RUMAH HARAPAN

Dear sahabat,

Here I am sore ini duduk …dan iseng gue bukain fb, twitter, timeline orang2, termasuk bacain status gue yang lama-lama, lempar topik, baca komen orang –orang dll …

Sampai gue sadar sesuatu … suka gak suka, mengakui atau gak, kita hidup dari harapan. Satu hak mendasar kita yang masih paling bisa kita lakuin dan gratis adalah bermimpi.

Dan kalaupun mimpi itu gak bisa kita capai, minimal kita bisa berharap .

Belakangan ini gue lagi sering diem, dan suka untuk ngeliat mata orang saat mereka gak sadar gue liatin .

Menurut gue, itulah saat mereka tidak sembunyi.

Dan saat itu lah lo bisa liat mereka yang mungkin adadlah manusia penggembira sehari nya, sebagai mahluk yang lelah .

Pernahkah lo merasa lelah ? Pernahkah lo ngerasa kayaknya lo abis lari berkilo kilo meter, tapi lo gak tau sebenernya lo ngejar apa ?

Pernahkah lo sampai di suatu tempat di hidup lo dan gak yakin bahwa ini sebenernya yang lo tuju ?

Tapi lo sudah sampai dan berusaha buat yang terbaik dari situasi itu .

Kalau pernah , bersyukurlah .

Beberapa minggu lalu, gue stuck di salah satu jalan karena macet . Instead of ngomel, gue memutuskan buat diem dan bener2 mandang sekitar .
Don’t know why .

Pandangan gue mulai ngeliat ke sebelah, ada metro mini dan supirnya yang biasanya , biasanya gue akan berpikiran dari mukanya , ini orang nyebelin , nyolotin, kurang ajar , dan gak sopan dan akan jadi bahan omelan bahkan makian gue , Sampai beberapa menit kemudian setelah itu gue nangkep dia dalam keadaan bengong ,dan dia gak sadar gue ngeliatin mata dia .

Than I realize sesuatu … ada sesuatu di matanya yang keras dan sedih bersamaan .

Than gue pun sadar mungkin dia juga tidak pernah bermimpi bahwa sampai umur 50dia hanya mentok menjadi seorang supir metro mini .
Ada sesuatu yang baik di dasar matanya .

Semua orang itu terlahir baik, tidak jahat , dan semua orang punya keinginan tinggi dari kecil .

Beberapa hari setelah itu , gue pun kembali stuck di keadaan macet .

Dan kali ini yang gue liat adalah orang gila, nyaris telanjang , lagi jalan kaki di tengah jalan raya .

Entah apa yang bikin gue seperti tersedot untuk ngeliat mata dia .

Dan gue pun ngeliat hal yang sama .

Ini orang baik . Somewhere dalam mata dia, dia orang baik .

Gue gak sadar nangis sendiri .

Gue yakin suatu hari dulu dia pernah kecil, pernah lucu , pernah main, pernah punya cita cita mungkin jadi artis ,pilot, guru, apapun itu yang kita pernah mimpiin .

Dan pastinya dia tidak pernah berharap untuk jadi gila suatu hari diumur tuanya.

Sampai akhirnya gue punya kebiasaan untuk mencoba gak menilai orang dari yang terlihat diluarnya .

Malam takbiran sering jadi ajang gue kesel karna banyaknya pengemis, banyaknya orang yang belaga jadi petugas kebersihan untuk minta – minta.

Ngeselin ? Banget .
Tapi you know what ?

Mungkin mereka cuma pengen makan ketupat . Mungkin mereka cuma pengen naik mobil . mereka mungkin cuma pengen punya kemeja bersih .

Mungkin dia yang ngetok kaca kita minta uang itu waktu kecil mimpi buat jadi bos ..punya uang ,bisa idupin keluarganya .

Pernahkah lo duduk disatu ruangan, dengan orang tua lo… yang baru aja ngelakuin hal yang bikin lo kesel dan marah, dan gak lama kemudian lo nangkep mereka lagi bengong dan sendiri ?

Pernah kah lo liat mereka dan sadar bahwa mereka lelah, mereka sudah tua, mereka juga mungkin sebenernya pengen sesuatu yang lebih di hidup mereka ?

Semua orang itu baik pada dasarnya.

Para penjahat atau siapapun itu istilah nya …
Ya, mereka buat salah . Dan mereka harus bertanggung jawab sama apa yang mereka lakukan … tapi gue berani yakin tidak ada diantara mereka yang waktu kecil bertekad untuk jadi penjahat .
Ya, keadaan , ya mereka tidak kuat iman .

Tapi itu pilihan mereka .

Pernahkah lo berpikir bahwa banyak orang yang mengalami sesuatu tanpa pernah ada kesempatan untuk memilih ?

Banyak.

Dan dari san ague bertekad untuk bikin yang namanya rumah harapan .

Kalau diluar ,ada yang namanya “Make A Wish “ Foundation . Disini gue menyebutnya Rumah Harapan.

SAHABAT,
Kita tidak akan bisa bikin mimpi orang terwujud, tapi kita bisa menyenangkan orang dengan memberi mereka harapan .

Belakangan ini dengan beberapa orang sahabat, gue belajar bahwa banyak sekali orang yang secara literal menghitung hari .

Mereka tahu penyakit yang mereka punya , dan mereka tahu berapa banyak waktu yang tersisa untuk mereka .

Boro – boro memenuhi harapan, berobatpun mereka susah .

Disini gue tidak mengajak orang untuk menyumbang atau apapun , tapi gue disini gue mengajak ,kalau ada yang punya berkat keahlian apapun , baik itu bermain musik, bisa sulap , bisa apapun ,mari bergabung .

Ini bukan untuk sesuatu yang komersil, dan tidak akan gue lakukan ini untuk suatu tayangan atau apapun . Saya tidak dan tidak mau bekerja dengan media apapun .
Tahukah banyak diantara anak yang hidup dengan penyakit dan menghitung hari ini , mempunyai banyak bakat ? Ada yang sangat berbakat menulis, ada yang tanpa melihat bisa memainkan alat musik dan sejuta hal lainnya .

Secara logika , tidak besar kemungkinan mereka menjadi apa yang mereka mau , kalau mereka bisa mencapai umur panjang ….

Dan bukan itu yang mereka mau . Mereka hanya ingin sharing, ingin belajar .

Dan cuma itu yang bisa kita kasih … kita bagi …

Bukan tidak mungkin setelah beberapa sesi nanti mereka pun tiba pada waktu mereka harus pergi.
Tapi apakah lo gak akan seneng, kalau liat mereka sempat mengalami apapun yang mereka inginkan ?

Dan secara literal, kita berlomba dengan waktu disini .

Kalau ada yang inget gw sempet nyari buku cara membaca huruf Braille, itu pun untuk sahabat yang sadar bahwa penyakit nya akan membawanya ke keadaan yang nantinya dia harus bisa menggunakan huruf Braille. Dan sebelum itu kejadian, dia mau belajar.
Itu semangat mereka .

Mana semangat kita ?

Sekali lagi, mereka tidak memilih.

Mungkin kalau mereka bisa memilih, sama seperti supir metro mini tadi, atau sama dengan gue sekalipun … Gue mau jadi a b c apapun arti kesempurnaan di kepala kita .

Tapi tidak .

Kalau ada yang domisili d Jakarta. Punya keahlian yang bisa dshare, boleh email ke :  melaniesubono at yahoo.co.uk , tolong dikasih judul : RUMAH HARAPAN.

Mungkin kita gak bisa menyembuhkan orang gila dijalanan, mungkin gue gak bisa bahagiain semua orang ….

But ini yang minimal bisa gue kerjain

Love you all
Mel


1 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

16 Responses to “RUMAH HARAPAN”

  1. karla says:

    Bagus bgt,bkn gw sadar bahwa kita sermua pada dasarnya sama n jgn kesel kl dijln kita diganggu pengamen,pengemis atau supir yg suka asal2an

  2. @inagibol says:

    Plakeplakeplakeplakeplak…*keplakbertubi2* Ku kira, saat kau pandang mata ku kamis nanti. Tanpa aku perlu mengucap 1 kata pun, kau akan mengerti apa yg berkecambuk di hatiku krn memiliki seorang sahabat yang seperti kamu. Seperti aku selalu menggantung harapanku setinggi langit, setinggi itu pula bahagia ku membaca tulisan mu ini.

    Ina Madjidhan @inagibol

  3. ion says:

    ajibbbbb. masih pagi n gw udah dibuat terenyuh sama tulisan lu.
    gw merasa terdorong untuk berbagi, tapi apa keahlian gw? selama ini pun masih belajar ini itu. tp suatu saat nanti gw pasti bisa berbagi di rumah harapan.

    thx for share :)

  4. Atho says:

    Betul Mba, Tuhan membuat semua orang pada dasarnya suci/fitrah/baik. Dan Tuhan itu Maha Suci, Baik. Namun pada akhirnya, lingkungan yang membentuk mereka seperti apa.
    Seperti gelap yang dalam ilmu alam tidak punya definisi yang mandiri. Tetapi, gelap di artikan kekurangan cahaya (kurang terang). Dan satuan untuk gelap sama dengan satuan cahaya.
    Kejahatan itu tak mempunyai definisi. Jadi,saat manusia terjerumus kedalam kejahatan diartikan dia tidak menghadirkan kebaikan/Tuhan dalam hati, jiwa dan lingkungannya.

    Selalu semangat !
    Terima kasih tulisannya..bagus dan menginspirasi banget.

    Salam
    Atho

  5. victorsigit says:

    tulisan lo ttg Rumah Harapan di blog detik \gokil abis\ Mel..

    itu mbuat gw merinding, lo ambil dr pengalaman simpel dijalanan dmana tiap orang di bumi ini ada di situ ..

    mata lo betul2 melayang ke keabadian Surga, dan memang Tuhan ciptakan semua orang baik dan sempurna adanya..

    yg ga gayus dan koruptor laennya, pembunuh dan pemerkosa jahanam sekalipun diciptakan sama baiknya, cuma iman nya yg lemah..

    gw ga tau mo nyumbang apa di Rumah Harapan, yg jelas gw punya setumpuk puisi humanis tuk gw nikmati sendiri saat ini. paling banter gw bisa ngangkat2 barang n orang (artinya ngasih motivasi dikit) hehe..

    Ok deh Sobat, tengkyu gw bisa ksh appreciate ke lo .. mudah2 an lo bisa idup lbh lama lagi n terus berkembang biak ide2 lo , juga harapan dan cinta sejati lo .. sehat terus pikiran dan hati lo Mel.. juga raga lo .. OK, God Bles U !!

    Victor

  6. cinta says:

    ka mel, pengen ikutan sih.. cuma belum tau keahlian yang aku punya macem apa..

  7. lozz akbar says:

    menurut saya status sosial, materi ataupun gelar hanyalah sebuah keberuntungan yang kita dapatkan. Walaupun disitu ada sebuah proses dan perjuangan kita sendiri jika mau meraihnya. Tapi tetap saja kita bukanlah apa-apa tanpa karunia-Nya. jadi kenapa kita enggan berbagi dengan apa yang kita bisa dan punya. Padahal apa yang ada dalam genggaman kita saat ini itu hanya semacam titipan dan semua kita dapat karena belas kasih-NYA?

    yuk lakukan sesuatu yang berguna untuk siapa saja, meski kecil tapi nyata..

  8. andi says:

    Mantap mba..
    Like this pokoonya..

  9. irda afdlila says:

    GREAT…post ini udah berhasil menyadarakn diriku tentang apa yang aku lihat, apa yg aku pikir dan apa yang aku dengar..selama ini. :) sederhana tp nancep dihati.

  10. nurul aria says:

    terharu kakak…. sedih n berasa “ngaca” bgt baca tulisan kakak…
    hoia kak,, kalu ga punya keahlian apa2 boleh ikut gabung???

  11. Rumah Dijual says:

    semangat terus ?

  12. Selepas bertemu di acara Ultah Kompasiana beberapa waktu lalu, baru kali ini saya berkesempatan untuk singgah ke tulisan Mbak Melanie di sini. Sebuah gagasan cukup menarik. Saya salah satu yang sudah ajukan diri untuk bisa memberi sesuatu untuk Rumah Harapan, meski baru sekadar non materi: ketrampilan, dlsb yang sejenis.

    Tangan Tuhan berada dalam setiap niat yang baik. (Twitter: @zoelfick)

    Salam

  13. angshare says:

    Artikelnya sanga menarik mba….”salam sukses!
    kunjungan balik software akuntansi laporan keuangan

  14. Ibnu says:

    sumpah aku merasa asyik dan takjub baca artikel ini….tanks

Leave a Reply