RISA

RISA

(thank you to mb TunggalPawestri + ibu asri,ibu dr almh risa)

Sekedar sedikit berbagi cerita .

Bukan politis,

Bukan apapun seperti biasanya .

Tapi sesuatu yang baru terjadi , cerita tidak enak yang membuka tahun ini dan menutup tahun lalu

Sesuatu yang BISA terjadi pada kita

Sesuatu yang MENGHARUSKAN kita menjaga harta yang dititipkan pada kita

Sesuatu yang mengharuskan kita untuk lebih banyak berdoa untuk orang orang yang kita sayangi

Kejadian bener yang harus kita sebarkan untuk kita LEBIH menyadari hal yang bisa terjadi disekeliling kita

Dan dengan menulis ini ( diketahui kok oleh pihak keluarga ) , kita cuma berharap tiga hal :

1. Agar para PENEGAK HUKUM secara serius mengungkap kasus kekerasan seksual, menangkap pelaku dan memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara. Perbanyak Polwan hinggal level polsek hingga perempuan korban tak sungkan saat mengadukan kekerasan seksual yg menimpanya

2. AGAR KITA MASYARAKAT sadar bahwa predator seksual msh byk berkeliaran, segera laporkan kepada pihak penegak hukum jk menemukan hal-hal yang mencurigakan. Don’t blame the victim. Sadarilah bahwa tidak jarang , pelaku adalah LINGKAR SATU kita sendiri .

3. Dan kepada PEMERINTAH agar menjadikan isu penghapusan kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan seksual menjadi agenda utama. Dokumentasi kasus kekerasan thdp perempuan hrs dilakukan scr serius. Menurut Komnas Perempuan, saat ini layanan pengada atau women crisis centre ada yg kolaps krn kehabisan dana, ini hrs jd perhatian.

Cerita ini tentang Seorang anak .

Yes

SEORANG ANAK KECIL, ANAK MANUSIA .

Namanya Risa, media biasa menggunakan inisial RS saat memberitakan kasusnya.

Ia bungsu dari 6 bersaudara yang tinggal di kawasan pemulung Pulogebang. Rumahnya seluas 4×8 meter, kontrakan seharga 300ribu/bulan.

Tembok rumah tidak di semen dan tidak ada furniture apapun dalam rumahnya. Belakang rumah dipakai untuk dijadikan lapak tempat hasil memulung.

Sakit yang dialami Risa sudah sejak sebulan lalu.

Ia kerap kejang dan panas tinggi. Sempat dibawa ke RS dan puskesmas tapi tak kunjung sembuh.

Sampai akhirnya ia dibawa ke RS Persahabatan tanggal 29 Desember 2012 dan masuk pada pukul 10.30.

Saat dibawa ke RS tersebut risa dalam kondisi kejang dan panas tinggi.

Saat memasukkan obat anti kejang melalui dubur itulah baru diketahui bahwa vagina Risa mengalami kerusakan parah dan mulai membusuk, mengeluarkan nanah.

Luka inilah yang diyakini membuat Risa demam dan mengalami kejang tinggi.

Dari hasil CT Scan, diketahui ada infeksi pada otak, masa inkubasi untuk infeksi semacam itu bisa terjadi satu hingga dua minggu dan bisa disebabkan oleh infeksi pada salah satu organ tubuh dan menjalar ke otak.

Infeksi disebabkan oleh bakteri.

Luka di vagina bukan luka baru melainkan luka lama, kndisinya kotor dan tidak segar, seperti borok.

Menurut Ketua Komite Medik M Iqbal SpOG.

Meski demikian perlu dilakukan visum untuk memastikan apa yang menjadi penyebab kerusakan di vagina Risa.

Sekedar cerita,

menurut ibunya, Asri, sejak dua bulan lalu Risa tak berani jalan ke sekolah sendirian.

Ia selalu minta ditemani, bahkan kadang sampai memohon dan menangis.

Tapi Risa tak pernah mau menceritakan apa yang menyebabkan ia tak mau berangkat sendirian.

Berdasar keterangan-keterangan di atas itulah kuat dugaan bahwa risa mengalami kekerasan seksual.

Kita juga tahu bahwa vagina tak bisa dengan sendirinya membusuk dan mengeluarkan nanah.

Sejak beberapa hari lalu, Risa SUDAH TIDAK ADA .

Segala tindakan , otopsi , apapun sedang dilakukan.

Gue tidak menulis ini untuk meneriakkan apapun .

Gue cuma ingin kita sadar ini masih ada disekitar kita . Terutama yang mempunyai anak . Batasilah apa yang pantas/ tidak .

Kalau kata bung napi, kejahatan terjadi karena ada kesempatan .

Jangan kasih kesempatan apapun kepada siapapun . Walaupun itu saudara , teman , apapun .

Sensitiflah pada sekitar kita, pada orang dekat kita .Terutama anak kecil . Lihatlah perubahan sikap mereka

Jadikanlah orang dekat kita teman sehingga mereka merasa bebas untuk bisa bercerita saat apapun kejadian . Bukan menjadi musuh yang hanya membuat mereka takut untuk menceritakan apapun pada kita

Kalau sampai ini terjadi, ini bukan aib yang harus disembunyikan dalam rumah pergilah kepada yang berwajib atau siapapun yang ktia percaya

Hanya itu yang mau gue sampaikan

Luv you all . melanie subono


3 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

4 Responses to “RISA”

  1. Hidayat Says:

    Para penegak hukum memang harus tegas. Bagi anda yang mempunyai anak perempuan bisa dibelikan mukena anak-anak bagus dan cantik agar mereka tambah rajin shalat, silahkan klik MUKENA ANAK-ANAK BAGUS DAN CANTIK

  2. mariyam susana dewi darma Says:

    mba, saya ikut sebarkan tulisan mba di facebook ya. thanks. susan

  3. dkk27 Says:

    Sadarilah bahwa tidak jarang , pelaku adalah LINGKAR SATU kita sendiri .

    Kalimat ini membuat sy merinding.

    R, Seorang anak-gadis, punya step-father. Ini kluarga ’sadar-agama’ yg sangat terhormat.
    Hingga dwasa, alami kekrasan fisik & psikhis. Ibunya tak pernah ta’u. Saudara2-tirinya tak pernah ta’u, kcuali X, salah-1 diantaranya yg mrangkap membantu-terjadinya-kekrasan bersama sang ayah.
    Ternyata, sang Gadis tumbuh jadi manusia baik, religius, namun jiwanya retak.
    R cm bisa marah pd diri sendiri, tak punya kmampuan marah pd siapapun yg zalim padanya. Bunuh-diri brulang hingga nyaris tak tertolong, adalah masa lalunya.

    Kini R dikucilkan, manakala kisahnya mulai trungkap. Sebnarnya, dia mulai di’kucilkan’ sjak dulu oleh sang-Ayah & X. Kbetulan R, seorang yg pendiam. Mencetak sjumlah Prestasi dlm ksunyian.
    Kluarga ini mencoba sembunyikan prilaku buruk mereka, dg membungkam R. Mrk myakinkan krabat&kluarga-bsar, bhw R ’sakit’, beprilaku buruk dsb.nya. Akibatnya R dijauhi.
    R tdk mampu berbuat apapun, hingga kini. Dia TIDAK-GILA, hdp lurus dlm ksunyian-damai bersama Allah yg kian dikasihinya … CUMA ALLAH YG DIA PUNYA.

    Kisah ini nyata, sbagai masukkan… Benar kata Melanie S:
    Sadarilah bahwa tidak jarang , pelaku adalah LINGKAR SATU kita sendiri .

    Salam.

  4. AS Jannati Says:

    sedih banget bacanya mb mel…. semoga bangkit keadillan dan perlindungan bagi para perempuan di seluruh negeri ini….

Leave a Reply