADI ODHA, BAGAIMANAPUN CARANYA.
Wahai para pembela kemaksiatan, sadarlah azabmu segera tiba…Sebenarnya yg ga sekolah siapa sih…ITU nya kan luas, kalo lo mendiskripsikan dalam bentuk yang kotor berati otak lo yg kotor. Asal lo tau aja asal muasal penyakit laknat ini berasal dari kemaksiatan yg lo bela-belain….Kalo lo sekolah lo harus tau tuh prosesnya kaya gimana…ingat ga lo hukum newton 3..F aksi = F reaksi.. kalo nenek moyang lo dulunya ga maksiat nih penyakit ga akan ada…OON lo.
eit jangan marah pan katanya demokrasi…sorry gw ga sekolah jd sopan santun gw biasa-biasa aja.
salam Tobat
well, just trying to clear up some ‘things’…
First, according to CDC statistic, it’s TRUE that the biggest method for HIV transmission is sexual intercourse (or specifically, man-to-man homosexual intercourse). You can all see that FACT at: http://www.cdc.gov/hiv/topics/surveillance/basic.htm#hivaidsexposure . So, based on those statistic, showing too great differences in number between HIV transmission due to sexual intercourse compared to other method, we really can safely assumed, that the most contributing method for HIV transmission IS sexual intercourse…
Second, I’m not too sure what the complete sentence that Tifatul used really was, but if Melani only quote this part of sentence: ” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” then I assume, it was that part that Melani felt the most important thing at Tifatul’s comment. Then again, still I confused, since if we’re only refer to that part of sentence, then at what part, Tifatul really referred to sexual intercourse? Wasn’t the writer the one and only that relating “ITU” with something about sexual intercourse? Wasn’t the writer’s mind that (in questioned) full of sexual intercourse things?
sampai kapan sich kalian menghujat orang….? Apakah kalian merasa suci, dan benera?
Hai…para pemberi komentar…bercerminlah baru berkomentar.
SALUTE
Terlalu berlebihan….
Sepertinya masih banyak masalah yang dapat diangkat di negeri ini!
Hmme…..Manusia itu memang gampang sekali melihat kesalahan2 orang…..
Maklum! Padahal kesalahan besar yang orang lain lakukan lebih besar di depan mata…..
Terlalu mencari-cari sensasi :0 Mungkin
Saya tidak mau banyak berspekulasi atau ikut2an cari sensasi! Maaf!
cuma gara2 ‘ITU’ yang maknanya luas jadi geger gini…lebay ah
Tak ada manusia yg sempurna …
Janganlah mengolok2 orang lain , ketika kita sendiripun tak terlalu baik ..
Keduanya pinter , cerdas , dan ilmunya tinggi … Sebaiknya tidak usah diperpanjang , sama2 warga negara tak elok lah ..
mbak melamie itu lebih bijaksana jika mengklarifikasi kata2 langsung ke pak tifatul..anda mencerna kata2 itu mentah sekali..malahan anda itu dipenuhi dengan kata-kata kebencian..
Ada yg kontra bilang, setiap orang bisa salah. Oke. Terus kalo anti AIDS, knp masih mengkampanyekan gaya hidup seperti itu. Oke lah, reasonable.
Menurut saya, semua yg berlebihan itu pd dasarnya enggak baik. Dan setiap jalan/gaya hidup/pekerjaan, ada resikonya. Kalo mau aman banget, gk kena AIDS, masuk angin, sakit flu, sakit tangan, sakit urat, dll, ya nggak usah kerja, nggak usah hidup juga sekalian. Ya toh? Nyebrang jalan aja beresiko. Bayi pas dibrojolin dari rahim ibunya juga beresiko kena penyakit.
Orang2 seperti Mbak Mel, punya gaya hidup dan pekerjaan (yg rentan AIDS) seperti itu, merupakan pilihan dia beserta resiko yg harus diterima. Sama halnya dgn pekerja kasar yg beresiko kena penyakit macam2, atau seniman yg beresiko dituding melakukan pornografi (hanya karena melukis gambaran wanita telanjang sbg reprentasi keindahan, misalnya). Masa kita lantas bilang : kalo gak mau sakit, jangan jadi pekerja kasar. Kalau gk mau dituding, jangan jd seniman. Hey bung, tiap manusia punya impiannya sendiri. Perlukah lalu kita bilang, kalo nggak mau dapet penyakit/berbuat dosa, jangan minta dilahirkan. Loh..?
Jadi buat Pak Tif yg baik juga, ijinkan saya berkritik sebagai berikut : Kalo anda main Twitter, lalu jd Mentri Menkominfo, jelasnya segala ucap anda di media juga akan dilihat, dinilai, dan dikomentari oleh masyarakat. Jadi kalo anda nggak bisa jaga omongan, jangan main Twitter. Kalo anda mau tetap main Twitter tapi nggak mau dikritik, jangan jadi pejabat…. Mendingan jd masyarakat biasa aja, yg dikenal bodoh dan asal njeplak, jadi kami juga nggak akan repot2 mengkritik anda. Anda ini dikritik karena jabatan anda nggak sesuai sama kelakuan anda di media.
Gitu loh.
Pak Tif…..Sy yakin, salah satu atau lebih dari keturunan anda ( Max 7 turunan ) akan ada yg terkena HIV / Aids. Percaya dech….DIA tidak buta dan tuli!!!
G: hei ITU loe keliatan..
X: apanya?
G: ITU nya
X: apaan sich
G: dompet loe..
X: oo..gw pikir ‘burung’ gw keliatan
G: otak loe aja ngeress!!!
Saya rasa omongan bpk tifatul hanya merupakan penggambaran salah satu contoh penyebaran aids saja,,,krn diindonesia sekarang bukan rahasia umum lagi kalau sex bebas di indonesia sudah merajalela dan penyebaran aids lewat sex memang terbukti lebih besar drpd penyebaran lewat jarum suntik dll,,,jd tidak lah salah klo bapak tifatul menyinggung soal “itu” sebagai contohny….
Saya rasa mba melanie tersinggung n marah karena kehidupanny tidak jauh2 dari kehidupan glamour, dugem, tato, atau bahkan mungkin sex bebas yg “itu”ny sering dipakai sembarangan,,,,
mbak mel yang cerdas,
beri contoh yang baik, krn mbak juga public figur
jangan seolah2 menganggap sex bebas itu hal wajar…!
jangan habiskan waktu anda menulis surat untuk mentri yang khilaf berkomentar di twitter…
Melani justru menanggapinya dengan emosi, aneh kalo artikel segitu ga disebut emosi… bohong deh. Saya rasa sih diambil positifnya aja dari tweetnya Pak Tiff. kalo merasa terkena sindiran dari tweet nya Pak Tiff, ya kenapa gitu loh? artinya apa? merasa lebih peduli dengan ODHA? atau apa?
Dalam kadar yang boleh jadi lebih sedikit, tweetnya pak tiff juga bisa diartikan kalo dia peduli dengan ODHA. Orang kan boleh peduli dengan sesuatu dengan berbagai cara, bukan? sedikit atau banyaknya kepedulian itu, sama dengan kita bersedekah… sedikit atau banyak gak sepenting dari pada keikhlasannya. Melanie kan beragama, tau dong?
Love and Peace.
Semoga bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua..
Semoga juga pesan yg dibawakan mbak Mel bisa sampai ke tujuan.
& Semoga sebagai orang yg berpendidikan kita bisa lebih berhati2 dalam bertutur, karena mulutmu harimaumu (tajamnya lidah melebihi pedang)
Saya tidak dukung melani atau Pak tif,..
Yang jelas,…solusinya selain kita berusaha untuk mengobatin yg sdh kena HIV AIDS,..juga harus suruh bertobat juga tuh yg kena HIV AIDS.
TUTUP semua pintu pelacuran,CLub2 malam,dan tempat maksiat lainnya.
Jangan ada kampanye pakai kondom,,,yg harus di kampanyekan adalah tutup semua tempat pelacuran & maksiat.
Hai,,para penguasa / pemerintah tindak tegas pelaku maksiat dan pelacuran,..semogs HIV AIDS bisa terhindar di negri ini.
Assalamu’alaikum…
Ada Sedikit Catatan untuk Pak Mentri dan Mbak Melani
Untuk Mbak Melani :
Kalo dibaca Surat terbukanya Mbak cukup baik…hanya kurang PAS cara penyampaiannya…saya rasa ndak perlu mencari masa untuk masalah ini, jika kiranya kurang berkenan cukup kirim surat ke Pak Mentri dan minta tanggapannya segera, Kalo kita amati sesungnya tidak ada manusia yang sempurna selain Nabi Muhammad SAW
Sedangkan Untuk Pak Mentri :
Jabatan yang Bapak duduki sekarang adalah Titipan Allah, cobalah untuk lebih bijak mencari kata2 yang tidak menyakiti orang, karena bapak termasuk Panutan Masyarakat
Selanjutnya, Mohon Maaf apabila saya memberi tanggapan, ini semua semata-mata hanya ingin menyudahi permasalahan ini, kemungkinan Pak mentri pada saat itu khilaf, dan untuk menganulir atau merevisi perkataannya hampir mungkin dikatakan tidak mungkin bagi seorang Mentri, marilah kita berbenah diri untuk menjadi manusia yang berguna bagi sesama tanpa menyakiti satu sama lain, Terima Kasih
Wassalam…
apa yg disampaikan Tifatul sdh tepat dan baik, asal muasal aids juga karena bejad hubungan sex yang tdk sesuai dgn norma agama, tapi dewasa ini byk mereka penganut freesex tidak terima, sehingga memperhalus bahasa menajdi ODHA atau apalah yg kira kira tdk menyentuh pemuja freesex, penganut freesex tdk pernah melarang remaja berhubungan sex diluar nikah asal aman katanya begitu, dan itu menjadi acuan bagi generasi muda saat ini, sementara para pemerhati aids hanya bisa memasarkan kondom, biihh.., mestinya moral yg diperbaiki…..bukan kondom yg ewer ewer kemana mana ketika mau penyuluhan…….
Setuju banget ini disampaikan ke pak Tifatul. Teruskan pemikiran kritis dan keberanian seperti ini Mbak Melanie. Masyarakat perlu tokoh publik yg peduli hal2 etis dan moral semacam ini.
Salam dukungan utk surat ini
Mba Mel, kereeeen!!!!
Seharusnya PAK MENTRI menjadi Contoh dalam Kelakuan PERKATAAN dan perbuatan. Coba yang ga suka sm isi surat ini di baca Baik2 maksud isi melanie, bukan jadi kompor atau membesar2kannya, hanya MENEGUR dengan KASIH kepada BAPAK MENTRI TIFF.
Ini melani kok ngomong sok suci lo, wong ngurusin rumah tangga aja nggak beres. Kapan terakhir orang tuanya ngajar tentang sopan santun. Ngomong kok kayak orang hutan, nggak ada sopan-sopannya.
Siapakah yang memberi hak pada anda untuk menilai tifatul. Ngaca dulu baru ngomong. Semua manusia itu sama dimata Tuhan tau…
Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik.
Jadi lo sama sekali nggak pantes nilai orang lain, sesuai prinsip lo itu.
JIAH!!! ” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ??? itukan cuma sindiran dari akronim AIDS… lagian emang awalnya tuh penyakit dari PRILAKU ITUNYA YANG DIPAKE SEMBARANGAN…. DARI PARA MAHO!!!!! kalo sekarang banyak menular dari jarum suntik dll… itu kan turunannya…. sama aja!!!
UDAHLAH kalo emang peduli… ngga usah tersinggung trus bkoar2 kaya orang SOK PINTER JUGA!!
Betul tuh salah satu komeng di atas…. HINDARI GAYA HIDUP HURA-HURA:
1. YANG BISA BIKIN ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN,
2. YANG BISA SEENAKNYA PAKE JARUM SUNTIK BUAT NARKOBA
3. DLL.
satu lg soal ini:
“Bapak yang baik,
Satu pesan yang diajarkan orang tua, keluarga, suami, sahabat dan agama saya adalah :
jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya . ”
AGAMA lu ngajarin juga ga…supaya ga hidup HURA-HURA yg bisa nyebabin terjadinya FREESEX, NARKOBA dan itu semua…
BASI!!!! CM MO CARI SENSASI!
tifatul hanya mengutip dari orang lain “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN”
dan menurut saya tidak ada salahnya dari pernyataan itu.
kena banget nih:
Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
Widihhh … jadi ini surat apa bukan sih, kalo yg namanya surat kirim ke org nya langsung, itu juga kalo berani
luar biasa mbak
terlepas dari entah mana yang bener, tapi kita semua memang butuh pencerahan dari sisi yang lain juga, seperti halnya mbak yang memberikan pandangan dari sisi yang lain
best regards,
omic cakra
Dear Melanie,
Seandai nya saya adalah Bpk Mentri, Pasti jawaban saya adalah :
“ITU” nya jangan dipake Sembarangan sangat luas artinya bisa: itu pergaulan bebas, Itu jarum suntik, Itu alat kelamin Pria dan Wanita ( Maaf ) dan itu semua bila dipergunakan dengan sembarangan sudah barang tentu menimbulkan dampak penyakit apa saja salah satu nya yang paling berbahaya adalah “AIDS ” silahkan anda adakan survey dan penelitian bila maumembuktikan.
Melanie, Adapun banyak penderita Aids adalah masih perwan dan lain sebagai nya tentu anda yang berpendidikan moderen sangat mengetahui asal muasal tertular nya penyakit tersebut, namun yang saya ketahui adalah dari keturunana nya yang “ITU” nya dipakai sembarangan ( Jarum Suntik, Pergaulan bebas Orang Tua nya di masa lalu sehingga menurunkan Penyakit kepada anak nya atau tertular dengan berganti jarum untuk Narkoba ) itu yang saya pahami dan sekali lagi boleh dikaji lagi kebenaran tersebut.
Melanie, Terimakasih sudah menyampaikan sesuatu yang baik untuk mejadi koreksi saya dan mudah2x an pemahaman yang saya sampaikan pun dapat di diskusikan dengan teman 2x anda atau siapa saja untuk membuktikan kebenran kata “ITU” nya. Salam dari saya dan pesan saya Jauhilah sesuatu yang bisa menimbulkan “PENYAKIT”
mari kita introspeksi diri masing-masing, mungkin kali kita salah ya masih ada yg ingatkan tapi bgm cara mengingatkan perlu sopan santun juga agar tak tambah ruwet tapi saling asah asih asuh.gitu. bgm kita bisa hidup tapi yg penting kan agar bermanfaat or penjernih suasana bukan membuat keruh suasana. niat baik cara baik dn ending baik. insyaallah Tuhan memberikan jalan yg terbaik. maaf sy tdk memihak tp ingin berbuat menjernihkan suasana di dunia yg keruh ini. trimks.
Ah, kalo gw liat gaya hidupnya mah, gw masih lbh percaya si tif dibanding elo mbak
langsung balas di twitternya aja,…
menggunjing untuk menjatuhkan dan mencari dukungan biasanya nggak jauh larinya dari berbalik pada yang berbicara,…
itu pendapat saya,…
dan pesan untuk yang suka ngomong plin plan di belakang,…
PANTESAN AJA KOMENNYA MIRING…WONG YANG KOMEN DOYAN DUGEM…KAYAK DI FOTONYA ITU…KAN MIRIP LAGI DUGEM…JANGAN2 LO PSK YA…?
“Kapankah terakhir kalinya bapak menginjak bangku sekolah ?” .. ….ini masih terkesan sangat emosional mba meskipun mungkin sudah didinginkan sejak lama
“Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh maaf . Kita tidak sedang membicarakan anda” ………….. apakah ini lebih sopan mba’ melanie?
Saya mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan pak. Saya sharing info sedikit, hal tersebut bisa kita dapatkan dari orang tua kita . Bukan dari ITU!…………….. maksudnya “kita” itu siapa ?
Apakah anda tahu bahwa kita bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama kita tidak ada luka terbuka ?……. kata ” kita” yang dimaksud siapa mba’ melanie ?
Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ?
…………………. mau menyangkal kata ITU tapi mengkampanyekan perilaku ITU
itu hanya sebagian sj yang saya ambil, untuk menjadi koreksi. apa mau diulas lebih detil lagi ?
JAWABlah Mba Melanie
sebagai orang berpendidikan, gk sepantasnya seorang tifatul sembiring ngomong kayak gitu…. ingat, mulutmu harimaumu…….
Melani lebih bobrok menurut gw dibanding pak tif, sosoknya aja udah mencerminkan penyebaran aids, what a pathetic bitch
dear melanie
tidak ada manusia tanpa salah
sayang sekali di masyarakat indonesia sekarang, kesalahan2 sekecil apapun dari suatu golongan (partai P*S) dengan senang hati diblow up seolah2 seluruh dunia akan runtuh. Memang resiko dari orang2 yang ber istiqamah, seolah2 seluruh dunia memusuhi nya. salah kata salah sentil itu wajar, coba anda bandingkan dengan gayus tambunan atau para koruptor lainnya, atau para pejabat munafik yang korupsi segunung ngakunya pahlawan mafia hukum.. terima kasih sudah diperingatkan, karena kita adalah manusia
manusia ITU emang banyak kesalahan,,,
tapi harusnya segera menyadari dan minta maaf karna bisa saja menyakiti hati orang lain,,,
makasih buat sist Melanie yg udah ngingetin pejabat ITU,,,
haahaahaahaahaahaa
mba melani yg baik,postingan anda sungguh emosional,sangat malah…. bahkan ada nada menghujat,mempertanyakan kpn p tiff terakhir ke sekolah,walaupun disepanjang surat anad sebut “bpk yg baik..”tp terasa sekali kalimat selanjutnya penuh penghinaan.sy bkn membela p tiff…come on,semua jg tahu asal mula aids itu dr perilaku yg mana,memang akhirnya byk org tidak berdosa jd korban karena efek penularan….apakh anda marah krn yg berkata itu seorang tiffatul sembiring?lalu apa kaitannya postingan ini dgn peristiwa jabat tangan?dunia anda mmg berbeda dgn p tiff,tp bkn berarti p tiff sebodoh yg anda gambarkan di postingan anda ttg aids dsbnya…ayolah mba mel…drpd memaki2 p tiff,bknkah lbh baik sadarkan teman2 anda yg berisiko tinggi tertular aids untuk memilih hidup ’sehat’?suara anda kan lbh didengar mungkin,drpd suara p tiff atau saya yg tidak mereka kenal. salam hidup sehat,mba mel!
4 Bulan Cerai, Melanie Subono Gandeng Pria Baru
Anindhita Maharrani - detikhot
Jakarta Baru empat bulan berlalu sejak perceraian Melanie Subono dan Martuaraja Daniel Pardamean Simatupang alias Raja. Tapi kini, Melanie sudah lengket dengan seorang pria. Menurut wanita bersosok tinggi besar ini, empat bulan adalah waktu yang cukup lama untuk memiliki pasangan baru. “Memang saya belum lama bercerai tapi kan sudah lebih dari empat bulan jadi, why not,” tegasnya saat ditemui di Konser KD 1530. Seorang pria botak bernama Laguna lah yang memikat hati wanita kelahiran Hamburg, 20 Oktober ini. “Kita sudah kenal lebih dari satu tahun yang lalu. Tapi Laguna bukan lah penyebab perceraian saya dengan Raja,” ujarnya buru-buru menambahkan. “Dari dulu saya memang tidak menyangkal ada affair dengan Laguna. Yang saya sangkal adalah bahwa affair ini yang bikin saya mengajukan gugatan cerai. Padahal waktu itu saya mengajukan gugatan baru punya affair,” tandasnya blak-blakan. Rupanya anak bos Java Musikindo Adri Subono ini tidak takut akan tanggapan masyarakat di luaran. “Saya banyak dapat tanggapan miring. Intinya saya tahu apa yang saya lakukan salah, mantan suami saya pun tahu dari mulut saya sendiri,” lanjut Melanie. Apa yang membuat Melanie tertarik pada Laguna? “Kalau dulu saya merasa banyak ketidakseimbangan dalam hidup saya, sekarang saya sudah menemukan itu. Bedannya dengan yang dulu adalah Laguna itu seorang pekerja keras, di adalah seorang pekerja seni,” tuturnya. Namun demikian menurut Melanie, Laguna bukan lah pasangan jiwa atau soulmate nya. Lho kok? “Kita bukan soulmate, mungkin lebih tepat dibilang partner in crime. Kita bisa pacaran terus menit berikutnya berantem seperti anjing dan kucing,” kata Melanie seraya tertawa. Hubungan yang sudah dijalani keduanya selama lebih dari satu tahun ini rupanya tidak main-main dan mengarah ke jenjang pernikahan! “Saya memang trauma tapi bukan berarti saya nggak mau kawin lagi. Saya mau married lagi, punya anak dan keluarga tapi belum sekarang,” paparnya.(dit/)
Pro dan Kontra adalah hal biasa dalam melihat sesuatu, yang pro banyak dan yang kontra juga banyak.
Tapi hampir semua yang kontra bias melihatnya kok jadi ke pribadi? Yang dipermasalahkan adalah cara berbicara sebagai seorang menteri, thats all memang tidak pantas dan kurang arif..
Kalau semua melihat pribadi… percayalah tidak ada manusia yang sempurna dalam menjalankan hidup!!! Itu sebuah kritik membangun kok ? kenapa kok jadi lihat pribadi….? Apa kalau yang bikin suratnya buka melani subono akan kah kehidupannya jadi bersih dan berhak mengkritik? Tidak juga kan… bangsa ini memang susah berbesar hati… selama positif dan kritik yang membangun…lanjutkan…
telo Says:
Maret 30th, 2011 at 11:19
sebelumnya maaf mb,saya agak sedikit berbeda pandangan..BOLEH kan..!!
Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma “itu” yang ada di kepala mb.. he3x..
mungkin saya sama dengan mb,begitu latah dengan istilah “itu” dengan konotasi yg itu,mungkin kita sama2 p*rno aja..he3x..btw klo benar itu yg dimaksud,ga salah juga kok,kan secara medis juga dah terbukti..jadi..ga salah dong kalimatnya..
lanjut..klo dilihat lebih jernih/bersih kata ‘ITU’ jg bisa berarti menunjuk kata benda yg dipakai…saya kira kita semua setuju jika yg dimaksud ‘ITU’ adalh kata benda(conth mungkin “ITU” =jarumsuntik) maka ga salah dong ungkapan kata2 jika jarum suntik di pake sembarangan bisa jadi penyebab….
jadi apanya yg salah..mungkin saya sedikit memberi masukan sm mb..sebelum coment ttg menkominfo ini..baiknya mb tidak berprasangka buruk dulu..diakui ato tidak mb jg sudah menebarkan kebencian pribadi mb terhadap “dia”…salam damai..
sy respect dgn tulisan mu, mudah2an pedulimu tulus.. sy jg tdk spakat jika kpedulian dan pnghrmatn pd korban aids dinistakan.
tpi mmbaca tulisan tajam mba, kok seolah mengoyak2 hal lain2 dan tersurat mnyimpan tendensi hasad yg sdemikiannya.. hemm, dari nila setetes.. mba balas dengan berember2 prnyataan, yaa kenapa yaa, sy kok lebih mlihat ada character assasination di sini..sedemikian bencikah mba dgn konten nilai yg di bawa.. just be fair mba..
mba mmbawa2 pngertian ttg akar agama..yg sependek pengetahuan sy, say, anda, teman2 dsini, dan juga bs jadi pak tif… memiliki dasar kecenderungan nilai yg tdk jauh brbeda. ngrti ga? maksud sya..fitrah kita smua sama mncintai yg baik dan tdk mnyukai yg buruk.. hanya turunan penafsiran sj yg brbeda2.. ga mesti serta merta mba 99 % bersebrangan dg beliau.. jika betul2 diuraikan prinsip masing2 secara fair.. disinilah masalah komunikasi dibutuhkan. betulkah mba benar2 sdh PAHAM apa yg ada di benak & prinsip bliau??? sejauh itukah penilaian mba atas sebuah statement seorang Tifatul, yg jg sma dg kita, hnya manusia biasa….
keburukan2 itu kan hadir krn mba munculkan dengan menggali kemana2 (merembet) dr sbuah prnyataan..
INGAT MBA.. kl sj mba sadar, SERINGKALI KITA TRJEBAK DENGAN ASUMSI, PEMIKIRAN DAN BAHKAN PEMBICARAAN KITA SENDIRI, padahal amat relatif!
Sedih melihat anak bangsa ini selalu meributkan hal2 yg kecil, sepele dan berusaha membuat nya menjadi besar…, ditengah kemelut ekonomi, pendidikan, kesehatan, moralitas…..dan lain lain….. kenapa kita masih sibuk memikirkan tetek bengek hal2 yg tidak begitu krusial…., saya tdk setuju sepenuh nya dg pernyataan pak tiffatul…, tapi surat yg mbak melani buat juga terlalu berlebihan….., saya melihat pak tif memandang sempit permasalahan ini…saya berharap pak tif menjawab surat ini, namun mbak melani menanggapi dg nada sangat membenci…, coba lihat kembali tulisan mbak yg menulis “Bapak yg baik” berkali2….., saya melihat mbak melanee sdh sangat membenci pak tif sejak lama……., ayolah…mbak…mari… koreksi diri…., semua org bisa silaf…, dan silaf seseorang tidak perlu di umbar sedemikian besar….., seakan2 kita tidak pernah berbuat salah…..
saya mendukung tulisan melanie
maaf mas jonki, saya orang yang hidup di pesantren. saya tau intelektualitas orang pesantren.. saya pikir nggak layak sekali kalau orang sperti tifatul disuruh jaga pesantren. sama sekali jauh dari kapabilitas seorang penjaga pesantren..
Kalo sekiranya “itu” nya manusia tidak dipake sembarangan, niscaya Tuhan tidak akan pernah menurunkan azabnya yang bernama AIDS.
pemakaian kata jika semua dikomentari harusnya PROTES juga orang-orang terutama PEJABAT yang dianggap tidak PRO terhadap kasus ini. Marilah adil… substansi yang disampaikan pak Tifatul yang diambil… Jangan memancing di air keruh. Yuk yang lebih produktif… aksi nyata, hadapi realita
hahaha, semua terbawa. Ini lah orang Indonesia gampang di hasut ada yang ke Melanie ada yang ke TIF. mending netral. gila nih surat penuh dengan SARA.
Sok Suci & sok pinter kamu Mbak Melanie, Tunggulah Tuhan membuka aibmu…
bodoh………orang yang dukung melanie………liat dong….sehari2 tingkah laku dan gaya hidupnya……Mba mel…Mba mel………………….sama orang tuanya aja tidak akur……………..kok….sok….low profile……dan sok..peduli sama orang……..ampun deh……..alamak….ada yang numpang cari sensasi
” Sebaik-baiknya orang walaupun dia punya ahlak buruk masiih bisa bermanfaat buat orang yakni dengan nasihat.” ………..ini melanie….artis tidak laku…tapi sok hak azasi…..makan tuh hak azasi…..gaya hidup di rubah….belum puas mba udah ada ujian buat dirinya dengan penyakitnya…akibat suka minum keras dan merokok..pantaskah…….seorang wanita seperti ini di jadikan idola…..nauzubillah min dzalik…….GO tifattul …untuk Mendidik Manusia Indonesia lebih berbudi luhur….Berpikir Bijak untuk Masa depan penerus kita…jadikan penerus kita nanti mereka yang berbudi luhur dan hormat kepada Orang Tua
Penyakit AIDS timbul akibat dari sex bebas. Itu salah satu bentuk azab yang Tuhan turunkan pada manusia. Jika ada orang-orang yang terkena AIDS padahal mereka tidak melakukan sex bebas tapi karena jarum suntik, jelas yang patut dipersalahkan adalah orang-orang yang telah terkena AIDS berobat ke pengobatan umum. Yang disadari atau tanpa disadari mereka dengan sengaja menularkan penyakit itu pada orang lain yang notabene tidak tahu. Jadi kontek dari penyataan Pak TS adalah orang-orang yang memang sembarangan mempergunakan ITUnya. Andai Itunya dipergunakan dengan baik & halal tentu tdk akan ada penyakit AIDS & tdk akan menularkan pada orang lain. So, anda pikir penyakit itu sengaja Tuhan turunkan pada semua orang tanpa terkecuali? Sadarlah wahai para pelaku sex bebas, karena perilaku sex bebas itu tidak hanya merugikan diri sendiri tapi merugikan semua orang yang tidak tahu menahu. Anda boleh kena AIDS tapi anak, istri/suamu, orang tua anda, keluarga2 anda yang anda sayangi jangan anda tularkan pada mereka.
Melanie…..semoga 3-5 tahun lagi kami tidak mendengar kabar ada salah satu penderita HIV dari Infotainment…..amien…
Go tifatul……….Untuk Indonesia yang lebih baik
Hukum sebab akibat itu kan ada, jadi lihat itu dulu, jangan buru2 juga soal HAM lah, kuper lah, nggak sopan lah, dosa lah, dll. Lagian kan belum tentu sebabnya “jelek” sehingga akibatnya gitu. Kalau yang “sebabnya jelek”, akibatnya gitu ya wajar aja kan? nggak ada hubungannya sama HAM.
mba kan terkenal, sampaikan langsung dong sama pak tif, jangan koar2 di media aja, malu sama bangsa ini, kelihatan banget nyari kambing hitam, kok kasus2 dengan wakil rakyat lainnya ga pernah mba kirimin beginian. Motifnya ketauan mba, pesenan banget keliatannya, apalagi lagi rame ni sama partainya Pak Tif. Kalau memang mau melakukan masukan sampaikan ke orangnya, jangan seperti keliatan mencari2 aib orang, males dengernya, sok bikin surat ke SBY aja sekalian, kan Beliau pemimpin kita sekarang….hayooo BERANI GA????
Te O Pe, , ,
wah memang “itu”nya Tilaful, sangat “itu” sekali , masak mikirnya “itu”2 melulu..bisanya meng”itu”kan orang lain terus, tanpa dia sendiri tak bisa meng”itu” kan diri sendiri…benar2 “itu” sekali…macam dia pikir dia yg paling “itu” ajah..! Sungguh dia itu tak punya “itu” !
boleh gabung ya..??
emang susah ya kalau jadi orang terkenal ada-ada aja yang jadi buah pembicaraan orang, sampe soal sekecil apapun dibahas. kayak ngak ada kerjaan ja..
ITU… adalah anak kecil yang ngak tau lagi gimana caranya ngejatuhin orang masak kata ITU di bikin kayak berita heboh gituhh..
nah terbukti kan kalau mbak adalah pengamat kehancuran bukan pengamat kebaikan.robah deh profesinya..
kata2 pak mentri disitu emang bahasa pasaran, jadi anda harap maklum. Media twitter kan bukan media formal, kalau mau formal bukan twitter deh tempatnya. lagian emang pak mentri tau kata ODHA, ane yang udah tamat kuliah aja baru denger ODHA.
Tapi saya selaku orang awam mewakili pak mentri mohon maaf aje deh. mungkin beliau belum kenal kata ODHA juga tuh.
NO FREE SEX, NO DRUG, NO ALCOHOL pasti NO HIV AIDS
iyo pak, mudah mudahan cara pikir itu tidak mewakili cara pikir umat muslim, kesannya muslim jadi kurang intelek gitu… kalo ada penyebab misalnya satu sampai sepuluh sebisa mungkin disebut semua biar gak salah menilai …
jempol untuk mb melanie subono, kebenaran harus dikatakan walaupun pahit, dan tidak harus jadi benar untuk mengatakan kebenaran …
love & piss
Tifatul lagi stres…
Saya tidak melihat ada yang perlu di perdebatkan, hal tersebut hanya pernyataan biasa..menurut saya melanie teralu melebih2kan alias “LEBAY’, membuang energi hanya mengurusi pernyataan biasa seperti itu…saya hanya ingin bertanya motifnya apa sih melanie, tujuan anda bertanya hal tsb untuk apa???..sungguh saya tidak melihat urgensinya sama sekali??…mohon pencerahan (mhn bls via email). trmksh
mba melani, ini bukan tempat yang cocok untuk minta penjelasan ke beliau, padahal ada cara yang lebih tepat (email atau twitt) dan tidak harus berkoar-koar disini dan mengundang KEBENCIAN sebelum mendapatkan penjelasan langsung dari yang bersangkutan, mba hanya menjelekan seseorang dengan penekanan satu kalimat ” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ??? padahal mkin penapsirannya berbeda ketika ada kelanjutanya…
Menurut saya apapun perbuatan yang kita lakukan tergantung pada niatnya, jika niatnya sama-sama baik, kenapa harus ada ego “merasa paling benar”?? saya yakin kedua mahluk ini sama-sama punya niat baik. Jadi ada baiknya anda berdua saling tukar menukar ilmu, tetapi dengan cara-cara yang baik, tanpa melukai perasaan satu dengan yang lain, begitu kan lebih baik????
kalo kulihat, ada dua kubu yang komentar. kubu antipati dengan pak tif, dan kubu yang adem ayem. kalo kita baca kubu yang adem ayem, yang menganggap pak tif adalah manusia biasa, bahkan yang dikatakannya benar, ditulis dengan sopan, santun, intelek no offense dsb. tapiii… yang anti pak tif, coba baca tulisan2nya, wuiihhh, jorok habis, kayak gak pernah sekolah, penuh cacian, umpatan, makian, kata2kasar tak beradab, hahahaha. jadi jelas, siapa sebenarnya yang benar dan siapa yang sebenarnya yang tak beradab, tak punya akhlak. mata hati kalian terbutakan akan rasa benci, tanpa pertimbangan nurani. gmn bangsa kita bisa maju kalo manusianya seperti ini. mbak melanie juga yang bilang tuhan aja maha pemaaf pada orang dosa yang suka “gituan”. nah pak Tif yang ngomongnya menurut gue benar, tapi mungkin ada yang tersinggung, gak dimaafkan. lebih ringan dosa zina bagi kalian dibandingkan dosa membuat org tersinggung….
kiamat euyyy….
Tifatul dari PKS bagus, yang parah adalah tokoh2 dan anggota DPR dari PPP. Dan TV One selalu, malam ini barusan juga, suka menggalakkan adu domba! Tidak memecahkan masalah, karena orang2 zalin, orang2 anti Ahmadiyah justru diberi tempat oleh TV One, atas nama cover both sides, ini gila! Kesalahkaprahan dalam jurnalisme Indonesia. Padahal misi jurnalisme adalah mencari kebenaran dari fakta dan membela kebenaran dan si lemah. Parahnya kenapa pula orang2 kita yang partainya menganut satu azas, Pancasila, justru tidak ber-Pancasila dan kejam serta menzalimi sesama. Mau muntah aku ketika menyaksikan acara di TV One, anggota partai PPP membenci sesama anak bangsa kita yang kebetulan terlahir memeluk Ahmadiyah. Apa salah mereka, bukankah kita semua terlahir tidak berdosa dan tidak mungkin pindah sebuah agama atau keyakinan karena kita dilahirkan dari agama atau keyakinan yang dipeluk orangtua kita? Kalau orangtua kita Ahmadiyah pasti kita akan menjadi ummat Ahmadiyah pula. Orang2 PPP itu berkampanye agar PPP mendapat dukungan, padahal itu partai warisan Orba. TV One perlu juga didemo masif kali ya?! Kalau Metro TV Ok, dia pandai membela yang benar dan tidak mudah “membeli” hal-hal kurang penting atau justru memperburuk masalah.
(copas)
Sdri Melani yg terhormat,,
Sy pikir jg Pak TifatuL jg bukan malaikat yg lisannya slalu terjaga, utk case ini beliau khilaf, tp coba lihatlah kebaikannya yg lain.. tapi.. knp ya, tiap Pak Tifatul melakukan sdkt sj kekhilfan,, luar biasanya respon publik,, termasuk Anda! terimaksih atas perhatiannya.
Di dalam agama kami pun lebih jelas dan konkrit mengatur ttg tata cara bergaul dan bersopan santun,, jangankan berbohong dgn manusia, berbohong kepada hewan pun kami dilarang (misal berpura2 memanggil utk memberi makan)
Sy pikir pun lisan anda juga pasti pernah mengatakan kata-kata yg tidak seyogyanya.. coba tnyakan pd hati Anda dan orangtua Anda, bagaimana Anda betutur kata pada orang tua atau suami anda terdahulu? jujurlah..
Terimakasih atas perhatiannya luar biasa pd Pak TifatuL
Menurut saya ….Sdr. Tifatul memang benar………..maksud saya beliau benar-benar memelihara kebodohan dan kepicikannya dengan baik dan sukses…wkwkwkwk…
Memang ITU surat…..?
Perhatian….Perhatian…!!!
Pada nyium bau bangkai gaaak ??
Wah ternyata burungnya TIFATUL mati……!!! Pantesan bau bangkai….!!!
Wajar kalau dia iri sama para lelaki yang burungnya masih bisa matok…!!!
Bikin malu orang Batak saja kau, buang sembiring-mu itu, ada ribuan sembiring yang akan menanggung kesinisan orang karena tingkah mu….!!!
sorry melanie, , ….. kan tidak salah juga kalau menteri ngomong, itunya dipakai sembarangan …. nah gitu aja kok sewot, gtu aja kok repot repot. nggak mutu…… semua pandangan terhadap tiap persoalan memiliki latar belakang pemikiran yang berbeda-beda ….kan tidak masalah ?
melanie soebaono yang cantik, jagalah kecantikanmu luar dalam agar tidak tertular HIV , demikian juga sorry….anda ni wanita kok ngomongnya miring-miring ya
BRAVO! Seharusnya semua bangsa Indonesia harus sadar akan kualifikasi seorang pejabat negara, baik dari sisi PENDIDIKAN maupun MORAL.
ijin publish di twitter ya mba,thanks
..makanya poligami.. saya aja udah 3 mau nambah lagi.. Yang montok udah.. Yang semampai udah.. Yang ABG udah.. Pengen nyoba yang uzbek uy…
Melalui kejadian ini,bertambahlah keyakinanku pd Allah SWT wahai sang maha pembolak balik hati.Tetapkan hati ini dalam iman, agama Engkau wahai Tuhan yang Maha Mulia.
melanie? siapa yak?…
subono?? siapa lg niy?… sigh
suratnya Lebay. g ada gunanya.. cuma cari popularitas saja…knp harus dengan surat terbuka?? klo ingin menasihati dngn surat pribadi aja.. klo nih namanya menjatuhkan orang.. entar biar dikira hebat lagi..
bagi saya bapak tifatul sembiring adalah manusia biasa. perkataan yang keluar dari bapak tifatul sembiring saya kira salah satu dari bagian perkataan yang tidak disadari. maklumlah sebagai manusia tidak mungkin kita selalu benar terlebih dalam perkataan. pasti dari sekian kata yang kita ucapkan setiap harinya ada saja yang sekiranya menyinggung atau menyakitkkan pada orang lain.
Untuk mencegah kasus AIDS perlu diperhatikan:
1. Kalau suntik menyuntik narkoba dihentikan maka miliaran juta US Dollar bisnis peredaran norkoba akan terancam. Hal ini juga sama dengan bisnis atas dasar sex bebas: bisa terancam. Ada ratusan ribu manusia dibumi ini yang hidupnya tergantung pada kedua bisnis ini - sebagaian besar hidupnya sangat mewah dan ada yg dapat mengatur dunia.
2, Kasus AIDS memberikan banyak sekali korban, yang oleh para pebisnis justru di pakai untuk menjadikan korban2 itu sebagai alat untuk melanggengkan bisnis mereka. Padahal sebagai sesama umat manusia kita justru seharusnya harus memberikan perhatian dan membantu kehidupan mereka. Kita tidak boleh permisive dengan membiarkan segala aktifitas yang dapat menyebarkan penyakit AIDS ini sewenang-wenang.
3. Sebagai Manusia biasa kita pasti tidak kuat menahan atau mengelak serangan narkoba dan bisnis untuk seks bebas ini kalau hanya berdasarkan memberikan pengertian tentang ilmu/ informasi baik dan/atau buruk. Bahkan keimanan agama yang cukup kuatpun susah untuk membendung serangan dahsyat narkoba dan bisnis dibalik seks bebas ini. Jangan harap anak2 kita dapat terlindungi dengan sendirinya (hanya karena dasar pertimbangan pilihan hidup mereka). Kita semua harus bersama2 memberantas kedua bisnis besar ini.
Salam perang atas NARKOBA dan BISNIS SEX
help!ican’tfindthespacebar!busyplanningtobespontaneous
Tul….sabar ya pak..memang anak saya klo ngomong suka gitu..tapi dia itu jujur lho pak,,dari kecil ga pernah saya ajarin boong..satu pantun buat bapak..HIDUP MELANIE…!!!!
Pak Tif ada betulnya, karena salahsatu penyebab penyakit tsb adalah seks bebas, dan Melanie juga betul bahwa sebagai pejabat publik, pak Tif sebaiknya lebih santun berstatement, tapi tidak berarti Melanie lantas bisa mengajarin pak Tif dengan sok bijak, apalagi dipublish sedemikian rupa seolah-olah Melanie paling bijak dan santun,, apa betul Melanie sebijak itu? kalau Melanie bijak tentu dia akan koreksi pak Tif secara bijak, bukan mempermalukan didepan publik juga,, sama2 koreksi lah,, mohon maaf kepada Pak Tif yang baik, dan Mbak Melanie yang “jauh lebih baik”..
paan se ne…cari sensasi???!!! hah…introspeksi aj dri msg2…jgn slg men judge…manusia g ad yg sempurna neng…
ayo…pak mentri jawab…bukankah dulu anda paling lantang kalu memimpin demo…jawab juga yang lantang kini
terlepas dari itu semua…
Mbak Melanie , apa yg sudah anda lakukan terhadap para ODHA ????
kena deh tuh tifatul sembiring,menteri yang membidangi komunikasi tapi nga tahu melakukanya
mba melani, apa yg disampaikan pak tif mmg ada betulnya walaupun tdk cukup sampai disitu, dan saya rasa tdk mnyinggung OHDA, krn bisa jd ini sbagai antisipasi trutama bagi generasi muda supaya jgn melakukan pergaulan bebas ataupun pergi kepelacuran. tdk dapat dipungkiri bhw penyakit Aids ini walaupun yg kita tahu bs ditularkan melalui berbagai cara tapi pd awalnya penyakity ini adalah penyakit menular dari seksual.maka alangkah baiknya kita berlapang dada dan mengambil hikmah dari segala peristiwa.
om tifffff.. dr pada ongoming ITU mendin bagi2 ane project.. ane tg projectnya yahhh..
Assalamu’alikum, Tanpa tanpa perlu dibahas panjang lebar juga udah tau, munculnya AIDS akibat azab dari perilaku dari orang2 yang bersuara dengan dasar yang ‘katanya’ : KEBEBASAN, HAK ASASI, DLL, DLL, DLL…..
Ingat mas, mbak, tante, om, …. anda cobalah sering2 membaca AlQur’an… Anda pasti akan paham mengapa Bpk Menteri kita sampai mengatakan demikian…
Wassalamu’alikum…
menuding orang lain tak bersekolah, tapi bahasa anda jauh dari sopan santun….
“Bapak yang baik,
Kapankah terakhir kalinya bapak menginjak bangku sekolah ?
Andaikan terlalu jauh untuk bapak mengerti mengenai penyebab - penyebab penyakit tersebut,
pernahkah bapak mendengar yang namanya Hak Azazi, sopan santun ,empati dan PERASAAN?”
INi sepertinya Anda ko LEMPAT BATU sembunyi TANGAN. Ditanggapi pun ngga ada GUNAnya… Orang Anda ngga pernah baca komentar orang lain…. Buktinya ngga ada tanggapan sedikitpun atas komentar yang ada. ngges wae lah…
Mending ngga usah ditanggapi pak Tif.. buang2 waktu aja:
1. Ngaku menjaga sopan santun, tapi kalimat2 selanjutnya cukup arogan
2. Bilang berpendidikan seadanya, eee .. di bagian lain menyebut kalo dirinya
berpendidikan (beda kali…. : seadanya vs bukan seadanya…)
3. Ngaku jangan sampai ada kalimat sembarangan keluar dari mulut dengan
emosi, tapi paragraf selanjutnya mencaci-maki
4. Diperhalus dengan ODHA ataupun tidak, esensi penyakitnya tidak berubah
(oh ya numpang nanya… kalo di Amrik sana apa ada penghalusan spt yang
diusulkan === sueer gw ga tau)
5. Kalo ada perawan ting2 ato perjaka tong2 yang tertular dari ortu/ jarum …
nahh …. ya .. balik lagi berartu ORTU or yang make JARUM SUNTIK
sebelumnya memang telah memakai ITUnya dengan sembarangan…
Ha ha ha …. gitu aja kok repot2 muter2 …
buat yg blm jadi anggota ODHA jangan suka main suntik ato disuntik, pake suntikan bersertifikasi “HALAL”
niatnya sudah baik, tapi alangkah lebih baiknya terlebih dahulu introspeksi diri sendiri, terlalu banyak waktu dan pikiran tersita hanya untuk mengurusi orang lain. perhatikan dirimu, apakah sudah benar-benar menunjukkan seorang wanita/pria atau bukan. selain itu, pak tifatul kan juga manusia, beliau punya selera humor, mungkin terkesan agak sedikit kontroversi, tapi itulah sense of humor. saya ulangi, perhatikan diri anda sendiri dulu. saya tidak memihak siapa-siapa, saya ingin kita semua rakyat indonesia ini tak terlarut MENGURUSI ORANG LAIN, padahal lebih banyak yang harus kita urusi dilehidupan dunia yang sebentar ini. trims
NGACA WOI, KELAKUAN LO GIMANA, BARU KOAR-KOAR SAMA ORANG. KE YANG LEBIH TUA LAGI. KAYAK LO BENER AJA DAH. URUSIN KERJAAN LO, MASIH BANYAK URUSAN DI ATAS DUNIA INI.
sedikit saja mbak….
mbak MS pernah baca prosentase cara penularan aids ga ? coba deh mbak MS googling saja, pasti ketemu kok
“Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!” ==> ni jarum suntik apaan yah mbak ? setahu saya kalau jarum suntik yang digunakan medis pasti sekali pakai, atau maksud mbak, ini jarum suntik yang lain ?
intinya pak TS dan mbak ini sama saja….. sama2 merasa cerdas…
emang lidah tidak bertulang,,,
” Itunya ” maksudnya bukan alat kelaminnya tetapi juga otaknya/badannya dipakai untuk narkoba, dugem , pesta seks gitu lho mbak. Belajrlah dari kami tiga serangkai yang akan menjadi pemimpin Indonesia Nurdin Halid, Nugraha Besus dan nirwan bakri. Dan dibelakangnya sang raja diraja Presiden RI 2014 Aburizala bakri yang sangat dicintai rakyat indonesia.
emang lidah tidak bertulang,,,,,
Comment yg cerdas,saya sangat setuju
Cheers
….tak penting!!!!!!!!!!!!!….zzzzzzzzzzzzzzzzzz
bagi yg jelekin mbak orang tolol itu surat jadi jangan asal koment klo lom baca bego hhhahahahaah nga punya otak
cerdas…
ngakak juga liat komentar nya si mbak melankolis ini
dia sebenernya ngomentarin twitnya tiff kan yng “Akibat Itunya Dipakai Sembarangan”
emang tiff ngtwit secara vulgar ITU ke alat kelamin gitu
bisa jadi kata “ITUnya” bermakna jarum suntik ato apalah banyak makna kali disana.. heuheu
otak si mbak mel aja lagi ngeres wkowko
sedikit geli aja ama mbak mel, ngaku2 orang berpendidikan ama beragama. orang pintar gakan ngaku kalo dirinya pintar.
IMHO.
wooooouw PREEET…!!!
Surat yg g berbobot dr org yg g berbobot pula.G perlu kau tulis macam itu pun anak SD tau HIV / AIDS..harusnya melani ngaca dulu sblm nulis surat.kalo kau org nya lurus2x aja boleh lah kau kritik tuh menteri,org kamunya aja manusia kagak jelas….
permisi……., lg ngobrolin apa yah?
kenapa bangsa kita lama banget majunya,dibandingkan dengan jepang,malaysia dsb,mkn penyebabnya kita sesama anak bangsa kerjaannya beradu argument sedikit bekerja,rameee terus.masalah dikit jadi rame,banyak comment,too much talking less work,sadarlah para pengomentar.sebelum lo ngomentarin orang liat duru lo sendiri..ok mdh2an bisa arif dalam berkomentar.semoga melanie subono dan pak tifatul sembiring di golongkan menjadi orang yg arif,begitu juga kita semua..amiin
tulian Melanie ttg Pak Menteri kita bagus, ingin menjawab pernyataan Pak Menteri di tweeter, tentang yang ‘ITU’. Kalo hanya pernyataan pribadi sih boleh2 saja, tp orang tidak mengenal Pak Menteri kalo bukan karena jabatannya. Lain kali Pak Menteri musti belajar banyak sama orang2 yang selama ini di IT yang punya etika baik contohnya Kang Onno W. Purbo (maaf bukan promosi). Buat Melanie salut untuk kamu udah punya keberanian dan semangat mengatakan kesalahan kepada Pak Menteri. Kapan2 ke Medan boleh dong saya diskusi sama kamu.
Rendy Soebono,
Pasti nama palsu.
Kayanya loe yg bikin bias deh, AIDS sekarang ini bukan HANYA dr hubungan badan (ITU versi TS), yang berganti-ganti pasanganpun banyak yg gak kena asal pasangan2nya ‘bersih’.
Di sekeliling kita yang kena krn dari perawatan kesehatan bukan jarum suntik unt nyepet biar fly.
Ada bayi yg baru lahirpun kena AIDS krn peralatan kedokteran.
Kuncinya adalah jaga kebersihan, jaga diri!
Rendy what ever nama loe, berbekallah sebelum pergi, belajar sebelum ulangan, kumpulin referensi, kenali materi sebelum debat!
Maju terus HATI NURANI.
ini semua sebenarnya hal yang wajar
wajar ketika orang dalam hidupnya pernah berkata keliru,kurang benar atau bahkan salah
wajar pula ketika seseorang merasa ingin menyuarakan sesuatu yang ia anggap tidak sependapat
jadi sebaiknya baik pak tiffatul ataupun mbak melanie mari saling memaafkan dan di ambil saja sisi baik dari semua ini
Dua-duanya sama aja…. Tante Mells salah soale suka pake “anunya” ~ kemaluannya sembarangan…. Kalo om fatul juga salah suka pake “anunya”~mulutnya sembarangan…. Dah pada sentimen semua…..
Saya stuju dengan Telo,,,, mba mel sendiri yg mengatakan kejernihan berpikir,,, mba mel jg hrs jernih berpikir, kalo memang benar “ITU” nya itu “itu”… memang betul kan??ada yg di pake sembarangan. tetapi tetap sih, Pak Tif harus beri respon tentang surat mba Mel, saya melihat surat ini adalah memang emosi….
mba Mel jg bilang kita tidak lebih baik dari org lain, Tukang becak ataupun Presiden sama kedudukannya di mata Tuhan, Pak Tif saya dengar pernah jd tukang becak loh, Pernah juga jd Presiden PKS, ngaji dan tadaburnya bagus mba Mel ngaji ga?, Saya yakin lah org kayak Pak Tif terlatih untuk jernih berpikir, The point is satu sisi sy setuju dngn surat mba Mel, satu sisi juga mnrt saya ga usah surat2an lah, bikin janji aja sama pak Tif buat diskusi, tanya langsung aja, maksudnya apa nomong seperti itu. beres kan. Kalo soal empati, simpati, sy yakin juga Pak Tif punya semua itu, kita positif thingkin aja kalo positif keluarannya juga jd positif kan… saya pribadi juga sangat sedih melihat ODHA, apalagi yg ga berdosa yg tertular dr ortunya atau ga sengaja dr jarum suntik. ok lah mba Mel, just positif thinkin aja ya… jangan cepat tersinggung.
SURAT PEMBELAAN ORANG ORANG YANG PUNYA DOSA BESAR dan ORANG ORANG YANG MEMBERONTAK TIDAK MENERIMA TAKDIR….
ingin ketawa aza hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha sumpah gue ngakak abiz liat posting ini dan tanggapan untuk posting ini…. hehehe piss untuk semua lah! tanya pada Allah (melalui al quran) dan Rasulullah (melalui sunnah dan hadist) so nggak perlu deh pake berantem kayak gini. bakal jelas atau malah blas!!!! hahahahahahahahahahhahahahahahahahahaha
pilihan setelah mati adalah khusnul khotimah atau su`ul khotimah dan semoga ketika terlalu banyak dosa kita tetap bisa mendapatkan ampunan Allah (bukan Tuhan karena gue islam).
oh ya gue islam bukan karena pak tifa atau siapapun artis yang menjadi idola kebanyakan orang. tapi gue islam dan menjalankan syariat islam karena gue sedikit paham islam(sedikit aza buat gue bangga apa lagi banyak!)
ketemu disurga ya mbak mel!^_^! tetanggaan di firdaus ya pak Tif!!!!….^_^!
keep spirit just for Allah…
halahh sama2 LEBAY!! kwkwkwkw
Harusnya jika tidak tahu tentang suatu hal. Tidak perlu komentar seolah-olah tahu. Apalagi mengajari, bahkan menuduh.
Pak Tifatul, belajar banyak lagi Pak. Khusus tentang AIDS dan masalah “ITU”, tanya dong temen2nya yang dokter. Jangan pikirannya ke “ITU”-”ITU” mulu. Apa memang hanya “ITU” yang ada di pikirannya?
ahahahahha
top markotop dah, dalem banget.
gak usah dihubung2in sama partai yg mau nyungsep, memang kualitasnya udh ancur dr sononya.
Gue pikir (menurut sisi jahat pikiran gue) antara melanie dg tif (sekarang) lebih jahat melanie. Tif dengan ANU nya kan relatif, tergantung siapa yg menafsirkan. Sementara melanie sekarang sudah jelas-jelas ‘menyebarkan’ kebencian pada tif, terlihat dari kata-kata sampah yang keluar di komen tulisannya
sayang sekali….di postingan ini seolah seorang melani merasa lbh tahu byk drpd seorang tiffatul sembiring ttg aids,pdhal gak info terbaru di postingan ini…mestinya mba mel yg baik g perlu emosi bahkan tendensius bgt,apa hub nya dgn masa sekolah, peristiwa jabat tangan dan didikan keluarga dibahas di postingan ini?mba mel yg baik merasa terhina dgn tweet p tiff,tp postingan ini mba lbh menghina, seolah2 cm keluarga mba mel yg mengajarkan kebaikan, empati dan kasih sayang….come on,mba mel yg baik….prnh tau survey di papua ttg angka penderita aids yg terus naik?sebab utamanya krn maraknya pelacuran di sana….come on mba mel,seorang bs terkena ato tertular aids krn pilihan gaya hidup (seks bebas,prilaku homoseksual,pengguna narkoba) ato ketidak sengajaan (dilahirkan dr orangtua odha,transfusi darah,terpapar virus hiv).anda memberi contoh odha krn ketidaksengajaan,tp bgmana odha krn pilihan gaya hidupnya (sy yakin mba mel ga asing dgn dunia semcam ini)?sy kira yg dituju p tiff adlah orang2 semacam itu…mba mel yg baik,g semestinya marah bahkan menghina pribadi (krn g ada konteksnya),krn siapapun tahu,asal mula dan berkembangnya aids terbesar akibat pilihan gaya hidup spt itu.sudahlah mba mel….drpd marah ke p tiff…kan lbh baik anda kampanye hidup sehat kpd teman2 anda yg anda pasti tahu tergolong berisiko tinggi tertular hiv/aids, jaga ‘itunya’ dgn menjauhi sex bebas,sex extra marital,homoseksual minimal safe sex lah,jauhi narkoba dll…berat memang,tp kalo yg dihadapi berisiko tinggi spt itu apa enaknya…tp sekali lg,spt tagline produk rokok:hidup adalah pilihan….oke mba mel yg baik….salam bt teman2 anda,salam hidup sehat!!
nice post …. cuma sayang, yang nulis bukan contoh baik untuk anak anak kita
terima kasih sudah peduli terhadap ODHA
setuju mba.. sebagai serorang menteri harusnya bapak tifatul bisa memberikan conton yang baik atau pelajaran yang baik untuk warga negara yang lain. Apalagi seperti yang kita ketahui semua bahwa dia adalah menteri komunikasi yang mana harus pintar dalam berkomunikasi dan menggunakan alat komunikasi.
sepakat dengan mba fin..mungkin sebaiknya kita juga harus instropeksi diri bahwa ternyata kita tidak selamanya lebih baik dari orang lain, “gajah dipelupuk mata tidak keliatan tp semut diseberang lautan sangat jelas kita meliatnya” sampai-sampai kita menyatakan bahwa org tersebut tidak “bermoral” dalam mengungkapkan sesuatu. Ada hal hakiki yang diperintahkan Allah SWT seperti pakai “Jilbab” mbak Melani, piss
Mohon maaf Pak Tif , Bapak hanyalah manusia biasa yang bisa salah , karena kurang ilmu dan sifat sifat lemah lain Bapak bisa salah omong , hanya Nabi Muhammad SAW yang terjaga dari kesalahan , … maka sebaiknya akui saja , dan secara jentel minta maaf lah … orang besar itu bukan orang yang berani omong BESAT , tetapi orang BESAR adalah orang yang berani minta maaf .ketika dia keliru …sampaikan terima kasih kepada Dik Melani karena dia telah berani amar ma’ruf nahi munkar..mengingatkan Anda ..Anda memang benar dalam posisi salah omong jadi minta maaflah kepada dia.
kayaknya m melanie ini suka sama p tif, coba mba melanie dtg ke p tif, sampaikan dengan baik pasti akan ditanggapi dengan sangat baik, dan jika salah pasti p tif mau minta maaf dan sangat berterimakasih. tp klo spt ini m, melanie jd terkenal donk??. skg ini kan banyak org pengin terkenal.. slh satu caranya ya .. spt ini….
thanks noe huffaz yg dah ksh info sebenernya ttg tweet nya p tiff…jd emang mba mel yg pinter ini aja yg lebay…coz yg dukung jg lebay…gak tau asal muasal yg dipermasalahin,maen ikut hujat2 p tiff….so…mba mel yg baik dan penuh KASIH,kalo mo bikin tulisan liat2 dl,tuh liat infonya noe huffaz…jgn sampe bkn kebohongan publik, ato terjerembab menjadi lebay….salam hidup sehat,mba mel yg baik!
Harusnya kalau Mbak Mel berpendidikan dan berpengetahuan yang baik memiliki simpati dan empati sampaikan aja langsung via email atau surat dan lebih baik datang langsung, ngak usah nulis di dunia maya karena terkesan anda pun menyinggung perasaan orang lain atau membuka kesalahan orang lain ke depan umum. Apa bedanya anda dengan ungkapan pak TS, dewasa dikit donk jangan asal tulis atau memang anda pingi nyohor dan dapet dukungan dengan mencap kesalahan ungkapan orang lain. DInegri ini kebanyakan orang mencari kesalahan orang lain bukan memperbaiki kesalahan pribadi, mulai menuduh pemerintahan pembohonglah, menuduh korupsi gara-gara dikeluarkan dari organisasi, menuduh lembek dll, MUNGKIN KEDEPAN SEMAKIN BANYAK TUDUHAN-TUDUHAN DINEGRI INI, APAKAH NEGRI INI BANYAK NGOMONG DARI PADA BEKERJA???? sayang banget deh
Melanie yg baik,
maksud surat lw apa siy ini?
* klo ingin membela ODHA, knapa lw jd semangat 45? ato merasa tersindir ya karna ITU lw jg dipake sembarangan? waktu ada bencana (dahsyat) dan ada pejabat yg salah omong, kemana SIMPATI dan EMPATI lw MELANIE?
* klo lw ingin mojokin mentri ini, liat tuch banyak yg coment soal SARA. liat dulu siapa BAPAK mu!
* klo lagi ingin cari perhatian buat promosi diri, bukan urusan gw yach…
* klo lw ingin menegaskan bahwa lw cuma mengenyam pendidikan seadanya, emang keliatan sich dari ceteknya lw.
* klo ingin berdebat cerdas, kembali lagi ke point di atas.. upgrade dulu intelektualitas diri lw!!
Mbak Melanie, dalam agama diajarin bahwa nyampein kesalahan ato kekurangan orang lain lebih baik langsung ke orang yang bersangkutan.
Lewat tulisan koar-koar kayak begini, lo kepingin tampil sebagai humanis di media ya. Kasian banget sih nyari pengakuan. Katanya orang beragama, yang diajarkan untuk mendinginkan diri dulu, bicara tanpa emosi dan menggali data dengan benar sebelum bertanya?? Asbun lo, asal bunyi.
Coba deh, lain kali kalo ada yang nggak lo suka dari sikap public figure lain sampein langsung ke orangnya.
apapun itu yang jelas kalo sudah terkena penyakit itu segera diobati dan bagi yang sehat kudu cari pengendali
GOOD ……………………………………………..!
bicara JUJUR buat TERANG segala persoalan
Dan INDONESIA perlu yg JUJUR dan TERANG
……………………………………………………….
tulisan nyonye melani membuktikan bahwa dia pun mem biar-biarkan ITU nya sembarangan juga nggak kena AIDS, makanya dia bantah….panik dia kawtir klo kena ya..makanye tobat ..tobat…nduk…
sudahlah, dia memang mentri yang gak punya prestasi, jadi memang cuma bisa main twitter. Tong kosong nyaring bunyinya, otak pak Tifatul kosong, makanya bunyinya nyaring kemana mana
mba mel marah ya..mba mel juga lupa asal muasal AIDS..tidak ada orang yang mau mengidapnya,tapi “mereka2″ telah meng-createnya sehingga jadi musibah bagi bayi2,perawan2 pemakai jarum suntik bersama,penerima donor darah,kekasih yang tidak mengenal siapa pasangannya,istri or suami yang tidak mengetahui sepak terjang pasangannya,dll.mohon kita semua menjaga diri
Betul kata mbak melani, penyebabnya adalah jarum suntik…. yang di suntikan ke sembarang orang yang rela di suntik suntik. (untuk lebih spesifik jarum suntiknya bentuknya seperti cerutu kulit)
ODHA bukan lah musuh dunia.
Tetapi ODHA adalah orang yg harus di beri perhatian lebih oleh dunia.
Bagus mbak melanie.
Bangsa yang Besar adalah bangsa yang Memanusiakan Manusia (bukannya malah mengucilkan dan Mendeskreditkan yang sedang terkena Musibah)….saya juga bukan Fans dari Melanie. Pak Tiff buktikan bahwa anda buka “MENTRI KONTROVERSI DAN MISS KOMUNIKASI”……..
semangat pak tifatul sembiring, memang perlu kearifan kita untuk menjalankan syariah Islam,
dari sekian banyak tulisan yg mengandung berbagai macam opini dan argumen saya bisa menarik sebuah kesimpulan damai yaitu:
MULAI SEKARANG DILARANG NULIS “ITU” (bukan begitu mbak Mel?) KARENA KATA “ITU” YANG KECIL BISA MENJADI BESAR KETIKA MENDAPAT RESPON Hehehe….
pada intinya orang Indonesia memang senangnya: bertentangan, membesarkan masalah dan adu kepintaran, serta adu kekuatan….makanya negeri ini gak pernah bisa DAMAI…karena semua ingin dibilang pintar, semua ingin dibilang kuat, semua lebih suka melihat kekurangan orang dan semua ingin berada diseberang dan menunjukkan siapa dirinya…..SELAMA MASIH SEPERTI INI MENTAL BANGSA INI…..NEGERI INI TAK AKAN PERNAH DAMAI….mari kita renungkan bersama.
Cara Yang Ampuh agar pengunjung membludak.. hmmm.. trik yang bagus..
intinya hati2 kalau bicara apalagi kalau sudah jadi tokoh publik
wah22…… buat mba melani.. sukses yah atas keberanianya mengomentari seorang politikus besar kayak pak tifatul… aplagi beliau itu seorang pipimpinan dari partai islam yg besar….
namun alangkah lebih bijaknya jika mba melani menyatakanya secara langsung melalui surat pribadi atau bertemu dengan beliau secara 4 mata.
Mba melani salut buat smngadnya memperjuangkan mereka2 yang terkenai hiv aids.. dan jujur saya sendiri baru mengerti mengenai aids sejak mba menulis surat ini….
untuk pak tifatul yang mungkin tidak akan membaca komentar saya, saya hanya berharap agar bapak kembali merenungkan atas apa yang bapak ucapkan
Dari beberapa komen teman-teman disini, perlu diluruskan juga, bahwa maksud atau INTI dari surat mbak melanie adalah soal ‘ETIKA, MORAL’ seorang pejabat negara dalam pemilihan kata dalam twit itu.
Mungkin lebih bijak dan dirasa berpendidikan jika kata “ANUNYA” tidak ada.
TIFATUL SEMBIRING hampir sama aja dengan aku ngetweet. Kadang aku juga pakai kata-kata yang tidak pantas seperti itu. Hingga akhirnya, saya tidak bisa menjadi Pejabat.
Oleh karena itu, TIFITUL SIMBIRING, ayo bareng gue aja jadi masyarakat yang bodoh. Bukan berlagak pintar rupanya bodoh.
stuju banget ma pendapat Mbak Mel….
kalo bpleh ngasih saran…
ke depan….. mbak mel diperhalus dikit bahasanya dong..
coz… dari ulasan mbak di atas…
sbagai orang awam… kesannya menyalahkan n’ memojokkan bukannya memberi solusi atopun saran
Maaf kalo tdk berkenan
Trims
ada jawaban dari pak tif nya ga?? pengen tau dia jawab apa!? pleaseee info
btw, goodjob Melanie Subono, aku padamuuu
“Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .” quote of the day
berkoar2 di luar, intro diri masing2 aja deeeeeeh. sepertinya hanya perbedaan sudut panda aja.
hehehehhehe
kasian SBY , ………………….
menteri goblok koq masih dipelihara ???????????????
jawab Pak… pasti Bapak tifatul punya jawaban yang lebih DASYAT…. itukan baru contoh satu… Bapak pasti punya lebih dari delapan…..
betapa sedih hati ini membaca tulisan dan komentar yang pro terhadap tulisan ini. ternyata mereka pandai menilai orang (walaupun mereka sendiri bilang tidak ada hak untuk menilai orang). mereka menilai masalah ini dari kacamata mereka sendiri, kacamata yang sudah kabur dari nilai2 ketimuran apalagi nilai2 agama. mereka menganggap bahwa dalam menilai akibat tidak boleh melihat sebab masalah. kalau kita mau jernih memandang (tentunya gunakan akal sehat dan agama), sebetulnya apa penyebab utama dan akar masalah penyakit HIV itu? apakah jarum suntik atau ITU nya dipakai sembarangan. baik jarum suntik maupun itu nya dipakai sembarangan, jelas itu merupakan perbuatan maksiat yang jelas2 melanggar etika dan aturan hidup (baik agama maupun negara). apakah penyebaran HIV melalui jarum suntik itu berada didunia kesehatan, misalnya karena digunakan dokter? tentu TIDAK. jarum suntik itu pastinya yang digunakan oleh para pemadat narkoba. atau apakah itu nya digunakan hanya untuk pasangan sah dan halal bisa menularkan HIV juga? tentu TIDAK. dan sebenarnya awal mula munculnya penyakit HIV itu apakah memang dari jarum suntik? tentu TIDAK. penyakit itu bermula dari perilaku yang melawan hukum dan aturan agama yaitu KARENA ITUNYA DIGUNAKAN SEMBARANGAN, terus menyebar dengan berbagai cara, baik diturunkan ke anaknya atau ditularkan melalui jarum suntik bagi para pengguna narkoba.
jadi jelas bahwa pihak yang resisten terhadap pernyataan ini adalah mereka yang menilai akar masalah bukan lah pada perilaku ynag melanggar aturan agama dan negara.
sepertinya mereka pandai dalam menilai masalah namun hakikatnya telah dibutakan oleh egoisme dan fanatisme atas apa yang mereka anggap itu (perilaku sex bebas, hedonisme dsb) sebagai bentuk kewajaran dan bentuk privasi hidup masing-masing orang yang tidak boleh disentuh oleh ranah apapun.
jelas empati kepada orang lain itu harus, namun kita harus selektif, empati apa yang harus kita berikan kepada mereka? empati yang membabi buta justru akan menjadi pembenaran bagi mereka untuk terus berkubang dalam dunianya. kampanye penggunaan kondom untuk menghindari HIV, ibarat kampanye menggunakan masker hanya untuk menghindari asap yang terhirup dari lahan yang terbakar, tanpa berusaha memadamkan api yang membakar lahan tersbut.
demikian semoga kita terbiasa memandang suatu masalah dari akar penyebabnya, sehingga akan bijak dalam melangkah dan berbicara. terima kasih..
hmmm.. salut buat mbk melani… tp… jgn cuma dipandang dari segi kemanusiaan…. jika semua penderita penyakit HIV membaca surat anda maka tanpa anda sadari juga bahwa anda mendukung semua perbuaatan mereka, dan seharusnya and abandingkan berapa persen org terjangkit HIV karena jarum suntik dan berepa persen karen hubungan badan…. dan Anda juga tau kan sebenarnya penyebab utama HIV adalah pergaulan bebas… sebaiknya anda tuntun generasi muda biar gak menigkuti gaya hidup yg glamor dan bebas… itu jauh lebih baik
Bagus juga beberapa komentar.
ITU bisa berarti jarum suntik, yang kalo digunakan sembarangan bisa menularkan HIV AIDS. ITU bisa berarti pergaulan, dan lain sebagainya yang jika digunakan sembarangan pasti bisa menularkan penyakit AIDS.
Ini cuma masalah penafsiran aja kok. Apakah maksud TS ITU = alat kelamin? Wow….!!!! Betapa kita jauh lebih buruk kalo demikian karena seringnya berburuk sangka. Apabila tulisan ini dibuat saat Gus Dur masih hidup mungkin beliau akan menertawakan kita semua (termasuk menertawakan saya yang menulis komentar ini) dengan ucapan: ITU maksud Tiffatul sama dengan JARUM SUNTIK. Kalo digunakan sembarangan bisa menularkan AIDS. GITU AJA KOK REPOT!!!”"
Makasih buat Mbak Melanie yang telah memberi kami ruang buat saling bertukar pikiran. Intinya tidak ada yang tidak peduli dengan penderita AIDS dan semua penderita penyakit lainnya di dunia ini.
Mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian dengan langkah nyata: memperbaiki akhlak, memberikan sumbangan, memberikan penyuluhan dan lain-lain. JAYALAH INDONESIA KITA BERSAMA.
Jangan melihat siapa yang bicara tapi lihat apa yang di bicarakan & ada benar juga surat yang di sampaikan di atas, bukan jabatan orang menjadi berkuasa dan ingat yang membedakan orang dangan yang lainnya adalah cara berfikir dan hatinya. Semoga surat ini di baca sama pak menteri & seharusnya pak menteri selalu up to date dengan hal yang seperti ini & bisa membaca surat ini biar sadar pula.
Dalam hal ini, sebaiknya kita saling memaafkan dan bisa membuka diri agar tidak saling menyalahkan. Pada hakekatnya saya setuju bahwa AIDS itu tidak hanya menular melalui hubungan seks bebas tetapi bisa juga melalui jarum suntik.
Oleh karena itu, saya sebagai pembaca artikel ini sangat berterima kasih kepada penulis yang telah berjiwa besar untuk tidak menyudutkan ODHA / penderita HIV. Apalagi yang terbukti masih virgin. Kita sebaiknya setuju untuk menyebutnya sahabat karena mereka adalah sahabat kita.
Terima kasih.
Bravo….pak tiff…
Sampaikan terus kebenaran itu walaupun pahit pak,,, santunan mana sih??? Yang menyurati ama yang disurati…ngaca dong.. Indonesia itu negara timur yang bermartabat,,jangan pernah mencoba menjadikan negara ini sbg negara freesex,dll…
Setuju mba Mel, simpati buat semua ODHA, menteri yg satu itu memang “ITU” harus diingatkan supaya gak berkoar sembarangan…
komen yg bagus2 wat temenin idup di neraka well, …dodol…
ini yg nge hantam mbak mel… apa ga pny otak ya….
lu pada masih aja mau yeee ngedukung si Tiff… for god’s sake emang lu pada dibyr brp seh…???
org kyk gitu kok masih di bela…. UDAH… LIAT POSITIF SIDE YG MAU DI SAMPAIKAN MBA MEL…. INTINYA ya jgn seenaknya ngomong…. kalian juga kl ga suka ya bikin aja tulisan kyk mba mel gini….
mba mel… keep the good work…..
pak tifatul juga tidak seratus persen salah,
Wah pak..bisa pakai “ITU” nya ga klo mao ngomong….Upppssss…mksdnya Otaknya…heheheh
LEBAY nie si Mbaaaaaaaaak…….dah gak bisa tampak di dpn cermin
penulis cari sensasi..
8 . Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ?
emang penulis tau isi kepalanya pak menteri yang dimaksudkan dengan kata “ITU” pada kalimat ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN?
Bapak yang baik,
Dijawab tuh kak melanie. jangan seperti ‘tong kosong … ‘.
Hai Mba Mel…..
Bicara Aids memang manarik, … Aids diawali oleh gaya hidup glamor, bebas tanpa batas, free sex dll…. yang memudian penyebarannya melalui berbagai cara dan media, baik jarum suntik, berhubungan badan via ciuman ataupun bersetubuh…….. sehingga pada awalnya lebih dikenal dengan istilah penyakit kelamin kalau bahasa masayarakat umum.
Persoalan pernyataan pak Tifatul kalau memang diangkap keliru ataupun salah tidak semestinya ditanggapi dengan sebuah kesalahan yang sama sehingga tidak menimbulkan polemik yang tidak akan menyelesaikan akar permasalahannya…
Akar permasalahan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana kita sama-sama mencari solusi untuk mengatasi penyakit sosial yang sangat dahsyat ini agar jangan sampai menelan korban yang lebih banyak lagi. Karena dibelakang kita akan lahir generasi-generasi sebagai pewaris kelanjutan perjuangan bangsa dan negara kita kedepan…
Mba Mel yang cantik,
Saya setuju dengan pikiran dan pendapat mba Mel, bahwa tidak seorangpun didunia ini yang sempurna bahkan tidak satu orangpun yang paham akan semua persoalan yang ada dilingkungannya, oleh karena itu sebagai makhlok sosial kita saling membutuhkan dan melengkapi kekurangan diantara kita, salah satunya adalah saling ingat mengingatkan dalam kebaikan dan kebenaran dalam kesabaran…
Sayangnya dengan surat mba Mel, menimbulkan polemik yang luar biasa dampaknya baik itu yang bersifat positif maupun dengan negatif, postifnya adalah saya bisa bergabung dalam forum ini….
Sangat disesalkan kalau perbedaan pendapat dianatar kita kemudian kita saling menghujat dengan sinis, memaki, menjelek-jelekan dianatar sesama kita yang sudah barang tentu tidk ada manfaatnya, melainkan kebencian dan permusuhan yang akan terjadi dianatara kita… Jangan sampai orang yang kita jelek-jelekan lebih baik dari kita…. atau orang yang kita olok-olokan lebih baik dari kita… begipun sebaliknya….
Kadang-kadang dengan dalih kebebasan dan hak asasi kemudian orang melupakan kewajiban asasinya terhadap orang lain dilingkungan sekitarnya, apakah dengan kebebsan tersebut dia merugikan orang lain atau tidak tidak pernah terpikirkan namun setelah terjadi jatuh korban baru menyesal di kemudian hari….
Mestinya semua kita hidup secara baik dan benar sesuai dengan ajaran dan tuntunan agama masing-masing, saya yakin dan percaya tidak akan terjadi penyakit sosial yang begitu dahsyat karena semua agama pasti melarang free sex (jina), Norkoba, Judi, Maling (korupsi), merugikan dan menyakiti orang lain, dan kebaikan-kebaikan lainya, namun sayang disayang kita mengaku umat beragama namun cara dan gaya hidup kita jauh dari tuntunannya. sebaliknya semua agama di dunia ini mengajarkan kebaikan, kedamaian, ketertiban, kesejahteraan, keadilan, kejujuran, ketulusan, tolong menolong… for every body…..
Thank You….
Melanie oh Melani.. Love u hahaha..
mending tetap dalam KASIH aja, bukankah kalo ditampar pipi kanan, harus ngasi pipi kiri. Ini lw ga ditampar koq “kenceng” bgt koar2 nya. Where is KASIH ???
ALLAH maha KASIH dan maha SAYANG
#damnit’strue
smua yang komen otaknya ngeres! emang kata “ITUNYA” itu artinya apa? udah ditanya belom sama TS? jangan nafsirin versi sendiri. kalo itusih semua juga bisa.
berdasarkan data & fakta penyebab paling berbahaya dan paling banyak orang terkena HIV adalah berganti-ganti pasangan, seks bebas dan “itunya” dipakai sembarangan.
mbakmel tulisan anda bagus. lebih baguslagi kalau tulisan anda konstruktif dan tidak mencari populeritas semata. byee
terkadang begitulah kalau orang sudah merasa pintar, jadinya keblinger. berbicara selalu keatas tanpa memandang kenyataan yang ada dibawahnya. ampun dah.. benar juga, mungkin salah jurusan kali ya!!
Nice.. sekarang ini memang dah edan semua. bagaimanapun para wakil2 kita disana juga harus punya etika dalam moralnya.
padahal dijaman dulu ada pendidikan moral dan kewarganegaraan apakah wakil2 kita disana dan para2 bapak2 yang baik “ITU” tidak pernah ikut kelas pendidikan moral itu ya???
Pak tifatul jangan asal ngomong ya..kalau mau ngomong itu coba liat titik dan komanya..Katanya ilmu agamanya sudah tinggi tapi kenapa gaya bicaranya seperti anak kecil.Kalau menkoinfo begini bisa bisa rakyat ini selalu disuguhkan dengan berita yang tidak benar..Apakah bapak tifatul tidak pernah diajarkan tata krama berbicara dimuka umum?
Kalo bapak tidak punya tata krama lebih baik bapak mundur dari jabatan bapak sekarang..karena anda tidak layak menjadi pejabat negara..
Salut, pemikiran yang cerdas.
Tapi…. apa sih penyebab awal/dasar dari AIDS…???
Bisa jadi karena seks bebas, narkoba…
So the poin is we must care about ourselve and others.
Belajar hidup sehat. tanpa seks bebas, narkoba…
We never know. what will happen to us tomorrow….
Pak menteri tidak bermaksud diluar konteks…
Sometime we made a mistake. Misunderstand…
Peace..
kenapa sih selalu menganggap dirinya yang paling benar dan orang lain salah.
penularan melalui jarum suntik mungkin terbanyak, tapi pemakaian jarum suntik yang bagaimana? apakah mbak melani lupa kalo sebagian besar akibat tato dan narkoba?
apakah gaya hidup seperti itu yang harus kita hormati kebebasannya?
penggunaan kondom? buat apa? sebagian besar penggunaan kondom bukan dengan pasangan yang sah. kalo ingin mencegah penularan aids seharusnya dikampanyekan agar setia dengan pasangan, bukannya kondom.
kurang tegas!!!! ga usah nyebut bapak yang baik, sebut aja pak ….. saya pikir anda salah dan saya malu punya mentri sperti anda…kapan resign pak?
setuju Mel
Mbak melani yang baik,…sepertinya mbak merasa tersinggung dgn omongan pak Tif “ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN” yg jd pertanyaan apakah memang mbak melani sembarangan memakai “ITUNYA” kl iya ya pantas aja protes…… bener kt ID “zakkir ” kl memang anda peduli dgn penderita HIV mestinya Anda bikin Yayasan untuk menanggulangi HIV tp ternyata ???? How about “FREE SEX”?????
Jadi diri sendiri aja lah, apa udah merasa baik atau belum?maen ngejudge org, mgk yg di Judge itu bs jadi lbh berharga dimata Tuhan, jgn jd so’ bnr aja..pikir diri sendiri,introspeksi diri..mentang2 pny kekuasaan dan punya pandangan..kadang seenaknya ngomong,bikin skt hati org, gmn kalo dibalikin? hmmm..kadang skrg byk org yg ga pny malu..!! jd asal jeplak aja kl ngmg, disaat dibalikin omgn yg sama spt itu, paling jg ngeles..
ITUNYA = JARUM SUNTIK, persis seperti yang Mbak jelaskan panjang lebar.
GITHU AJA KOQ REPOT.
mentri kok otaknya di taruh di dengkel, Ijasah paket mungkinyach, atau pas pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN, Juga Agama bapak bolos kali, makanya gak tau Etika dalam Berbicara
maksudnya mbak melanie sudah betul, tapi kalau dilihat maksudnya pak tif juga sudah betul, karena asal muasalnya dari penyakit kelamin akibat bergonta-ganti pasangan…
Jangan marah-marah toh, semua org jadi tahu deh klo anda ODHA. klo tidak salah yo mbok ojo marah2. Maafkan saja, karena itu justru menunjukkan klo anda lebh berpendidikan dan lebih besar hati dari lawan bicara Anda. nah klo anda marah-marah terus nyebarin ke publik, anda sama saja dgn Tif., jadi ora mesti bawa-bawa sekolah, dll.
kata si embok, memaafkan itu lebih bermanfaat dan mendapat pahala daripada membalasnya.
2 jempol buat postingnya….*bs 4 kl pake Jempol kaki tp takut krg ajar*…Coba d cek dl Pak Tiff jgn2 dl pernah d tinggal ceweny makanya jd sengawur ini…apa emank dia BODOH ya ???….Buat Melanie, sayang skali kamu udah punya orang, bruntung cowo itu…kalo belum mah gw siap !!! Hahaha
memang menteri g bermutu
Kalau sdh menjadi penghasilan tetapnya dsitu orang akan susah untuk d benarkan dan d luruskan dan dia akan berusaha uuntuk membersihkan dirinya…
Mba’ melani berdoa dulu baru ngemeng……
ujung2nya ribut yg komen2,,beuhh…ayo urus urusan masing2
tifatul tidak salah kalau hanya menyebut salah satu sebab..karena kita tidak harus membuat daftar penyebab AIDS
Pokoknye Pak Tifatul top deh..!!! Maju Terus.
setuju dengan id Genx..
wah mbak, kayaknya pendukungnya “menteri suci” / orangnya sendiri pake id lain pada gak seneng nih, anyway keep posting aja, biar semua orang bisa baca dan menilai masing2. kebiasaan pejabat sih kalo udah salah yah ngotot dulu kalo udah bener2 kepepet baru mingkep (jadi inget si roy vs lion air)
Salam
Suara MS adalah suara rakyat, bebas untuk disampaikan melalui media apapun, selama bentuk, isi, cara, tidak bertentangan dengan undang-undang yang berlaku.
Ini salah satu bentuk demokrasi khususnya HAK ASASI MANUSIA sebagai suatu Negara.
Inipun bukan suatu bentuk penjatuhan orang atau pejabat, ini adalah suatu bentuk kritisi yang memang harus selalu diberlakukan terhadap rakyat kepada wakil rakyat atau pimpinan pemerintahan, sehingga tidak terjadi suatu kediktatoran atas norma, hukum, peraturan. SEHINGGA, sebagai pimipinan dalam jajaran atas, mampu mempertanggungjawabkan atas segala yang menyangkut kepentingan publik.
Saya rasa ini bukan sekali yang dialami mengenai kritikan terhadap Beliau sebagai menteri.
Sekali lagi ini bukan penjatuhan melainkan adalah sebuah kritik yang berasal dari suara aspirasi hak asasi manusia. Dan saya berpendapat, mungkin Beliau bermaksud baik dan tidak bermaksud menyinggung, namun perlu dikoreksi dikarenakan dia adalah sebagai pejabat publik. Perlu ada klarifikasi atas tanggapan/statement Beliau.
Sekali lagi ini bukan penjatuhan, judgement terhadap Beliau, atau keharusan membuat Yayasan AIDS karena visi misi yayasan bukan untuk mengkritisi kalimat pejabat. Kita junjung tinggi HAM, sebagai masyarakat, atau penderita penyakit, pejabat, bahkan penulis-penulis komen blog ini. Semuanya ada aturan, hukum, norma ketertiban umum yang berlaku.
Terima Kasih, Salam
Ikutan pantun ahhh…………
Memang Bagus tutur Melanie
Apa lagi penuh Nurani
Balas pantun harus terpuji
Jawaban terus kita nanti….
Asal jangan dihardik AWAS ADA UU IT…….
kita semua jadi Ngeriiiii
tau kenapa tifatul sembiring ngomong kaya gitu…
karena dia ga pernah sekolah,salah satu mentri yang ga da bacground educationnya,hanya mengandalkan sok “ustadz,kyai” atau apalah….
mba melanie saya menghargai pendapat mba…tapi ada baiknya masukan mba terhadap pak TIF dilakukan secara langsung kepada bersangkutan (bukannya pak tif punya account tweet dll) agar tidak jadi bola liar dan menjadi konsumsi publik.sehingga mba melanie mendapat jawaban langsung dari pak TIF.Dan hendaknya berbaik sangka dahulu sebelum melakukan penilaian
mba melani,
kenapa ga janjian aja ketemu sama pak tifatul. bicarakan baik2. jangan di umbar2 di forum
kalo begini caranya mba buat fintah ke orang lain, belum tentu yg di ucapkan beliau sama dengan yg mba fikirkan..coba fikirkan,
jangan pakai cara cepat utk memuaskan ambisi semata….
wassalam,
Semua kata yang keluar dari mulut manusia….semuanya atas izin Allah jd.kata yg keluar dari Pa Tifatul maupun Mba Melanie semua sama…insyaallah ada Hikmahnya buat yg baca maupun yg denger……Aamiinn…
Mba Melanie,
Mohon maaf saya hanya ingin meng-ingat-kan MBA juga, sebelum kita koreksi Orang Lain. Coba Koreksi Diri Kita Sendiri apakah kita sudah benar atau belum.
karena sesuai dengan omongan MBA sendiri bahwa :
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik.
suratnya mah kayak orang bener..tatonya kayak orang bener…pergaulan diskotiknya kayak yg bener…dan temen temen narkobanya kayak orang orang bener..jadi intinya mel itu orang yang paling bener dan paling cerdas
Lebay Banget sih lu Melanie Subono ,…Emank AIDS awal mulanya dari suntikan ??..ya dari ITULAh baru suntikan DLL…Swt lah. Tujuan lu nulis surat terbuka untuk APA ?.Untuk Olok2/Menghina/Mengingatkan/……..ato apa ?. Go To Hell.
bagi saya HIV AIDS lebih banyak tertular oleh hubungan seks yang bebas, coba lihat berapa banyak para artis hollywood dan indonesia sekalipun mengidap penyakit AIDS, itu juga karena sebuah pergaulan bebas. Untuk mbak melanie yang terhormat, mungkin disamping mbak banyak yang mengidap ODHA tapi mereka perawan, yang mbak harus tahu bahwa free seks itu lebih besar pengaruhnya akan tertulas HIV.
pak tifatul sudah benar mengatakan bahwa AIDS itu tertular karena “ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN” artinya itu adalah cambuk bagi kita dan bagi si tertular untuk tidak menularkannya kepada yang belum tertular.
Mbak melanie, apa mbak juga menutup mata dengan prilaku artis di indonesia, dengan gaya free seksnya, apa mbak menutup mata dengan beberapa artis meninggal karena free seks.
Jika agama mbak mengatkan jangan hidup bak tong kosong nyaring bunyi, mengapa mbak juga hanya berbicara, mengapa tidak melakukan action dengan membuka yayasan atau what ever lah untuk pengidap ODHA.
Mbak melanie yang terhormat, beberapa surat anda yang saya baca, saya sedikit menyimpulkan bahwa free seks adalah urutan nomor akhir. namun, bagi pak tifatul adalah nomor 1. karena di agama saya itu disebut zina, dan diperintahkan untuk menjauhi. sudah jelaskan bahwa dengan zina saja kita sudah dapat terkena HIV.
Ingat mbak, lihat kinerja pak tifatul, sudah berapa usaha beliau memerangi yang namanya konten pornografi di indonesia, biar anak cucu kita tidak terkena yang namanya free seks.
saya kira cukup jelas dan paham. jika anda mau berdiskusi lebih lanjut..silahkan buat thread kembali. nanti juga akan saya komen…:)
Salam,
Melanie…gak usah sok suci luuuu
ah biasa aja tuh, tifatul ama melanie gak ada yang istimewa
Itulah kalau pejabat berasal dari partai, naiknya krn pny masa bukan pny otak.
Menyentuh cewe haram kalau salaman dgn ibu negara gpp, gebleg…..
MBAK MELANI, PA TIF ADA BENARNYA MENGATAKAN ITU, KARENA PENYEBAB UTAMA AIDS YA SEPERTI YG DIA KATAKAN “ITU”, MENGENAI ADA PERAWAN YG TERKENA AIDS ITU LAIN CERITA, DIA HANYA KORBAN KETULARAN ENTAH DARI JARUM SUNTIK ATAU MEDIA APA SAJA YG MUNGKIN MENULARINYA. TAPI SAYA TETAP SETUJU PENDAPAT PA TIF KARENA “HAL ITU” YG MENJADI PENYEBAB UTAMA DARI AIDS
Hidup di era digitalisasi seperti sekarang orang mudah mencari sensasi, yg bertujuan untuk mentenarkan diri sendiri yang berujung komersial, contoh penyanyi keong racun awalnya siapa sih mereka, dan kemudian tujuannya tercapai, ada juga yang menagajak berantem pejabat negara mungkin punya tujuan yang gak beda jauh dari sipemburu ketenaran, so kalau sudah seperti ini terserah anda mau melakukan apa, katanya negara demokrasi, yang setiap orang punya hak berbicara, tapi kalau ada yang bicara dianggab melanggar HAM, lantas demokrasi sama HAM itu apanya ?
sya dukung pak tif,, sekarang pkir aja penyebab dari penyakit itu apaan sih,, free sexs, pergaulan bebas,narkoba dll… saya pikir kalo orang itu santun , baik, agamis,dan tidak kenal dunia malam saya jamin pasti jauh dari penyakit itu,, saya pikir bukan hanya satement aja,, bikin undang undangnya…
Kenapa harus tersinggung dengan ucapan pak Tif??? Memang kenyataannya kok, penyakit AIDS itu berasal dari sex bebas malah dimulai dari para homosex. Kalo sekarang byk yang terkena dari jarum suntik, itu juga kebykan pemakai narkoba. Kenapa kamu haus sewot ? Kamu suka make ITU sembarangan yaaa…???? udah deh introspeksi aja diri kamu sendiri. Ga usah sok ngatain orang bego, tong kosong,dll, biar begitu dia menteri, nah kamu apa prestasimu ????? plissss deh ngaca neng……….ngaca……….
Ini semua adalah refleksi dari kemuakan dan kekecewaan terhadap PEJABAT, executive, yudikatif, legislatif, _>yg membela TFT, jujur saja, kamu pasti bayaran atau org yg mendapat manfaat dalam posisi ybs.
seharusnya membimbing bukan menyalahkan, karena Tuhan sendiri pemaaf dan bukan menghakimi.
Jika Memang ada karena ITU nya, maka apakah karena ITU nya anak yang lahir tanpa tau dia akan di lahirkan ternyata tertular dari darah ibunya.
Mbak semua yang di atas adalah benar.
Bijaklah dalam berbicara, apalagi sebagai pemimpin yang seharusnya mengayomi
Saya setuju dengan pendapat bila kata-kata Pak Tifatul tidak pantas diucapkan dan tidak ada rasa empati, mungkin Pak Tifatul berbicara berdasarkan sumber data yang kurang akurat. Bila ada kesalahan alangkah baiknya menegur dengan sewajarnya dan jangan ikut terpancing emosi apalagi membawa soal agama hanya untuk masalah ini. Agama hanya mengajarkan, utk praktek dan implementasinya tergantung watak dan sifat pribadi masing-masing. Jadi tolong bila berkomentar yang sopan dan sewajarnya saja berlaku juga untuk tata cara kritikan!
akhir kata berbicara lah kita dengan hati dingin, jika ada kesalahan lebih baik konfirmasi untuk perbaikan, agar masalah tak berkepanjangan.
semoga Bapak tifatul sembiring bisa memberi konfirmasi tentang surat mbak melani, sehingga tidak ada pro kontra yang berujung negatif
mbak melani & para komentator yg lain yg saya hormati.. apa yg d smpaikn pk tif itu sangat baik cuman yg membacanya pada ngeres.. maka komentarnya nggak ada yg mendukung.. tujuanya supaya yg belum kena virus agar nggak sembarangan.. kalo yg udah kena harusnya jelasin… ini pkai nanya sekolahnya pk tif…di sekolah kamu yg komentar juga nggak ada.. kalo ada nggak mungkin indonesia masuk yg AIDS cukup banyak
Berisik!!!
Sucikah atau bersihkah kita ketika kita mencerca orang lain ? Mudah2an Melanie Subono sempat membalas pertanyaan ini .. Atau pastinya gak akan dijawab karena ga level … Maunya dia kan hanya level2 nya TS …
FOR GOD SAKEE, ada seorang Menteri yg katanya TERHORMAT dan TERPELAJAR… APA PANTASSSS KATA2 ITU KELUAR DARI PAK MENTERI ??? APA BEDANYA MENTERI AMA TETANGGA GUE BEJOO YG LULUSAN SMA ? EMANK AIDS CUMA KARENA SEX BEBASS… F*CK** IDIOT !!
mungkin maksud pak Tif ‘itunya’ sama dengan ‘itunya’ yg disampaikan melani. jd ngapain marah klo maksudnya sama.
Di tulisan ini jelas tercantum bahwa penyebab utama HIV AIDS adalah terutama hubungan menggunakan ITU … http://doktersehat.com/2010/12/13/penyebab-aids-media-penularan-dan-pengobatan/
Dear Mbak Mel,
Setuju dengan berfikir sebelum berucap.
Tulisan Mbak berkesan halus tapi merendahkan (maaf kalo saya salah menilai tulisan mbak… mungkin seperti mbak menilai dari sepenggal twit pak Tif).
Buat Pak Tif ini cermin besar untuk melihat diri kita. sudah “rapih” kah kita.
save our future
Hery
Colling down semua… sepertinya semua bertujuan Bagus, Pak Tiff ada btulnya karena sebagian besar AIDS dari Jajan sembarangan/ hal2 yg berbau jelek, Kalu melani juga bagus memang seperti itu menghadapi ODHA.
lebih baikkan Mencegah agar kita, keluarga dan orang sekeliling kita terjaga dan tdk tertular HIV
LEBAY!!! gw pikir masalahnya apaan…. ampe heboh di twitter..
yaudah sih…. pernyataan oom Tif juga gak salah2 amat…. :p
mb mel yg terhormat.. kyknya anda mendewakan sekali akan “KDM”… tahukah anda betapa kecilnya uk virus… dan tahukah anda berapa % tingkat keberhasilan KDM ? kalo anda make gak usah menyarankan orang lain kayaknya… pake aja sendiri… sy org RS yg tahu PROTAP penggunaan jarum suntik… InsyaALLOh dpt dipastikan kalo itu adalah suntikan NARKOBA yg orngnya gak nyadar… Jadi tetep aja itu perilaku yg menyimpang.. ato anda survey sendiri para OHDA kenalan anda sehingga prosentasenya lebih besar karena jrum suntik daripada yg zina ?
Mel, harap maklum adanya karena Bapak Tifatul Sembiring YANG TERHORMAT, pada saat pembagian otak dan hati oleh Tuhan tidak hadir karena ITUnya lagi dipake oleh raja neraka.
Ngomong ngomong tentang “ITU”nya, kalau jadi janda muda berat untuk menjaganya “ITU”nya nggak mbak?. Gimana kalau mbak lagi pengin “ITU”nya di apain? oleh siapa? . Mendingan nikah lagi aja mbak, supaya “ITU”nya dipakai dengan jalan yang benar. Tersus gak ribut bahas ini “itu” lagi dech, hihihi.
kalau memang demikian yang pak Mentri sampaikan secara tertulis maupun lisan dengan bukti yang kuat dan meyakinkan, maka pak Mentri selayaknya mundur saja dari jabatan tersebut dan instropeksi diri akan pikiran dan tindakan sebelumnya yang tidak sesuai dengan norma kepantasan dan kewibawaan sebagai pejabat negara
Mbak melani yang baik. Surat anda lugas. Saya setuju kalau pejabat negara harus berhati-hati dengan ITU nya.. “mulut/pernyataan/argumen”
Coba anda tilik dari sejarah AIDS / HIV… awal muawal ternjadi nya virus itu menyebar adalah dari Free SEX…. dan dari data yang ada negara dengan tingkat Free Sex terbesar adalah pengidap HIV terbesar . Kemudian virus itu bisa menular melalui jarum suntik, Donor darah, bayi yang lahir dari rahim ibu yang terjangkit HIV hingga bersinggungan dgn luka .
Sekarang saya mau tanya apakah anda setuju dengan penggunaan jarum suntik secara bersamaan (pengguna narkoba), Free SEX, hingga berkumpul dengan OHIDA.
KOndom Hanya sebuah alat bantu untuk mengurangi tertularnya HIV.
tapi klau kondom lebih digunakan untuk yg bermanfaat atau positiv Misal : Suami Istri Sah secara agama mau pun negara menggunakannya sebagai alat kontrasepsi (SAYA SETUJU) Tapi di gunakan untuk berhubungan SEX diluar nikah / hubungan sesama jenis (SAYA TIDAK SETUJU).
Quute : Satu pesan yang diajarkan orang tua, keluarga, suami, sahabat dan agama saya adalah :
jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya.
Tapi diajarkan tidak untuk hidup tanpa FREE SEX, NARKOBA ??
Semua orang pernah salah dan masuk kedalam lumpur dosa. Makannya di semua AGAMA memberikan ajaran supaya mereka tidak masuk ke lumpur dosa. Dan orang yg sudah masuk lumpur dosa tidak lah salah karena mereka punya Hak Untuk bertaubat dan tidak masuk lagi ke lumpur dosa.
Pak Tifatul itu mungkin karena gak paham tentang AIDS. Malum aja, di era reformsi ini, banyak pejabat yg gak memahami persoalan, tapi diangkat sebagai pejabat
penulis jg kurang bijak!! Air Riak Tanda Tak Dalam ^_^
Penulis kurang bijak, Air riak tanda tak dalam..!!
Kalo gw pribadi lbh pro ke Melanie soal dia gembar-gembor lewat media toh si Mr.Tiff ini jg ngomongin “ITU” lewat media juga. Gw cukup berbangga lah msh ada org yg berani menyampaikan kekecewaannya dia bahkan ke seorang mentri sekalipun. Masalah free sex gw jg ga setuju tp kalo memang ada yg pernah melakukan itu dan terjangkit AIDS toh dia jg udh cukup menderita.. dan urusannya biar langsung sama Tuhan. Buat gw sih org lain ga punya hak untuk ngukur dosa seseorang. Dan jg sangat manusiawilah kalo kita ga perlu ngucilin or gunjingin mereka cuz nobody’s perfect! Berkaca aja masing2 dulu! I’m on yer side Mel.
susahnya punya mentari yang baru keluar dari , maaf, udik. Sama sekali tidak intelektual, tidak sensitif, naif, tapi soknya itu lho… Melanie betul sekali: TONG KOSONG GLEGAAR BUNYINYA
saling mawas diri lebih baik,,,,,,,,
Dear Melanie
Sejujurnya kukatakan padamu, aku sedih dengan tulisanmu. Aku curiga dirimu serigala berbulu domba, begitu tersinggungnya engkau dgn perkataan Ustadz Tif, yg merupakan sebuah kenyataan. Simpatilah dgn dirimu sendiri, jaga diri dan kehormatan. Untuk yg lain, jgn memvonis siapa yg tidak brpendidikan, karena kualitas omonganmu mencerminkan tngkat pendidikanmu.
“Jagalah dirimu dan keuargamu dari api neraka” kawan….
Setuju dan mendukung apa yang dikatakan Melanie…. bapak menteri yang teramat sangat pintar itu mulutnya SAMPAH
haha orang yang menganggap dirinya mengerti tata krama mengajari orang yang dianggapnya tidak ngerti tata krama. Horas !! Jangan tendensius dong…Mungkin aja waktu pak mentri Tifatul membicarakan AIDS dia tidak menggunakan pikirannya, tetapi pak mentri berpikir nya menggunakan ITUnya…wkwkwk..Kembali ke laptop…!!!
hahaha, ya begitulah pemerintah indonesia
ya namanya juga penyakit…
klo memang semua pada mengaku berpendidikan, mending sama2 kita bantu mereka, gak perlu lah saling lempar komentar ataw perang terbuka. ya tifatul ya melanie kok saya rasa pada gak bener semua deh.
HIV adalah hasil evolusi dari virus SIV (virus yang didapati pada kera), serupa dengan flu burung yang pada awalnya hanya menyerang unggas. Saya memaklumi mbak mel yang memberi masukan atas pernyataan pak tif yang memang ada benarnya (dan tentu ada juga salahnya).
Bagaimanapun keadaan seorang manusia, dia tetaplah manusia. Jika kita ingin dimaklumi maka kita harus belajar untuk memaklumi (jika tidak ingin dihina maka janganlah menghina). Itulah hukum universal.
Melanie yang juga baik,
Saya kutip kalimat dalam surat anda
“pernahkah bapak berpikir bahwa semua orang pasti disaat nya melakukan pilihan yang salah , atau kadang tidak mempunyai pilihan sama sekali ?
Sama seperti mereka yang menjadi ODHA tanpa pilihan ?
Sama seperti mereka yang pernah berbuat salah dan kini sudah menyesal dan menerima tanpa harus diingatkan dan dihina lagi ?”
TS sudah keliru tentang insiden “ITU”
Dan mungkin sudah menyesali kelalaiannya,
Kasusnya sudah terjadi beberapa bulan lewat,
Kenapa harus terus diungkit-ungkit?
Atau di’ingatkan’ dan ‘dihina’ lagi seperti kata anda?
Semoga Melanie yang baik tidak sedang latah bertindak seperti bapak menteri ITU
semoga……..
Sy cumn ambil Jln tenghnya aj,
sa rasa satu sama lain saling mengingatkan…diantara sesama….mungkin itu yg dilakukan pak Tifatul…,Sy berharp embk melanie bertrimakasih pd pk tifatul sudh mengingatkan…jangan sampai yg blum terkena untuk tdk mencoba perbuatan2 yg bisa mendatngkan Penyakit HIV AIDS…OK..
dasar pahlawan kesiangan !!!!!!!
dari dulu kamu nggak pernah ngerti ngerti yah mel…kalo kamu itu bodoh dan bloon,jadinya nggak akan ngerti ucapan orang pintar…dan semua yang dukung melanie ente semua bahlul…mrakbal ente,,,,wkwkwkkw
dasar pahlawan kesiangan !!!
ok
Keren banget! TOP!
Indonesia memang sungguh memprihatinkan.
Mentri yg tidak kompeten macam Tifatul Sembiring bisa jadi mentri.
Otaknya cuma berisi seks dan poligami.
Saya dan saya yakin sebagian besar rakyat Indonesia
malu punya mentri macam Tifatul Sembiring.
TS tipe org yg sok suci, dan suka merendahkan
orang lain. Benar2 orang yg tidak patuh ditiru, apalagi jadi mentri.
si tifatul paling ngelak, gak berani ngaku salah,
taqiya, bilang, yg dimaksud bukan itu.
Ingat penderita hiv juga manusia.
Makanya tifatul kalo punya otak,
sebelum bicara dipikir dulu.
sekarang saya tanya pada anda mbak melani :
BAGAIMANAKAH CARA ODHA YANG MASIH PERAWAN ITU TERTULAR HIV?
1. akibat penggunaan jarum suntik bergantian? buat apa dia pakai jarum suntik bergantian? apa dia dokter/perawat/bidan yang mau mengobati dirinya sendiri (memasukan obat melalui vena-intravena-)? kalau iya, berarti dia tenaga kesehatan TERBODOH yang pernah saya temui!!! jadi sebenarnya buat apa dia pakai jarum suntik bergantian, bergaul dengan ODHA lainnya pula?
2. akibat kehamilan/persalinan (ODHA tertular dari ibunya-interplacenter-)? darimana si ibu punya virus itu? dari suaminya? kenapa suaminya bisa terjangkit virus HIV?
oke… ibarat kita ingin mematikan parasit/jamur/virus/sel kanker yang ada pada tubuh kita, cabutlah/hancurkanlah sampai akarnya…
sekarang saya tanya anda Melanie Subono yang cerdas, apakah akar dari permasalahan penyebaran HIV/AIDS di Indonesia??? orang cerdas seperti anda pasti bisa menjawabnya…
“ITU” bisa memiliki banyak arti. bisa aja brarti otak/akal pikiran nya. so, pikirkan lagi dengan baik apa yg akan kita perbuat. PEACE !! ^^v
Dear Mba Mel,
Mba baca deh commnet-commnet yang sudah ter-post. Jangan cuma nulis surat aja… tapi mba juga harus membaca. Lihat akibat yang ditimbulkan. Apakah mba puas? sesuai dengan yang diharapkan? Berapa banyak yang mendukung mba? berapa banyak yang mendukung pak Tif? Inikah tujuan surat mba untuk pak Tif? Kalau niat mba tulus ingin memberi kritik & saran yang membangun, bukan seperti ini caranya.
Alhasil hanya menuai sensasi dan kecaman, dan beberapa bahkan merugikan mba sendiri kan?
Lain kali, pertimbangkan dengan baik apa yang mba tulis dan cara menyampaikannya. Dan introspeksi diri terlebih dahulu apakah diri mba sudah sempurna. Kepentingan siapa yang mba wakili dalam hal ini (mba menyebut sahabat, apakah maksudnya sahabat sosialita mba yang di diskotik itu?)
Kalau ada OHDA yang sakit hati dengan perkataan pak Tif, padahal mereka tidak merasa tertular AIDS karena “ITU” padahal salah satu penyebab terbesar AIDS adalah ITU, harusnya OHDA itu sakit hatinya sama yang menyebarkan AIDS lewat ITU dong. Jadi jangan sakit hatinya sama pak Tif.
Mohon direnungkan dan introspeksi untuk kebaikan dan kepentingan bersama.
Peace…
bravo mbak!
Semoga sang pejabat bisa baca-tulis. hehehe….
Mba Melanie….
Anda sebenarnya yang sudah menjudge pak tiff sedemikian rupa, harusnya Anda lebih berfikir saat mau membuat surat ini, Anda berada di pihak yang mendukung kemaksiatan terbukti dengan kehidupan Anda dan Ayah Anda, sedang pak tiff ada di pihak yang memerangi kemaksiatan.
Semua orang akan tau kalau perkataan pak tiff benar, karena penyebaran HIV Aids lebih banyak pada hubungan seksual yang HARAM, berganti pasangan dan lain-lain. Saya fikir Anda harus meminta maaf kepada Pak Tiff
Parah
Saya baru tau kalo melanie soebono ternyata pernah sekolah dan punya agama……ya ya ya….setuju jalanlurus…halaman ini harus diblokir…banyak wts nya hahahahaha….
Nulis ginian kok di media,kirim aja surat langsung ke orang nya,maaf nih,bentuk tulisan beginian mah cuman untuk cari popularitas. Coba dibuktikan dengan sikap,bukan hanya buaian atau bualan saja,buat lah penampungan orang2 yg terjangkit HIV jika memang anda perduli. AIDS memang harus ada , karena itu hukuman Tuhan untuk orang-orang yg tidak menjaga kemaluan nya,dan memang juga bukan dari segi itu aja Aids menular. tapi setidak nya dari pada bikin konfrontasi dengan tulisan kayak gini,lebih baik banyak berbuat dari pada banyak bersuara. Maaf nih ya saya sangat absolutely g setuju dengan tulisan ini,harus nya sih kl memang untuk mengingatkan bisa pake PM or kirim email langsung ke orang yg bersangkutan,bukan memberi omongan yg jadi bahan konsumsi umum, yg ujung2 nya ghibah.Peace and Love Selalu.
BUAT MELANIE SUBONO DAN PAK TIFATUL JUGA SAUDARAKU SELURUH RAKYAT INDONESIA
karna sepertinya sepertinya topiknya dilihat orang banyak jadi tidak ada salahnya kalau saya sampaikan pendapat saya juga:
1.saya cinta dengan tanah air kita ini NKRI,KARENANYA dengan sangat saya mengajak saudara2ku semua juga untuk cinta juga dengan NKRI ini
“karena rasa cinta itlah mbak setiap hari hati saya teriris karena menyaksikan pembodohan pembodohan sistematis kepada bangsa ini…sehingga melupakan tujuan awal bahwa kita ingin merdeka menjadi bangsa yang mendaulati tanah airnya sendiri…kita lupa dengan perjuangan pendahulu kita kita lalai dengan niat luhur mereka berjuang…kita terlalu asyik berpolemik .sementara hasil bumi kita dengan leluasa mesih dikeruk penjajah .bahkan kita menyetujui cara cara mereka menjajah bangsa kita(yang berdasar kontrak) kita juga dijadikan pasar dari barang2 kita sendiri…dan lebih mengenaskan lagi kita berbudaya seperti mereka.TOLONG JANGAN LUPAKAN ASAL USUL KITA JANGAN LUPAKAN ADAT ISTIADAT YANG DIJALANKAN LELUHUR KITA.”
2.marilah kita wujudkan cinta kita itu dengan berniat untuk memajukan Negara ini dalam segala bidang sehingga menjadi Negara yang sangat nyaman untuk ditinggali
“KARNA ITU mbak mari kita tingkatkan nasionalisme kita ,cintai hasil karya bangsa sendiri,kurangi endorsement pada produk asing(baik barang ,pemikiran,dan budayanya) ,mulailah berbangga dengan barang buatan anak negeri.dengan uang yang kita belanjakan untuk produk anak negeri sngat mebantu roda ekonomi bangsa ini karna uang kita akan berputar lagi kepada kita.”
3.sadarilah dan berkaryalah sesuai dengan porsinya untuk mengisi Negara ini dengan karya nyata yang bermanfaat .
“dengan ini kita maksimalkan kemampuan kita untuk bersumbangsih kepada bangsa dengan sumbangan yang bermanfaat…mari bersepakat untuk menghilangkan perusak perusak yang berpotensi melemahkan bangsa…missal buat mba mel karna mba mel seniman lagu ya buatlah lagu yang menggelorakan semangat bangsa ini untuk terus maju dan membangun bangsa…buat pak tiff buatlah kebijakan yang melindungi rakyat dari potensi perusak…missal buat peraturan untuk pornografi sehingga otak kaum muda kita bisa lebih produktif ga ngesex mll isinya(saya dukung pak)..buatlah aturan untuk media untuk membuat program siaran yang lebih bermanfaat buat rakyat(info2 teknologi tepat guna ..info pertanian ..kewirausahaan dll).dn yang terpenting karna anda public figure berilah contoh hidup yang baik karna kehidupan anda menjadi pemberitaan dan berita adalah sarana propaganda terbaik.”
4.AYO STOP BERPOLEMIK MULAILAH BERGERAK BANGUN BANGSA INI LUPAKAN EGO PRIBADI DAN GOLONGAN BERSATULAH JAUHI PERPECAHAN MARI BENAR BENAR BERBHINNEKA TUNGGAL IKA’.
Dear Mba Melanie yang Cantik,
Mungkin adakalanya seseorang bisa salah berucap, Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
Sdri Melani yg terhormat,,
Sy pikir jg Pak TifatuL jg bukan malaikat yg lisannya slalu terjaga, utk case ini beliau khilaf, tp coba lihatlah kebaikannya yg lain.. tapi.. knp ya, tiap Pak Tifatul melakukan sdkt sj kekhilfan,, luar biasanya respon publik,, termasuk Anda! terimaksih atas perhatiannya.
Di dalam agama kami pun lebih jelas dan konkrit mengatur ttg tata cara bergaul dan bersopan santun,, jangankan berbohong dgn manusia, berbohong kepada hewan pun kami dilarang (misal berpura2 memanggil utk memberi makan)
Sy pikir pun lisan anda juga pasti pernah mengatakan kata-kata yg tidak seyogyanya.. coba tnyakan pd hati Anda dan orangtua Anda, bagaimana Anda betutur kata pada orang tua atau suami anda terdahulu? jujurlah..
Terimakasih atas perhatiannya luar biasa pd Pak TifatuL
apa anda merasa suci dengan mengatakan seperti apa yang anda tulis di atas mbak melanie ?? jangan sok suci deh, anda lupa bagaimana latar belakang anda, jangan maling triak maling. itu lebih MURAHAN mbak.
Salut untuk rasa emaptinya mba, tpi….
betul betul betul u/ Genk
Kita ga perlu banyak bicara mengomentari perkataan orang lain, klo mmg punya rasa empati wujudkan menjadi simpati dng bikin Yayasan Untuk Mencegah dan Menanggulangi terjangkitnya HIV. ide bagus Mr. Genk
CEGAH FREESEX dan HAL” menyebabkan muncul nya free sex
tiftaful mah orang stress, munafik, biarin aje tuh menteri bego.
Intinya, penyakit itu tertular karena kita bergaul dengan ODHA.
ODHA bisa berawal dari orang tua nya yang “kotor”, memakai jarum suntik bersama ODHA. Karena jika jarum suntik itu bukan untuk obat2an, tapi untuk kedokteran dan kesehatan, pasti steril dan tidak terinfeksi penyakit tsb.
Siapapun yg tersinggung dengan kata2 Bapak Tiffatul, Kalo merasa ga pernah pakai narkoba, ga pernah free sex, ga usah komentar apa2 dan ga usah khawatir akan ikut jadi member ODHA.
Assalamualaikum, WrBbAnda wakil rakyat lho pak (Tifatul Sembiring), anda juga orang beragama lho pak, anda imannya sama dgn saya lho pak, anda duduk di partai yg berazaskan agama lho pak, anda katanya orang pendidikan lho pak, sayang ucapan / tulisan anda seperti seperti mencerminkan orang diatas. Kalo anda tidak pengecut, silakan buat klarifikasi dan tdk usah bersilat lidah serta mohon maaflah pada mereka yg anda sakiti (ODHA, dll). Terus terang dulu saya adalah salah satu fans anda namun sekarang saya sangat kecewa. Saya tunggu klarifikasi anda dan semoga anda bisa menjadi seorang ksatria yg berani meminta maaf, bukan seorang PENGECUT. Wassalam
Sebagai Jubir Pak Tifatul dapat saya sampaikan bahwa institusi yang dipimpin Pak Tifatul tentu mendapatkan dan sangat memahami informasi yang lebih banyak dari yang Saudari sampaikan. Komentar beliau disampaikan dengan semangat mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalaupun anda tersinggung, kami tidak mengetahui dengan jelas kenapa anda harus tersinggung.
hindari perdebatan yang tidak perlu yuk…..tidak ada yang salah menurut saya di antara kedua..cara beda sisi dalam melihat sesuatu…
yuk berdamai….:)
Kenapa ODHA ini sptinya terlalu dibela2in seakan2 mrkalah yg paling parah menerima perlakuan dari masyarakat. Malah berkesan diskriminasi thd penderita penyakit2 laen. Mba! Masih sgt byk org2 kaya yg ngerasa ji2k salaman sama org miskin.
Atau jangan2 sebenarnya ODHA cuma alasan yg dibuat2 aja utk mengkritik pak Tiff…padahal alasan sebenarnya karena pak Tiff udah berperang melawan kemaksiatan dengan memblok konten2 maksiat di internet…taulah kerjaan orang2 yg doyan mengakses situs maksiat pada sakit hati karena kesenangannya terganggu..
Pak Tiffatul, anda ini adalah pengayom rakyat, mbok jika menulis di tempat umum jangan yg menimbulkan kontroversi… kami2 ini rakyat kecil sudah dijejeli berita2 yang bikin eneg dari para pejabat negara, mbok di beri kata semangat buat ngadem-in hidup…
Mbak Mel, saya juga kurang setuju dgn surat anda… mungkin karna anda yang menulis. Karna kita semua juga tahu seperti apa gaya hidup anda. Jadi anda hanya menulis untuk komunitas anda saja….. coba deeh bagaimana anda bisa ikut berkiprah dalam mengurangi penyebaran virus HIV/AIDS. tq
Bukan baru sekali ini menteri Indo yg satu ini mengeluarkan kata2 asbun, nyinggung org kiri kanan. Makanya tu mulut jg pake kontrol jgn digunakan sembarangan. Malu Indo ada menteri tdk terpelajar, ngakunya beragama tp prilaku & tutur katanya jauh dari sifat org yg beragama.
Sebagai anak bangsa, kita memang harus belajar lebih dalam lagi tentang bahasa Indonesia.
Saya percaya pak Tiffats tidak berniat jelek, hanya saja penguasaan bahasa Indonesianya, terutama untuk penggunaan kata ganti, tidak lah baik. Sebagai seorang pejabat negara, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sangat lah mutlak, apalagi jika digunakan untuk berkomunikasi dengan publik.
Tiada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna..mari kita belajar memaafkan kesalahan orang lain, dan belajar memperbaiki kesalahan kita.. Marii pak Tiffats, kita belajar bahasa Indonesia lagi..maju terus pak, ditunggu tweets-nya. Mbak Mel, salut buat curahan hatimu, tetap berkreasi positif mbak..
hanya bisa menangis, mengapa semakin banyak pejabat yg ngawur… kasian rakyat indonesia…
mba mel, apa mba sudah dikirim surat mbak ini langsung ke pak TS…….????
Salute sesalut-salutnya salut buat mbak melanie,,
Semoga menteri ini tidak cuma hanya pandai berkicau tetapi juga bisa mencari solusi bagi rakyat!!!
Saya kira tulisan ini momentumnya terlambat. Kapan statement itu dikeluarkan Tifsembiring ? Kan Tifsembiring sendiri sdh minta maaf
BAGUS SEKALI suratnya Mba Melanie, tetap menjadi idealis yang cerdas Mba…kami butuh seperti Anda dalam membangun Indonesia tercinta!!!
mudah2an ODHA lebih diperhatikan dan tidak dianggap hina
apa ada yang salah dengan kata-kata Pak Tif? saya pikir beliau benar. penyebab penyakit itu memang (lebih banyak) karena freesex. orang yang menganut gaya hidup pergaulan bebas (sek bebas) lebih cenderung terkena. coba anda lihat datanya dulu, sebelum mengeluarkan tulisan yang berbau sentimen.
HIV AIDS adalah peringatan dari TUHAN.
saya kira, anda masih emosi, tulisan anda terlalu melebar, dibesar-besarkan, cenderung menghujat dan menvonis sehingga tidak ada kebaikan dalam tulisan itu. anda lebih tepatnya mengkata-katainya bapak menteri.
pak tif hanya berkata tiga kata saja. kenapa anda menganggap pak tif tidak tahu Hak Azazi, sopan santun ,empati dan PERASAAN? apakah anda juga berhak menilai seperti itu? saya rasa tidak.
Mudah-mudahan nasib ODHA lebih diperhatikan bukannya mencari kenapa mereka bisa kena HIV AIDS tapi bagaimana memberikan mereka pengobatan yang terbaik
huahahahaha…this is funny man !!
VERY FUNNY !
surat yang MANTAABS………!! please pak Tif dibaca yaaa…….
keep on rock mba mel…..\../
walah walah melani klo ngomong kq kayak orang bener aja sekarang klo apa yang dibilang ama pak tifatul-sembiring ngak berner kenapa harus tersinggung atau mungkin apa yang dia katakan emang bener terjadi dengan anda makanya anda marah. sekarang klo orang udah kena jarum suntik maka dia ngak bakal jauh dari free sex jadi orang itu ngak usah munafik.
luar biasa ini tulisan….
tapi bagusnya direspon oleh ybs dulu spy enak komentarnya!
aduh… bukan mau nge-bela Melanie ya… secara gw juga ga kenal ma dia
terlepas dari kehidupan pribadi melanie, sebagai WNI kita wajib nanyain maksud si menteri tersebut.
pointnya adalah ketika kamu mempunyai jabatan, jangan donk ngomong sembarangan, contoh nya sebagai menteri - apapun omongan mu secara ga langsung omongan kamu itu kan akan mewakili kementerian yang kamu jabat
apa begitu kah pandangan kementerian komunikasi mengenai AIDS - karena menterinya menjelaskan kepanjangan AIDS seperti itu…
luar biasa ya… kalau begitu pak menteri…. salut dengan anda…mohon tiap berbicara , apapun itu medianya, mohon ditelaah sebelum keluar ke publik…
Mmmm…ga usah dipolitisasi kayak ginian bro dan sis..kalau kata Tif, AIDS, Akibat itunya Dipakai sembarangan, nah, bahkan program global melawan epidemi AIDS pun mengusung program ABC, Abstinence, Be Faithful, Correct and Consistent use Condom.. Perhatiin ABC nya, kurang lebih sama kan, jangan make ITU sembarangan..itu program global loh mbak melawan epidemi AIDS yang dimulai tahun 2005. Ayo mbak, silahkan menulis di BBC atau di CNN melawan kampanye ABC itu..atau, ayo mbak nulis ttg statistik penyebaran AIDS nya gimana? lewat ortu kah, free sex kah ato gimana mbak? biar tahu gitu looohh..mbak punya hak mendukung orang2 terkena HIV yang mereka ga make ITU nya sembarangan, mbak udah tau berapa penderita HIV yang belum terdeteksi dan berpeluang menyebarkan lewat SEX?? Kita semua punya hak terlindungi mbaaaak..Oke??
gw netral, bukan pendukung dan penentang Tiffatul…tapi, gw cuma mau ini diobyektifikasi. Isu sampah, diangkat lagi, ga mutu pula,..aaaaaaa…:D
Damai Indonesiaku, Untuk Indonesia yang Lebih Baik dan Bermartabat..
saya stuju dengan b’mel,,,,,karena ksian org2 yg kena HIV/AIDS karena transfusi darah tp d judge gara “itu”,,,,,
yah begitulah keadaan negara kita. sebenarnya kaum mereka lebih sering mengkritik bahkan men judge orang sebagai penghuni neraka. sekalinya mereka di kritik mereka bersatu membentuk kelompok, mengabarkan ke yang lainnya bahwa seseorang yg mereka puja atau “murabbi” nya dicela. Apakah salah seseorang yg sering mencela orang lain dicela?
ini sebagai gambaran pada kita jangan sampai kita termasuk orang2 yg mendewakan suatu kaum/golongan karena ketika kaum kita salah kita akan mebela mati2an sesuatu yang salah.
Dunia ini sudah indah dan berjalan tenang sebelum ada mereka. Jangan berpikir ingin mengubah dunia. Ubahlah cara pandang anda sendiri wahai yang berpenampilan suci dari luar..
### BELAJAR UNTUK MEMAHAMI ###
Pelajaran yang diambil dari Surat Terbuka Mbak Mel adalah….Begitu banyak orang yang tidak paham Tenatang HIV dan AIDS…Sekelas Tifatul S yang seorang Pejabat Publik…ternyata tidak paham dan dangkal sekali memahami hal ini. Bagaimana lagi dengan masyarakat awam yang lain….
Hal inilah yang menjadikan kawan kawan semakin mengucilkan diri…hidup dalam kerahasiaan yang dijaga rapat…karena tidak mau di Cap…Jelek…
Padahal penyebab HIV banyak sekali…tak cuma karena Prilaku xxx tapi juga karena terdampak….
Kawan kawan ODHA sama dengan manuasia lainnya…sama dengan mereka yang mengidap Kanker, Hypertensi, Diabetes dll….yang harus hidup dan membiasakan hidup dengan sesuatu yang ada pada tubunya….
Pak Tifatul Yang terhormat…. saya kira anda juga tidak akan sudi berjabat tangan dengan seorang yang terinfeksi HIV atau Pengidap AIDS. berharap empati anda juga mustahil…….itu karena dangkalnya Ilmu pengetahuan anda….
Tetapi jika seandainya anda cukup berilmu….mengakui bahwa andapun makhluk Tuhan…memahami hubungan sesama umat manusia….saya berharap Anda dan Semua orang tidak Menjustifikasi sesuatu tanpa sebuah pertimbangan keilmuan yang matang….
Taukah anda…banyak Bayi tak berdosa, Ibu rumah tangga yang berdiam dirumah, remaja yang masih bersekolah, pegawai yang produkktif…yang terinfeksi HIV/AIDS?
Taukah anda….ODHA yang patah semangat, mereka yang tidak diterima rumah sakit, mereka yang dihindari paramedis, merka yang ingin secepatnya mati, mereka yang setiap saat menangis, mereka anak dan saudara kita yang kehilangan masa depannya….mereka yang setiap saat memohon ampun pada sang kuasa….
Persoalan ini panjang Tuan….tak hanya masalah ” ANU”…
Taukah anda….Kami memaafkan jika memang anda merasa bersalah….
tapi jika anda tetap merasa benar….apa boleh buat….kami akan menganggap anda telah Wafat sebelum waktunya…….
Ass Wr Wb
nyantai aja cing, yg beginian diributin
nyang koruptor, nyang rekening polisi gendut… aden ayem aje
Pak BeYe musti ganti gelar Menteri Kominukasi & Informasi jadi Miss Komunikasi dan Informasi tuh, hehe…
saya setuju dengan Genx…mungkin bu melani juga harus menjelaskan posisinya ttg ideologi FREE SEX…nanti baru jelas apakah pertanyaan ibu dapat dijawab oleh pak Tifatul….(netral lho)
HIDUP SEPERTI GEEMA, ANDA AKAN MENDAPATKAN SESUAI DENGAN APA YANG ANDA LAKUKAN……..
waduh..mbak Melanie udah tobat ya?..udh tahu perilakunya rawan AIDS? skrg udah berani nguliahin pak Mentri mengenai AIDS..baguuuzzz…
Orang mau mengajak kebaikan kok dicemooh melani melani……. sebaiknya anda berkaca dulu dengan cermin yang bersih
Memang salah satu masalah paling fundamental di negara ini adalah ‘pendidikan yang layak dan berkualitas’. Makanya tidak heran kalau kebanyakan orang di negara ini, sampai kepada pejabat dan petinggi negara, sangat kurang IQ dan EQ nya..kelihatan dari pernyataan-pernyataan mereka yang seringkali tidak cerdas dan tidak bijak. Harusnya mereka sadar dong kalo posisi mereka itu terhormat sehingga mengharuskan mereka untuk bersikap dan bertutur kata dengan ‘proper’. Itu konsekuensi jadi pejabat negara kan?
Saya maklum aja sih kalo Mbak Melanie jadi ‘disturbed and upset’ atas pernyataan Pak Tifatul’s. Soalnya Pak Tifatul memang ada kecenderungan ‘asal’ kalau bicara. Tidak hanya dalam context AIDS saja, tapi juga soal yang lain. Terlepas Mbak Melanie benar atau salah, tidak ada salahnya Pak Tifatul melakukan koreksi diri as necessary.
wazar menteri dari PKS banyak omong kosong melulu..
Selalu bawa nama Tuhan tapi penipu juga…
Analisis yg bagus serta dalam dan menunjukkan anda memiliki pergaulan dan wawasan yg luas, tidak asal bunyi. Semoga Bpk Tifatul membalas ulasan anda dengan bijak juga….hidup ini selalu ada 2 sisi, jadi bila ada pendapat pasti ada komentar….marilah kita sama2 membangun bangsa ini menjadi lebih baik…
sorri, tifatul emang mau cari sensasi, tapi sensasi dia pintar. karena dia waktu sekolah gak pernah MENGINJAK BANGKU SEKOLAH!. gak kayak anda, mau cari sensasi tapi pake bahasa orang yang biasa belajarnya MENGINJAK BANGKU SEKOLAH!
” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” klo orang yang ngedukung pencegahan HIV AIDS kata “ITUNYA” berkonotasi positif maksudnya jarum suntik yang uda dipake orang malah dia pake lagi artinya pake ITUNYA(jarum suntik) sembarangan, klo yang ngebunuh karakter orang jadinya konotasinya negatif (tau sendirilah apa yang dimaksud…), negara ini g akan maju klo cuma ngedebatin masalah kaya gini…indonesia butuh motivator bukan provokator…..
Pada intinya semua tujuan baik, cuman cara penyampaiannya yg agk berbeda, dan itu juga tergantung dari yang menerima..pak tifatul sebagai orang yng mendapat gelar bapak sudah seharusnya menyikapi reaksi dari rakyatnya…mbak melani sebagai warga dan mahluk tuhan, tdak ada salahnya untk mengomentari…hidup demokrasi hidup indonesia ku.
oke ………………….MELANI top
Indonesia Cerdas
Buat gw tulisan tadi nga perlu dijawab, satu yang harus kita sadari bahwa hak asasi manusia itu nga ada, inget manusia nga punya hak kecuali hak yang sudah di tetapkan tuhan atas diri kita! Kita ciptaan Tuhan dan hak kita adalah hak yang sepenuhnya dari Tuhan yaitu mentaati perintahnya dan menjahui larangannya. dan tidaklah Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali beribadah kepada-Ku Adz Dzariyat : 56
dari status twett “ITU” bapak yang baik,terpandang,berpendidikan tinggi,bla. . .bla. . .bla. . . saya merasakan PENGHAKIMAN. . .
dan dari saudara kita sister melanie subono yang notabene adalah rakyat biasa dan berpendidikan seadanya : saya merasakan apa yang di sebut HATI NURANI.
Saya pikir, untuk keamanan warga yang lain dan untuk menjaga hak azazi orang lain.. sebaiknya yang sudah terjangkit HIV di karantina aja.. biar tidak nyebar ke yang lain…
untuk menjaga yang lebih banyak, dibanding yang terjangkit HIV.
Pak Tiff n Mel bdua Lebay.. Ngaca yuks sblm komentar negatif ke orang lain.. Oya Mel ati2 kalo bikin tato anyar, jarum suntiknya itu …
melani ini sensi bukan krn simpati pada ODHA, dia t’singgung krn ITU-nya.
jika ada yg ngtwit “KARENA KERANJINGAN GULA” apa dia lgsg simpati dg pengidap diabetes? bulshit.
heran juga buat komentator2 ikut2an, surat kyk gni koq diapresiasi. Apa bagusnya si melani ini?!!
bahwa penyebab aids bukan melulu akibat hub intim,
namun melakukan abnormal sex bisakah terjangkit aids?
————-
mengenai abnormal sex
justru orang yang merasa dirinya suci yang akan semakin merendahkan orang lain…. semakin merasa suci dan dianggap suci maka pandangannya akan semakin cetek
Bapak TS yang baik panutan rakyat biasa seperti saya…
Apakah bapak tau bahwa bayi yg baru lahirpun bisa langsung menjadi odha.. apakah karena ITUnya pak….?
Saya bisa datangkan kedepan bapak ODHA sahabat saya dan keluarga saya… mungkin dalam hal ini bapak butuh pencerahan…
Mulut mu harimau mu … maap bukan promosiin salah satu profider,
melanie cm cari sensasi aja, pengin naik daun ya….?
coba jujur aja asal mulanya aids itu karena apa…?
Klo masalah terkena aids karena keturunan bisa jadi org tuanya….
kalo karena terkena aids karena jarum suntik…itu kan hanya media/perantara yang mengubunkan kita dengan orang yg terinfeksi aids.
melanie perbaiki diri aja cara hidupnya….biar aman juga dari aids.
Kuncinya memang kita harus menjaga diri masing masing.
Sy kira tidak hanya agama, hukum masayrakatpun melarang kita untuk berganti-ganti pasangan sementara ada hukum dalam agama yang mengatur.
Jadi jangan dibesar-besarkan, jangan sampe melanie sengaja ingin menjatuhkan nama baik pak tif. Jangan sampe yang kecil dibesr-besarkan tapi yang besar di mata kita ndak kelihatan….
Semoga kita bisa menjaga diri masing-masing dari AIDS.
Penyesalan akan terjadi diakhir kejadian.
mbak mell berkacalah di cermin yang kacanya bening, jangan berkaca di air yang beriak, apakah sopan santun dengan ortu, life style yang menganut faham free seks itu dah benar menurut saudara, kaji, instropeksi dan segeralah bertaubat, karena belum ada kata terlambat untuk bertaubat
dua2′y sama aja…yg satu ngomongnya asal ceplos…satunya lagi ceplos asal ngomong….
salut bwt melanie… pembelaan yg perlu didukung utk pr penderita penyakit HIV AIDS.
tp perlu kita renungkan, dan diteliti berapa persen yg tertular akibat jarum. dan utk apa jarum itu dipergunakan. dan berapa banyak yg tertular akibat free sex.
sy rasa kita tidak perlu NATO (no action, talk only).
mbak, sebagai panutan remaja seharusnya dapat berbuat lebih banyak utk para generasi penerus bangsa ini dalam mencegah bertambah banyaknya remaja yg tertular.
mbak yg cantik… perlu kita perhatikan lagi dalam situasi bagaimana bapak mentri mengatakan hal yg menjadi hal yg tidak enak buat mbak.
menurut saya, baiknya mbak melanie berpikir lebih baik lagi ttg pernyataan bapak mentri.
sy benar2 salut dengan pembelaan mbak melanie kepada para penderita HIV AIDS, semoga juga diikuti dengan tindakan yg lebih nyata. dan aksi2 yg lebih mengena utk pencegahannya.
bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati…
sy tunggu aksi mbak melanie….
wis….wis….wis…podo edane…ga ene sing waras kuabeh….gendeng kuabeh…mk’y taati aturan hidup…kebenaraan datang’y dari tuhan…dan kesalahan/kerusakan/musibah penyebabnya adalah dari diri kita manusia…mau yg kena HIVke ato yg ga kena…udhlah buruan deh pd taubat menurut keyakinan lo lo pade…mo pake jabatan/ yg kaga pake jabatan…sadar…lo org bakalan mati…mo yg HIV/yg ga HIV pasti mati…sadar ga usah pada nyerocos yg kaga karuan…bwat smuanya , termasuk gw!!!! koreksi diri sendiri adalah lebih baik daripada koreksi org lain.
Inget gan.. Mulutmu Harimaumu
berkali - kali saya membaca surat ini .. memamng banyak yang pro dan kontra… banyak yang menggugat anda karena terlalu “vulgar” berkomentar ato seperti menjatuhkan pak tiffatul…
apapun yang anda lakukan saya salut mba… saya salut dengan keterbukaan mba.. tidak banyak orang yang bisa seperti mba,,,,
saya hanya melihat mbak melanie subono juga mempunyai cara sendiri untuk peduli dengan empati dan perasaan terhadap ODHA .. mngkn ada yang beranggapan kalo sebaiknya kalo emg empati menyumbang ke yayasan aids saja.. mngkn itu yang pas menurut orang yang berkomentar seperti itu tapi mungkin ini juga cara yang paling pas menurut mbak melanie … cara khas dari seorang melanie subono
buat mbak mel….salut dah saya…..
tolong link web ini di pasang di twitternya tif donk
biar bisa menjaga mulutnya
ngmnya dari PKS tp mulutnya kayak PSK
salut buat mbak mel
hajar aja mbak…..
lebih bagus lagi link web ini masukin ke twitternya pak tif
biar sadar dia
wong ngakunya pemimpin PKS tp mulut kayak PSK
Huff tiffie bikin ulah lagi dah, tapi mbak mel, kan bilang kalo ada temen mbak yang ga pernah ngesex aka perawan kena hiv, tapi apa sebabnya?turunan orang tua?orang tuanya hiv darimana?sex bebas?atau jarum suntik?mbak mel, penyebab hiv aids bukanlah dari jarum suntik atau turunan, sejarahnya penyakit aids awalnya hanya ditemukan pada spesies kera sejenis baboon,kalau mbak mel pernah baca….dalam sadar tentunya ga dalam keadaan mabok hehe, penyakit aids ditularkan dikarenakan ada orang bego yang lagi birahi terus lampiasin ke kera tersebut, disitulah awal muasal penyebaran virus tersebut, satu orang kena, dia ngesex lagi,kena orang lain,orang lain itu ngesex lagi dst dst, pada saat itu di tahun 1800an mungkin belum dikenal kegiatan nyuntik dan hedon kaya yang dilakukan mbak mel dkk, paling banter cuma opium (sebelom jadi heroin yang mbak tau) dan saat itu digunakan hanya dibakar, bukan di suntik. Di masa sekarang ini, bertambahnya orang orang pintar dan cerdas kaya mbak mel dkk, makin berkembang lah cara penularan hiv, seperti yang mbak mel katakan tadi jarum suntik dll, kalau untuk yang ga pernah ngesex atau nyuntik tapi tertular alias bawaan lahir?ya emang karena orang tuanya yang make ITU nya sembarangan, baik itunya dalam artian sex ataupun jarum suntiknya,dan buat orang tua yang menularkan ke anaknya,pasti mereka diliput rasa sesal yang mendalam kenapa dulu ITUnya dipake sembarangan. Ciuman dengan penderita tidak menular?silahkan mbak mel ciuman dengan penderita, lalu periksakan diri,luka sekecil apapun dapat menjadi penyebab masuknya virus hiv ke dalam tubuh, bila anda ciuman dengan penderita yang memiliki luka di mulut katakanlah sariawan dengan anda yang juga memiliki luka yang sama apa ada jaminan tidak tertular? yang tidak menular adalah bersentuhan fisik atau kontak fisik, saya setuju kalau tidak boleh ada diskriminasi atau pengucilan terhadap penderita, justru dengan bergaul dengan penderita kita jadi paham dan lebih mawas diri jangn sampai apa yang mereka alami kita juga mengalaminya, mbak mel, cobalah untuk tidak bikin ulah terus,kasian om adrie ama pak habibie yang saya hormati dan kagumi dan buat tiffie lo kan pejabat negara watch your mouth and behavior lah,kalo lo emang menteri, act like what minister should be, mbak mel kalau bisa ikut kampanyekan anti sex bebas, narkoba dan hal hal hedon lainnya ya,
yg bener cma gusdur…gitu aja ko repot….ha ha ha…gendeng smuanya…lo pde lgi belain apa…??? lo pade pd dapet apa…??? gebleg …gitu aja ko repot…!!!
idiot tifatul shut up your fuckin’ mouth!!!!!
Dear Mbak Melanie yang beragama dan tau sopan sopan santun…Saya memaklumi kemarahan anda thd pernyataaan Pak Tifatul Sembiring ttg hal di atas…..Tapi saya menyadari dan masih memegang adat yg saya bawa dari orang tua saya yg tidak sekolah, tetapi mampu menyekolahkan seluruh anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi…..Kemarahan mu tidak memberikan solusi terhadap Inti Masalah kita bersama…Yaitu: no more HIV person in our country, even in the earth….Coba tanya2 ama dokter, mampukah Kondom menihilkan AIDS? Buktinya Pengidap AIDS semakin bertambah……Saya setuju bahwa penularan AIDS tidak hanya melalui hubungan badan semata, tetapi juga bisa melalui media lain, termasuk jarum suntik….Coba sikapi dengan positif, sentilan Pak tifatul memang ada kaitan dengan kenyataan yang ada, meskipun tidak sepenuhnya benar….Mulailah dari hal-hal yang kecil…Mari kita jaga diri kita, kita jaga keluarga kita, saling berbagi kasih sayang secara positif..Mudah2an Hidup kita lebih baik..Amin
saya setuju mbak, mestinya sich kurang pas kalo dia ngomong gitu.
btw boleh gak surat ini saya copy trus saya taroh di blog saya, pengennya sich saya taroh di kaskus juga
kalo boleh, tolong di kasih tau yach mbak via email, atau kalo gak boleh gpp kok. btw pak tifatul dah jawab belum yach?
MEL, MAU GAK JADI ISTRIKU ?
wah.. pak tif makin beken aja nie
MEL, MAU GAK SIH KAMU JADI ISTRIKU ?
Mau lah, kenapa gak dari kemaren-kemaren ?
Kamu sih ………….
Mau lah, kenapa gak dari kemarin kemarin ……….
Akhirnya, ada yg meresponi menteri kita satu ini. menteri komunikasi dan informasi, tapi notabene informasi nya cetek dan tidak berkomunikasi dengan baik. Saya dan teman2 hanya tahu bahwa menteri satu ini adalah menteri ‘anu’. ya betul, perhatikan ‘karya’ nya selama menjadi menteri. Selalu menomor satu kan pornografi, pornografi dan pornografi. apabila sekarang dia berkomentar soal AIDS dgn ‘anu’, maka ini memang sejalan dengan pikiran yang ada di otak kecilnya selama ini. yah! menteri ini memang tidak jauh dari topik selangkangan!!
Pake hati.. kasih.. damai.. heeh kapan selesainya..
Menurut saya, berhubung aids itu belum ada obatnya dan rentan sekali penularannya (jarum suntik lah, salah ngeletakin *tuuut* lah, ga sengaja kena dari ibu, dll). Gimana kalo semua yang kena aids dikumpulkan dalam satu pulau dan dibiarkan musnah atau ber-evolusi membentuk generasi ras manusia baru yang kebal virus aids.
-teori pembersihan generasi-
anw.. si ipul ga salah - salah amat sih..
penyebab kena aids ada banyak, dia cuma memberi penekanan pada satu sebab aja, itu aja.. nah mba mel es bon-bon memberi penekanan pada semua aspek, well cuma masalah cara pandang dan penekanan ajah..
Setuju … ODHA itu juga manusia ..
setuju mbak melanie……
MENTERI–>PEJABAT NEGARA — > Tifatul Sembiring
Melanie Subono –> Public Figure
Mungkin surat terbuka ini sebagian orang membaca dan menilai sangat beragam dan itu hak berpikir setiap individu.. termasuk saya..
surat Melanie adalah suara hati spontan yang sudah tidak bisa di tahan lagi untuk di ungkapkan secara formal langsung kepada Yth. Bapak Pejabat Negara..
Mudah-Mudah Yth. Bapak Pejabat Negara tersentuh rasa KEIMANANNYA selaku seorang yang beragama di Republik ini..
dan Melanie mudah2 juga mendapatkan banyak Hikmah dan Hidayahnya dengan membaca begitu komentar2 di atas sehingga terhindar dari KARMA Sendiri…
buat saya untuk Bapak Yth. sebaiknya Bapak yang memiliki Rasa KEIMANAN yang lebih sempurna dari saya.. berempatilah… Bapak sudah terlalu sering terkena KARMA sendiri.. mungkin itu Teguran Allah SWT.. TUHAN YANG MAHA TAHU dan MAHA BESAR terhadap KEIMANAN Bapak utk lebih baik menjadi orang biasa saja dan lebih tawadhu.. jgnlah Bapak terlena dengan euforia sesaat akan derajat dan kekuasaan yang sedang di amanahkan kepada Bapak dengan alasan demi kemaslahatan umat.. istighfar Pak..
MARILAH KITA BELAJAR SEMUA BERSAMA SAMA … DENGAN SIAPA SAJA MAHLUK CIPTAAN TUHAN… MENJADI BANGSA YANG CERDAS BERAHLAK MULIA… ya minimal beradablah….
SALUT to MELANIE and INDONESIA
Ikut comment aahhh,…
jujur saya pro banget ama pak tifatul.
so, mo ngebelain pak tif ajah.
Sekarang kan sedang marak2nya artis dadakan karena dunia maya.
Mbak mel dah berusaha, sekarang tinggal berdoa saja supaya direspon media elektronik dan masuk TV kayak si-UDIN SEDUNIA ato JOJO.
nb.
klo ngga pake prangko kapan smpainya ke pak tifatul ????
wkwkwkwkk
Pendapat pak anda benar, pendapat pak tifatul pun tdk salah..
Jika dilihat dari root causenya memang sebagian besar tdk bisa menjaga “kemaluannya”.
1. Kenapa yg digembar gemborkan pakai Kondom, cegahlah free sex
2. Lewat jarum suntik, sdh lama jatum suntik legal injeksi kedokteran jrng dipakai, jika pun ada jarumnya baru dan steril. Jarum suntik sering dipakai orang yg kencanduan dimana nalar berpikirnya sdh “fly” saja, tdk peduli asal usul jarum suntiknya
3. Buat Odha, kita prihatin , ini sdh takdir, dan minta ampunlah-NYA thd mungkin perbuatan orangtua, kakek nenek kita yg khilaf. dgn ikhtiar berbuat baik dan lurus keajabian bisa terjadi –> sembuh.
4. Buat orang tua yg terlanjur mengidap,jgn balas dendam, tahan keinginan mempunyai keturunan, lbh baik adopsi anak.
5. Buat public figur kayak mbak melani, kembangkan hidup sopan santun baik ucapan tingkah laku dan cara penampilan di kalayak ramai
sebenarnya tidak perlu menunggu jawaban dari siapa saja, intinya seseorang punya khilaf dalam penyampaian ungkapan. yang terpenting dan utama dalam meminimalisasi penularan HIV-AIDS adalah bagaimana kita bisa melakukan apa yang telah dianjurkan dan dipelajari dalam kehidupan beragama dan sosial, kita hidup di dunia ini sebagai insan yang dibekali akal dan pikiran sehat, jangan pernah beranggapan hidup kita disamakan dengan binatang. So, bro n sist keep away from FREE SEX N DRUGS..percuma kalian berkoar2,tapi tetap aja melakukan maksiat..
luar biasa berhasil … berhasil … berhasil … kalau dikatakan dengan biasa saja masuk telinga kanan keluar telinga kiri, kalau dikatakan secara sopan tentu nggak akan di perhatikan seperti ini … “halah omongan orang tua nggak usah di dengerin, dasar kuno” itulah kata yang biasa terucap bila di nasehati secara sopan dan santun … dasar generasi yang tak memahami dunia dan tipu dayanya … selamat atas apa yang kamu capai dan kamu sendiri akan melihat dan bertanggung jawab atas apa yang kamu pilih di jalanmu …
Yg saya heran kan,mengapa kalau orang baik sedikit saja salah terus di persalahkan.tp kalau orang jahat tiap hari salah tidak di permasalahkan.teryata semuanya sama saja. Klu yg teratur itu yg di atur tp klu yg amburadul di biarkan,itu bisa kita liat di mana2. tp saya bisa memahaminya. kalau rumah sudah bersih,ada debu sedikit pasti nampa,tp kalau rumahnya kotor,tai kucing pun ngak nampak. kalau kita di memang beragama,jgn lah kita berprasaka jelek sesama manuasia. Saya percaya pak Tifatul pasti lah dia mengerti tentang itu,tp kita harus mengerti juga bahwa sebagia besar penyebatnya adalah itu. terima kasih.
eh melanie jangan terlalu dibuka roknya ya……….! Nanti “ITU-nya” ada yg ngincar.
MANTAAAAAPPPP……!!!! SETUJUUUUHHHH!!! Btw klo bapak “ITU” memeblas dishare lagi yaa ….
lah..
yang ngeres siape??
bisa aja “ITU” maksudnya jarum suntik..
makanya kalo pake narkoba jarum suntiknya jangan gantian.
Good luck memang harusya manusia bicara dengan hati walaupun keluar dari mulut akan enak di dengar jangan pakai ego dan dengki oke karena mereka adalah musuh kita oke
ndak ada salahnya seorg melanie mengkritik, toh pak tif jg manusia biasa kayak kita, cuman saran sy jgn cuma 1 aja yg dibuatkan surat terbuka, masih ada poltak ruhut si otak tumpul yg gak jelas apa visi nya jd anggota dewan,
di luar dr kritikan anda, sy yg di desa sekitar 200km dr makassar bisa menikmati internet, desa berdering dan niat memberantas pornografi dr pak menteri masih jauh luar biasa dr sesuatu yg menurut anda sebuah kesalahn dgn mengatakan itu ditwitternya pak tif…
menteri jg bs bercanda kan, klo sy sih kembali ke pak gusdur gitu aja koq repot…!!!!!!!!
diluar dr itu sy mengajak semuanya untuk menghindari HIV dengan menjaga anu kita jgn di obral sembarangan…..
Pembelajaran yang bagus utk seorang pejabat. Berpikir sebelum bicara,….Jangan asal bicara…
mbake sing siji iki g cuma pinter dan sexy mnurut saya tp se alay2nya org atw se”ndeso2nya” org msh bs bpikir dan bs berbicara bijak seperti mbak melani , , aku salut ma mbake, kcerdasan dan tata bicarany serta kberanianya mencerminkan wanita cerdas indonesia di masa depan , , ,
ini sebenernya apa sih yg diomogin? kalau kedua subyek (tifatul n melani) baca surat ini ya sebaiknya disudahi saja polemiknya..
menurut saya, ketika satu persoalan dilihat dari dua sisi yg berbeda, selamanya tidak akan pernah ketemu…
jadi kesimpulannya, biarlah tifatul dengan pendapatnya dan melanie jugadengan pendapatnya… masing-masing punya pendukung
udah jangan jadi orang munafik badan loe aja pake tato dan loe juga ganti pasangan!!!
Pak tif..teruslah dengan gaya anda yang sangat medan…!!! memang AIDS lebih banyak karena orang tdk bisa menjaga ITU dan Jarum suntik , mau bukti apalagi.
Melani kan seorang penganut kebebasan lihat saja pasangannya yang sering gonta ganti dan entah punya hubungan resmi atau tidak??? kita jangan selalu tertipu dengan koar2 gak jelas dan sok pahlawan yang dilakukan oleh orang gak ada kerjaan karena namanya sudah dilupakan…
Bro n Sis yang membela Tifatul……….(sepertinya satu perguruan nih dari *&S).
Mohon lihat fakta yang sebenarnya, jangan terlalu berlebihan dalam hal membela sesorang yg di dewakan sampai harus menutup mata dan hati.
Tifatul ini bukan sekali 2 melakukan kesalahan…..sudah berulang kali…….dan yg mengherankan…..seakan2 setiap kata2 ataupun pebuatan yg dilakukan meski menyinggung seseorang….dianggap sebagai “fatwa”.
Jangan memandang seseorang dari “baju” yg dipakai…..karena seseorang yg hidupnya di jalur politik…itu tidak ada yg murni untuk kemaslahatan umat…..tp lebih kepada kepentingan pribadi…walaupun jargon2 yg dikeluarkan adalah untuk umat.
surat melanie bernada membela kelakuan sendiri…..ampunnnnnn
Uda ketahuan deh aslinya kalo gitu, ternyata nama asli nya TIFF SEMBARANG, bukan SEMBIRING.. Suka SEMBARANGan sih kalo nge-BACOT, otaknya adanya di ‘ITU’nya..
hebtazzz……salut buat mbak melani. tp anggap aja tuh org yg lg di atas lupa liat bawah, jujur saya jg ga tau tuh sapa si org yg mbak maksud krn setelah reformasi saya sibuk cr rejeki buat keluarga.
alah lebay dech kaya ginian aja di permasalahkan… mungkin Tifatul lagi iseng kali nulis kaya gitu….
Saya kira mba melanie terlalu berlebihan dalam memahami kata-katanya, mungkin memang didalam hati mba melanie sudah ada ketidaksukaan terhadap pa tifatul sebab menurut saya pa tifatul memakai kata-kata yang umum dalam berbicara, dengan mengatakan itunya kan bisa berarti tubuhnya, mulutnya dan sebagainya yang harus dijaga.dan beliau ingin mengingatkan kita semua yang belum terjangkit agar berhati-hati dalam semua keadaan dan kondisi, mari kita cegah itu kita ( tangan, mulut, kaki dan sebagainya ) dari bahaya AIDS. maaf saya kasih dalam kurung biar mba ngga berpikir hal-hal yang negatif , trim’s
Kalau kita pakai baju hitam terkena noda, maka nodanya tidak akan kelihatan. Tapi kalau kita pakaibaju putih, maka nota sekecil apapun akan tampat jelas terlihat. Salut buat pak Tifatul…. Buat Mbak Melanie berkacalah pada diri sendiri.
Barangkali ITU-nya Pak Menteri lagi rusak yah…gak bisa dipakai? (ITU = Otak)
mati lo tif,kena skak seter,
Jadi mungkin ini hanya salah kaprah secara linguistik saja. Dua2nya benar, tapi juga salah. Konon AIDS timbul kan memang dari sex yg menyimpang. cuma pada penyebarannya tidak melulu cuma krn sex, tapi intinya karena interaksi cairan (darah, mani). Jadi benar dong Pak Tifatul ngomong gitu. Cuma ada persepsi juga yang salah kalo dia ngomong gitu. Dan juga ada bbrapa fakta ilmiah yang salah kaprah juga. salah satunya yang ditulis Melanie di atas. Btw Melanie tu siapa ya??
marilah sama-sama kita berintrospeksi,
sy menghargai usaha mba melanie yg berusaha mengingatkan pak Tif, tapi disisi lain juga pak Tif berusaha mengingatkan kita semua, untuk menjaga perilaku pergaulan kita agar terhindar dari penyakit AIDS dengan ’sentilannya’ tsb. Kata “ITU” kalo sy maknai bisa bermakna juga Pergaulan, Tingkah Laku, Nafsu jadi bukan semata-mata hanya jenis kelamin saja yg harus dijaga.
Mungkin link data ini bisa dilihat :
http://www.menegpp.go.id/aplikasidata/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=304&Itemid=111
Dapat dilihat disitu bahwa penyebab aids yg paling terbesar adalah heteroseksual/berhubungan intim lawan jenis (50%), penggunaan jarum suntik utk drug(41%), sisanya transfusi darah dll.
artinya apa, penyebab yg terbesar tsb krn perilaku dan pergaulan kita yg mendekati kearah tsb, bukan krn ketidak sengajaan.
Mudah2an apa yg pak Tif twitts, minimal bisa berguna utk saya dan keluarga saya
saya kita Tifatul ngga salah ngomong gitu. Pas2 ajah kok. Karena memang faktanya HIV/AIDS itu munculnya karena penyalahgunaan “itunya”. Kalau sekarang banyak ODHA yang tertular karena sebab lain yaa itulah azab karena kita2 ini hanya pandai komentar, hanya pandai membuat surat terbuka. Padahal musuhnya jelas si penyebar yang suka menyalah gunakan “itunya”.
Mba, Mel g’ usah bersedih ya. Terima aj sebagai ujian dari Tuhan dan juga jngn berlebihan dalam b’komentar “ITUNYA” gara cuma itu jd malah kena itunya.
Pak Mentrinya kapan sih Ngomong begitunya?, 1 minggu yang lalu, 2 minggu yang lalu, 1 bulan yang lalu atau 1 tahun yang lalu?.
Baru sekarang yaaa r
Mungkin P. Tifatul lupa menyebutkan salah satu penyebab Aids itu adalah seperti apa yang disampaikan. Namun, saya tahu pesan dan tujuan P. Tif. agar kita menjaga norma-norma agama dan salah satu pencegahannya tidak terjangkit penyakit tersebut. Mari kita sikapi dengan bijaksana.
Selalu saja kalo udah kena (narkoba, aids) pasti bilangnya KORBAN.
Pengidap aids maunya tetap di muliakan dengan di sebut ODHA atau OHIDA.
Pelacur juga tetap mau di muliakan dengan disebut WTS atau PSK (dengan alasan pemenuhan kebutuhan hidup).
Kalau menggunakan jarum suntik secara MEDIS itu ada standarisasinya terutama untuk sterilisasi (kecuali jarum suntik yang digunakan para pengguna narkoba dan pecinta seni tato yang tidak ada standarisasinya.
Apakah dengan mencaci maki dan berpakaian tidak sopan (serba terbuka) bisa dikatakan orang yang mengerti sopan santun dan tata krama. (disini harusnya lebih banyak koreksi diri).
Kita tunggu apa maksud “AKIBAT ITUNYA DIGUNAKAN SEMBARANGAN”, apakah jarum suntiknya, atau akal sehat yang telah diberikan oleh Tuhan kepadanya atau kelebihan2 lainnya.
Kalo jadi arti atau penyanyi gak perlu modal sekolah tinggi2, yang penting modal penampilan (apakah cocok sama kebutuhan produser atau tidak) dan relasi. Tapi untuk menjadi pejabat yang jelas harus memiliki wawasan luas, apalagi hanya sekedar mengetahui penyebab dan cara penularan hiv/aids, gak perlu sekolah cukup searching di google.com.
PRESIDEN yang baik tidaklah sama dengan TUKANG BECAK yang tidak baik, PRESIDEN yang tidak baik tidaklah sama dengan TUKANG BECAK yang baik.
TONG KOSONG NYARING BUNYINYA, biasanya ini ada pada artis (penyanyi) seperti melani subono ini, yang lagu-lagu yang ia bawakan terdengan kemana-mana tapi tak mempunyai makna.
Terakhir semoga saja melani subono ini bukan OHIDA apalagi ODHA.
maaf kalau ada yang kurang berkenan.
cucuku melani subono … jagalah cara bicaramu … bersopansantunlah pada orang yg lbh tua atau yg dituakan …. berpikirlah sebelum bicara … kajilah terlebih dahulu … jangan sampai orang tahu kebodohanmu …. berhitunglah dengan benar … apa yang telah cucu sumbangkan buat mereka para ODHA itu …. janganlah mengesankan cucuku tersinggung karena memang cucu menggunakan ITU nya secara sembarangan ….. karena menurut literatur yg ada memang penyebab UTAMA Aids/Hiv adalah akibat menggunakan ITU secara sembarangan … cucuku bertobatlah sebelum terlambat …
Hanya cari sensasi aja nih Melani…artis tp ga da prestasi…cuman numpang ketenaran bapak nya saja.
mbak melani keren abissss, gimana kalo di ajak dialog aja mbak aku yakin tuh mentri nggak bakalan bisa ngejawab, nggak bisa ngomong, bravo mbak melani
keep posting, mel! luv it;)
hey tiffy, any comment???????????????????????????????
*cheers*
Wooooooow… I love this letter…
Mba Melani yg baik saya juga ingin tambahkan tidak sedikit juga orang yang tertular karena transfusi darah. ada kasus dimana teman yg normal aktu donor ke PMI bekasi dikatakan tertular Hepatitis C dan karena penasaran di periksa ke Prodia namum ternyata didak terdapat virus apapun di sisi lain ada keluarga yg akan menerima transfusi darah untung keluarga meminta rumah sakit untuk memeriksa darah sebelum di transfusi dgn biaya tambahan dan ternyata darah tersebut mengandung virus HIV. Info dari tenaga medis jika MPI mengetahui hal ini maka RS ga akan di beri darah lagi. jadi sebaiknya PMI jgn hanya diisi dgn dokter atau petugas yg (maaf) Bego. Ini kejadian nyata di Bekasi dan saat di konfirmasi dokternya malah marah kelihata tidak berpendidikan itu dokter.
MELANIE LEBAY!!!!!, cm pengen cari popularitas. kemana aj waktu statement itu br dikeluarin? sok2 simpati sm odha. g jg ga tll suka sm si tiffy. tp plis deh. frustrasi lo ya, album ga laku2. pengen jadi pahlawan kesiangan, biar dianggap humanis cuihhhhh
@Pak Tifatul : mungkin lain kali harus lebih berhati-hati dalam mengkritisi sebuah hal. but nobodys perfect.
@Ka Mel : Bagus nih suratnya ka mel. sebenarnya semuanya tujuannya baik.
ga ada salahnya saling mengingatkan, tapi jangan saling menghujat dan saling sindir. to the point aja.
dan kalo sudah pada tau apa saja penyebab-penyebab penularan aids, tolong dijauhi hal-hal yang bisa menyebabkannya. karena beresiko tinggi, bukan hanya untuk kehidupan para ODHA, tapi berpengaruh juga bagi orang-orang sekelilingnya.
@All Koment : Tolong komentar-komentarnya di perindah lagi. kembali lagi kepada diri masing-masing dulu ya. baru koment. ok
@ODHA : Tenang saja, pertobatan itu jalan utama, kalian semua sahabat kami. life must goes on. GBU all..wassalam.
P. Tif yang terhormat, sampaikanlah sesuatu dengan selengkap-lengkapnya, sehingga tidak mengundang persepsi yang berbeda-beda, apalagi sampai perang opini. Selamat bekerja P. Tif
saya setuju dg Kak Melanie, karena saya sendiri juga ikut dalam tim
Saya sangat setuju dengan Kak Melasnie, saya adalah siswi SMK BHUMI PHALA PARAKAN, yang turut dalam kepedulian para ODHA.
HIV/AIDS itu memang untuk kita waspadai, tetapi yg perlu diwaspadai dan dijauhi adalah VIRUSNYA, bukan orangnya.
Saya sanagt kecewa dg apa yang Bpk. TIFATUL SEMBIRING katakan, seharusnya Bapak sebagai yang ditua’kan dan menjadi panutan bagi masyarakat memberi masukkan yang positif.
ODHA bukan berarti mereka melakukan bisa saja itu dampak dari orang tua mereka.
Tidak semua ODHA itu busuk, tetapi mereka adalah satu contoh agar kita tidak seperti yng mereka alami.
Bagi kita yang “WARAS” seharusnya memberi mereka kekuatan di dalam doa, dan support agar mereka mau untuk berjuang melawan HIV/AIDS meskipun kematian ada di depan mereka.
Saya pribadi sebagai siswi SMK sangat terluka dengan apa yang Bapak katakan, karena sebagian hidup saya saya jalani bersama teman - teman ODHA, dan itu menjadikan saya lebih mengerti dan mengahargai hidup saya, saya dapat menghormati sesama saya.
Saya ingin untuk semua ODHA untuk tidak menyesali dengan apa yang sudah terjadi di dalam hidupmu, ini bukan akri dari segalanya justru ini adalah awal dari hidup kalian untuk berjuang melawan HIV/AIDS yang kalain rasa tidak mungkin dan untuk lebih mendekatkan diri kedpa sang Pencipta.
Dan bagi bukan penyandang ODHA, bukan berarti kita harus menjauhi mereka, tetapi VIRUSnya yg harus kita jauhi. mereka sama seperti kita.
Rangkul mereka, selamatkan mereka dan dukung mereka untuk bertahan, disitulah perbuatanmu akan dinilai olah sang Maha Kuasa, agar hidupmu di bumi memiliki arti dan nilai.
sekali lagi HIV/AIDS bukan orangnya yang dijauhi tetapi VIRUSnya.
selamatkan penerus Bangsa Indonesia tercinta dengan memulai peduli HIV/AIDS sejak dini, tanamkan kpd anak2 remaja diseluruh Indonesia.
Saya Tikanidya Hartomo siswi SMK BHUMI PHALA PARAKAN, mengajak anada semua untuk peduli dengan para ODHA.
Mari selamatkan anak-anak Indonesia sekarang juga.
GBU
salah satu yg komentar ada yg bilang : “ni hanya masalah cara pandang saja ” bukan masalah cara pandang yang salah woy , tapi pengetahuan yang tidak memadai ditambah tutur kata yang gak sopan untuk seukuran menteri berbicara di depan publik ini mah
ada lagi yg komen “memang tidak dibolehkan dalam agama” kesalahan lagi yg terjadi disini adalah temanteman ODHA tertular HIV/AIDS itu BUKAN hanya karena aktivitas seksual . karena jarum suntik dan transfusi darah juga bisa loh. kalau anda ditansfusi dan ternyata disitu ada virus hiv , apa yg anda akan lakukan ? menuduh diri anda sendiri “ITUNYA DIPAKE SEMBARANGAN” ? fyuh
so, think first sebelum berucap
setuju sama mbak melanie bangetbanget \m/ \m/
subhanallah..
andai semua warga negara seperti bu Melanie.. negeri ini akan indah… negeri ini akan nyaman..
dan akan lebih nyaman lagi bila pak Tifatul segera dg kelegowoanya menyambut dg diskusi dan secara arief dan bijak meminta maaf baik mewakili diri pribadinya, lembaganya, partainya dan penguasa.. bukan cuma negeri ini yang akan indah dan damai.. duniapun akan ikut merasakan dan mungkin akan mencontoh kebesaran jiwa yg patut ditauladani..
Ayo bapak yg terhormat.. jangan kau mau diperbudak nafsu politik yang hanya mementingkan segolongan orang dan menutup derajat kemuslimanmu..
kami hanya akan mendukung pihak yg benar menurut hakekat derajat kebenaran …
tinggalkanlah sejenak urusan politik..
setuju sama mbak melanie. kalo ngomong mesti dipikir dan dikeluarkan dengan bijak pak…jangan asal cuap. lebih baik lagi mesti banyak baca dan cari literatur ketimbang asal cuap
@ TS..
Tulisan anda bagus, ĸℓŏ tujuannya untuk mengingatkan orang dalam berbicara. Tp pemikiran anda saya pikir gak jauh2 beda dr Tiffa…sama2 berfikiran sempit soal HIV/AIDS.
Surat yg anda layangkan memang menggunakan bahasa yg sopan dan bijak.Isinya ĸℓŏ sepintas kita baca memang bagus,krn berisikan kepedulian kita kepada teman2 yg sekarang sedang menderita penyakit yg mematikan tersebut.Tp ĸℓŏ terlalu didalami maknanya,orang bs melihat bahwa “anda sedang membuka kesalahan yg dilakukan oleh orang lain (dalam hal ini si Tiffa)”.Ingat bu…Tiffa,anda dan kita semua yg ada disini adalah manusia,punya sifat salah,lupa & khilaf. Jadi kesalahan orang lain yg terucap bknlah suatu hal yg luar biasa sehingga ’sebuah surat hrs dilayangkan secara terbuka sehingga bs di baca oleh siapa saja pengguna alam maya & kita berharap untuk dibalas (malah ĸℓŏ gak dibalas bisa berbuntut celaan dan hinaan kedepannya)..apakah itu dianggap bijak ?. Ingat…suatu saat jika anda salah berbicara,lalu di complain oleh orang disekitar anda atau orang2 yg mengenal anda,bagai mana perasaan anda ?…PERNAH BERFIKIR SEPERTI ITU wahai TS YG MERASA DIRINYA TERLALU BIJAK DAN BAIK ?
Sikap anda yg mengorek2 kesalahan sikap yg pernah dilakukan oleh orang lain diwaktu lalu,apakah ITU JG DIANGGAP BIJAK ? (GAK PERLU ANDA JAWAB DI DEPAN MEDIA INI PANJANG LEBAR,KRN SAYA GAK BUTUH JAWABAN ANDA,CM SILAHKAN ANDA JAWAB DIDEPAN CERMIN,BIAR ANDA JG BISA BERFIKIR KPD DIRI SENDIRI).
Alangkah lebih bijaknya,jika surat yg anda layangkan ini merupakan sebuah pembelajaran tentang HIV/AIDS kpd Tiffa & kita semua (jika memang anda merasa lbh mengetahui & lebih berpengalaman tentang sebab musabab dan segala sesuatunya dr penyakit tsbt) tanpa harus meminta jawabannya.
(KITA TERLALU NAIF MENGANGGAP DIRI ORANG LAIN MUNAFIK,TAPI MELUPAKAN KEMUNAFIKAN DIRI SENDIRI,KARENA KITA SEMUA PUNYA KEKURANGAN).
By Neuneuk
yg gak suka ama orang yg sok suci & tidak mau menerima kekurangan dan kesalahan orang lain,dgn melupakan kejelekan diri sendiri)
Tuhan itu mahaadil kok mbak, semua itu pasti di bayar kontan olehnya
Kalo Pk Tiff salah pasti akan di bayar kontan juga…. seperti orang yang naruh itu-nya sembarangan ya di bayar kontan juga pake AIDS
menurut saya,
Setelah membaca gaya tulisannya, Mba Melanie ini niatnya bukan untuk mengingatkan pak TS, tapi sudah berniat menjatuhkan alias menjelek2kan…
Saya bukan pendukung pak TS alias “Bapak yang baik”, cuma merasa ga cocok aja klo ada orang ngejelek2in orang lain lewat media terbuka, cuma gara2 khilaf salah ngomong. Yg ngejelek2in org itu pasti juga bukan orang baik2…
Semua org tau klo mbak Mel itu: Cewek bertato, sok seksi suka pamer bahunya yg lebar, perokok.. ada lagi yg nambahin??
Saran saya sih, benerin diri dulu aja mbak…
Btw, mbak Melanie, “ITU”nya ga dipake sembarangan kan?
sekarang humanity identik dengan kehidupan rock n roll, narkoba, and free sex ya…….what the hell is this??….dunia udah kebalik…..dah mau kiamat
hal yang paling menakutkan di dunia adalah ketika orang yang terlihat terpandang dan terhormat namun melakukan kezaliman dan berkata dusta….tapi sebaliknya….orang yang terlihat hina dan kotor justru melakukan kebajikan dan berkata kebaikan…..oh sungguh aneh dunia ini….
semakin tajam lidah diasah….namun semakin tumpul hati disimpan……….
Saya setuju sekali dengan mbak Melani….
Satu lagi saya tambahkan, bapak temen saya seorang yg sangat alim dan tidak pernah pakai “ITU” nya sembarangan….
Seorang bapak yg baik dan bijak…
Seorang yg sangat terhormat…
Dan dimasa tuanya di diagnosa dgn positif HIV aids….
Bukan karena “ITU”nya tapi tertular yg paling mungkin adalah dari Tukang cukur saat beliau Cukur rambut karena beliau juga tdk pengguna obat2an dgn suntik…
So… Sebagai seorang pejabat negera harusnya bisa lebih bijak lagi dalam berbicara… Atau mungkin bapak harus kembali ke bangku sekolah lagi untuk belajar Tata Bahasa Indonesia yg baik & benar yg harusnya digunakan oleh seorang pejabat negara….
GBU melani….
mBak Mel, Salut deh…. halus tanpa emosi tapi tegas… TOP…
Btw… Mr Tifatul ngerasa kegampar nggak ya… kalau saya yang dapat surat ini rasanya kaya kegampar abis…
(o^-’)b ☆, mantappp, melanie. Lanjutkan!!
Keren!!! Saya hanya tidak setuju dia ditulis “Bapak yang baik”. Karena dia tidak demikian.
Mas Tiff, adalah seorang ustadz, yg memandang segala sesuatu dari sisi “agama” yg terlalu dalam…penyakit adalah dosa. dosa bukan hanya karena “kita” bisa jadi turunan dari orang sebelum kita, (baca ortu atau leluhur).
Keberadaan Mas Tiff di pemerintahan adalah karena dia “mendapat jatah” jabatan, karena balas jasa partainya. Kalau di lihat dari pintar tidaknya, kita semua sudah dapat membayangkan how stupid he is.
Agama yg mendalam tanpa di barengi dng pengetahuan yg cukup akan bernbahaya,…ilmu dan agama kadang tidak singkron,…malah agama dgn perasaan dgn kasus Mas Tiff lebih tidak singkron…
Jadi selain miskin ilmu, yang muliapun miskin perasaan.
Sekian,
Split, pemerhati
I found it strange and stupid for everyone who defend Tifatul Sembiring’s statement. For goodness’ sake, he’s a minister but he said something that’s worse than what some uneducated people would said.
Enough said.
Guess we are way smarter than he is.
warning ajah nih bt mr tiff spaya lebh hati2 klo mengeluarka statement..kan bukan kali ini aja dia ngluarin kta2 yg gk pantes,cnthnya wktu kasus video aiel luna dia jga asal ngomong..huuuu…..blajar dulu kali pak tiff…ck..ck..pejabat kok asal ngomong yaawww…
KITA SEMUA HANYA MANUSIA…. BUKAN TUHAN DAN BUKAN HAKIM DUNIA SEMUA AGAMA MENGAJARKAN KEBAIKAN TERGANTUNG MASING MASING PRIBADI YANG MENJALANKANNYA…HILANGKAN EMOSI TUMBUHKAN PERDAMAIAN DAN MARI SEMUA ORANG BERKACA APAKAH KITA SUDAH BAIK.
Melani, Salud… sudah seharusnya artis2 kritis dan cerdas serta berani melakukan kritik langsung ke pejabat dan pemerintah, seperti Melani. untuk Buyung yang pro tifatul, lihatlah teks dalam konteks yang tepat jangan pake sentimen… yang dilakukan melani sudah tepat, sementara banyak pejabat yang asal omong tapi membodohi rakyat….
Tidak hanya sekali Menteri itu berkomentar seperti orang yang tidak berpendidikan dan tidak berpengatehuan.
Apalagi kalo sudah berkaitan dengan UU Pornografi, seolah-olah dalam pikirannya kok hanya “begituan” saja.
Nggak tahu apakah orientasi otaknya hanya sebatas selangkangan saja.
bp menteri yg namanya ITU apa sih…..kl saran saya sih kl emang bp seorang mentri bp herus bicara yg lebih tegas….karna kl bap bicara seperti ITU,,,stigma dan diskriminasi masih sangat kokoh untuk d hancurkan..
keren abis, Semoga mister Tiffatul S sempat membaca dan merenungkan surat ini.
yah, ini sih melaninya aja yang kurang wawasan, anak kecil juga tahu asal muasal HIV/AIDS itu masalah “anu” dulu … kalo jarum suntuik, trnasfusi darah, itu sih efek domino …
Udah deh, di mata gue pak tif masih jauh lebih baik dibanding melanie … dlm kehidupan sehari-hari pak tif soleh, hafal quran cukup banyak, sering ngisi majelis taklim .. suasana rumah tangganya juga baik-baik aja
kalo melanie? tukang dugem …. , tau’kan tukang dugem perilakunya kayak ape?
Kuncinya adalah menajamkan perasaan kita. Penangkap sinyalnya harus sangat peka. Apalagi pejabat publik. Reaksi kadang lebih besar dari pada aksi.
Pak Tifatul (Menteri Urusan Pornografi dan Pornoaksi), yg terhormat,
katanya situs bokep da diblokir, pa?
ko ini koncomu sesama PKS bisa berniat onani sambil nyetel video di sela rapat paripurna..?
bah!
piye iki tul?
eh Mel, soal salaman dengan Ibu Negara itu coba kamu fikir begini; Kalau si Tif salaman, kamu bilang “sama perempuan lain haram, kecuali sama Ibu negara Adidaya”. Kalau si Tif tidak salaman waktu ketemu Michelle Obama, kamu bilang “munafik dan tidak beretiket banget si ini orang”.
Tapi kamu tidak perlu tau lah soal norma agama yang diyakini si Tif.
Go party aja girl
Semoga “bapak yg baik” di atas mulut nya di gilas Truk tronton,dasar setan alas!!
SALUT dng surat mu Mel
Salut sama mbak Melanie yang sudah berani menyatakan diri sebagai penganut seks bebas….. mantap. Pak Tif, maju terus…. tantangan pasti ada selama orang2 ga bener (kayak melanie dan kroni2nya) masih banyak.
Aah si tif mah sibuk pantun mulu di twitter..
Tp gw stuju bgt nih ama tulisan si melani, ini baru gaya manusia modern nih, memberikan sebuah kritikan dan pendapat melalui media, bukan yg dikit2 demo, itu mah kampungan, manusia kampung yang bisa nya cuman demo..
Klu niat yang baik, tpi disampaikan dengan kurang bijaksana. Hasilnya bakal kurang memuaskan..
http://ft.unand.ac.id
Setuju dg tulisan Melani.Bapak yg baik it bicara dg tidak menyebutkan,apa yg di maksud..dg mengatakan ‘itunya’, jelada kata lain yg sopan dari sekedar itunya….tulis saja penis,vagina, alat vital..lebih berpindidikan.Sbg seorang yg harusnya menginfokan..ya belajar dulu lah tentang masalah kesehatan.Sedih mendengarnya bapak yg baik……menkominfo kok minim info.
intinya bagaimana kita menyampaikan pesan secara lebih halus, dan bermartabat; meskipun sebatas status/ tweet.
Buat Bp Menteri, pandanglah segala sesuatu dari segala aspek, termasuk dari segi banyak agama dan segi segala bidang. Kita ini hidup di Indonesia yang masyarakatnya terdiri dari berbagai macam profesi, bebagai keyakinan, dan berbagai sudut pandang hidup. Saya ulangi lagi pak, sebelum mengambil keputusan, coba lihatlah dari berbagai sudut pandang yang ada. Terima Kasih, Semoga Bpk diberi pencerahan yang lebih dari Allah SWT.
“I found it strange and stupid for everyone who defend Tifatul Sembiring’s statement. For goodness’ sake, he’s a minister but he said something that’s worse than what some uneducated people would said.” - I would like to qoute this from the above comments..
Probably its gonna be the same thought If I’m going to comment on this post..
di tunggu jawabannya..
mudah2an saya juga gak salah ngomong yang mengakibatkan di beri surat seperti ini..
yaaaaahh elaaahhh.. ni pada kemanaaa2..
intinya ituuu.. sebagai pemimpin yang di pandang masyarakat bnyak, serasa kurang pantes untuk bicara seperti itu.. kan ada kata2 yang lebih bagus didengar.. adek saya mungkin lebih bisa dr anda kalo masalah mengeluarkan statement yang sopan dan berkualitas..
intinya berfikir pak sebelum ngomong..
mantab gan infonya
waduuuuuuh orang yg berpindidikan koq gitu ya…
malu aku…..
sippp,
sebagai pemimpin dan salah satu dari utusan kami anda seharus nya tidak bisa memandang sebelah mata .
seharus nya anda lebih memperhatikan kami..
lanjut kan kak mel,
mungkin skrg ne di dalam hati ku kita belum merdek sepenuh ny..
good job mba melanie! mau sekedar nambahin aja buat bapak tifatul yang baik dan pintar
Penularan AIDS (menurut wiki) :
- melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu
- melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral),
- transfusi darah,
- jarum suntik yang terkontaminasi,
- antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui,
- bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.
Dulu waktu saya SMP teman saya pernah dilempari jarum suntik ketika diterminal. Dicurigai itu untuk menyebarkan virus HIV/AIDS. Nah yang saya pertanyakan kepada bapak, apakah jika teman saya dinyatakan positif HIV/AIDS karena hal tersebut juga termasuk orang2 yang kata bapak tidak menjaga “ITU” nya dengan baik?
Lalu tidak semua orang mampu pak, banyak orang sakit yang tidak mendapat kelayakan dalam menerima pengobatan di Indonesia dikarenakan mereka tidak mampu membayar rumah sakit, jadinya mereka harus berobat seadanya. Bagaimana jika mereka tertular dari transfusi darah (bukan karena mereka pemakai, mereka HANYA TIDAK MAMPU untuk mendapat pengobatan yang layak). Bagaimana pak?
Semua manusia memiliki hak untuk hidup, hak untuk mendapat kelayakan hidup yang sama pak! Saya bukan pendukung gaya hidup bebas seperti free sex dll. Tapi saya menghormati dan menghargai setiap manusia dengan derajat yang sama pak. TUHAN AJA SELALU MEMBUKA PINTU MAAF UNTUK SIAPAPUN YANG MAU BERTOBAT. TUHAN AJA NGGA PERNAH MEMBEDA2KAN ORANG. TUHAN SELALU MEMBERIKAN HAK YANG SAMA KEPADA SETIAP MANUSIA PAK.
Nah bapak SIAPA? Tuhan bukan, Nabi bukan. Langsung mengeneralisasi semua pengidap AIDS itu tidak benar. Bukan hak bapak melakukan itu. ITU HAK ALLAH SWT, Tuhan pencipta Alam semesta pak. Saya malu kata2 tersebut keluar dari pimpinan partai yang saya banggakan. Saya malu kata2 tersebut keluar dari pimpinan partai yang menjadikan Islam sebagai panduannya. Saya malu pak. Sangat malu.
Islam tidak pernah mengajarkan kita untuk merendahkan orang lain pak. Mohon perbaiki kembali kadar keislaman bapak dengan kata2 bapak tersebut.
Mohon maaf jika kata2 saya banyak menyinggung pak, saya melakukan ini karena saya melakukan tugas saya sebagai sesama muslim untuk saling mengingatkan.
yeeee hidup pergaulan bebas, hidup narkoba… hidup tatto…. ayok kita hidup sampai neraka menjemput kita!!!
intinya: dunia ini sudah gila ya… aneh nih cewek satu ini! sama2 ga berpikir positif jangan ngatain orang harus berpikir positif.
Maaf ya, tapi surat lo ini ga berkelas tuh
inilah bukti dan kenyataan negara RI ,, bahwa rakyat jauh lebih pintar lebih santun lebih beradab lebih punya rasa kemanusiaan dari pada para pemimpinya…..
wauw.. rame sekali comennya
lo kok di hubungkan dengan jabatangan yang kemarin mbak kan mulanya tentang itu , kalau mau bertanya jangan menjudge dong, disini sudah banyak komentar yang rada miring
Aku pernah menatap muslimah berjibab pandangan matanya sangat tajam, tubuhnya tetap seksy jika berjalan pandatnya aduhei bergoyang mengundang setiap lelaki muslim pasti tergoda.
Dan aku berkata, Ya Allah SWT sekiranya nabi Muhammad masih hidup pasti muslimah ini telah menjadi milik nabi Muhammad. Mengapa saya berani katakan semacam ini…? karena kisah rasulullah dengan kekuatan seksuelnya seperti 30 lelaki dewasa…ini hadits sahsih yang mengatakan.
Dan saya pernah menyaksikan tangan TV Father Zakaria Batros tentang dia menceritakan seksuel nabi Muhammad yang menyimpang dengan hadits shahih tayang lengkap untuk setiap muslim dapat mengenal siapa nabi Muhammad.
yap bener inti berpikir sebelum berpikir, berpikir sebelum bertindak dan berpikir sebelum berbicara itulah cara berpikir filsafat
pandangan gue terbuka tentang pengidap HIV AIDS. Terima Kasih,ka melanie
Saya sangat suka tulisan ini, teramat suka. Andai kebanyakan generasi muda Indonesia sama atau paling tidak serupa kritisnya dengan Melanie Subono, bangsa ini masih punya harapan.
Heran juga saya melihat semangat brother and sister menyerang tifatul. Betul, memang ada banyak penderita yg tidak memakai anunya sembarangan (tidak bersalah sama sekali). Tapi hulu penyakit ini kan memang dari orang-orang yang sembarang memakai anunya. so (saya kira) sedikit sabar merespon statement beliau jg saya kira sebuah kemenangan. maafkan saya kalo brother and sister ada yg kurang berkenan.
APAKAH ANDA HANYA TAU SOAL HIV/AIDS BAGAIMANA DENGAN HEPATITIS,,MONGGO DIPIKIR LAGI PENYAKIT MENULAR SEKS BUKAN HANYA HIV TAPI ADA HEPATITIS
I like your blog(^o^) Nice…..
Saya ingin menempatkan ding di alam semesta .
Hebat ya mba, bukan hanya pintar buat ide musik, tapi juga perhatian banget sama sikap seorang pejabat. Patut diapresiasi
maju terus pantang mundur mba. Memang publik figur selalu ada yang mengidolakan dan yang membenci. Sikap yang lebih baik saya rasa adalah tidak harus mengidolakan seseorang dengan berlebihan sehingga menutupi kenyataan bahwa setiap manusia bisa saja melakukan kesalahan.
Mba Melanie berkomentar seperti itu sebaiknya jangan dihujat, karena itu benar lho, bahwa AIDS itu bukan hanya dapat ditularkan oleh “itu” saja, tapi banyak lainnya. Mba Melanie sepertinya mau mengingatkan bahwa Pak Tifatul sepertinya agak keliru jika menyatakan pernyataan tersebut.
Sebagus-bagusnya orang mengaji, dan sebaik-baiknya prilaku manusia, tetapsaja tidakluput dari kesalahan. Sepertinya mengidolakan berlebihan terhadapsuatu publik figure dapat melupakan kenyataan ini..
Untuk Mbak Melanie, “great letter”. Untuk Pak Tifatul Sembiring, “That’s uneducated statement.”
Untuk Mba Melanie, “great letter”. untuk Pak Tifatul Sembiring, ” That’s uneducated statement.”
Berfikir Waraslah,,,,,,,,,!!!!
Banyaknya yg terinfeksi AIDS adalah karena KEBEBASAN yang di anut di Negri Kita….Seks bebas yang paling banyak menyebabkan Penyakit AIDS…Pelacuran di legalkan…..Atas nama HAM Omong kosong HAM…..Mba Melani….Malah suruh pake Kondom…Ide GILA.dan Serampangan …bukannya Pelacuran di STOP malah bangun TM Kondom….Sudah Miring…..
saya setuju mbk pernyataannya :).good job mbk…
Kasian mental pejabat2 kita…, bicaranya gak santun… bukan cuma ini tapi banyak lagi hal lain… maunya sih supaya kedengaran lucu … hehe… sampe punya kesimpulan ‘ITU’ biang keladinya….
Anak-anak d Afrika… orang2 yg tertular melalui transfusi darah… dll apakah krn menyalahgunakan ‘ITU’nya?
Aku gak mau lagi pilih partaimu… akankuajak juga teman2 lain untuk jangan pilih kamu dan partaimu lagi … wong di otakmu cuma ‘ITU’ melulu…… memalukan ….
dunia makin lama makin kacau. gara2 orang2 nya pada ngeyel.
baru kali ini ada yang naikin popularitas lewat pejabat,hahaha
——————————————————————————————–
7 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ?
——————————————————————————————–
argumen paling kocak,wkwkwk. Ternyata ga dalem-dalem banget kok pembahasannya, inti dari surat terbukanya “lakukan lah apapun(narkoba,seks bebas,dll) selama anda yakin aman dari HIV”.
Sbenernya menurut ane bukan berisi empati kepada penderita HIV AIDS, tapi lebih ke BEREMPATI DAN JANGAN SELALU MENYALAHKAN PERGAULAN BEBAS, KARENA ITU BISA DILAKUKAN DENGAN AMAN
belajar nulis dulu mbak melanie, naruh koma titik sembarangan sudah ngatain orang sembarangan karena pake itunya sembarangan..
“…adalah orang yang paling bijak karena dirinya tahu bahwa dia tidak bijaksana, sedangkan mereka yang merasa bijak pada dasarnya adalah tidak bijak, karena mereka tidak tahu kalau mereka tidak bijaksana…”
*Socrates*
No body is perfect mbak, pak tif juga gak sepenuhnya salah kan? memang salah satu penyebabnya adalah itu, tapi dia juga gak bilang selalu karena itu..
Manusia cerdas, melihat dengan bebas, dan mendengar tanpa batas, cuman salah dengar dan salah ngomong aja sudah diposting beginian *kirain penting* :))
Sudah pak tif, gak usah dibaca, dibalas, atau di blok urus saja urusan negara yang masih banyak menanti.. palingan mbak melanie cuman promosi blog nya aja biar page hits nya banyak :))