Short Release satinah

4 Apr 2014

Kondisi terkini adalah,
Pemerintah menyanggupi membayar diyat sebesar 21 M yang kita biarkan orang berpikir bahwa itu adalah kebaikkan hati mereka.
Faktanya adalah,ya memang baru diurus saat kita mulai berteriak.

Dalam 15 hari drama ini cukup banyak mrk terkejut setelah gue terus mencoba membuka fakta dan memang benar menemukan banyak hal…
Mulai dari catatan media bahwa Nilai awal Diyat hanya 1,250M , sampai mematahkan omongan pemerintah tak tahu apa2 sampai 2011, saat menemukan berkas bahwa Kita (Dlm hal ini Migrant Care) sudah membawa keluarga satinah ke kmenlu pada Oktober 2009.

Belum Fakta seorang dubes yang pada forum bisa berkata buruk ttg pekerja kita, dan besok nya malah diangkat jadi kepala BNP2TKI …
Sampai kenyataannya bahwa satu orang yang dituntut rakyat tahun lalu karena melecehkan TKI (mengakui dan minta maaf) malah dijadikan SBY jadi tim negosiator kasus ini.

Jadilah kita bak menonton film Mr Bean, mulai dari memberikan statement ngawur sampai ketinggalan pesawat.

Puncaknya, yang sampai kemarin tidak di ketahui rakyat adalah, sebetulnya nego di Arab itu gagal.
(Ya iyalah dari 7tahun dicuekkin baru menit trakhir ditanggapi), gagal lah. Sementara masalah ini sudah disorot.
Mau tidak mau, pemerintah membayar. Itu yang terjadi.
Saya sama seperti kemarin2 tidak punya bukti,tp toh belakangan bukti kan muncul sendiri.

Mengenai detil,setahu saya itu semua uang pemerintah ,dan kalau memang benar (yg baru bs saya konfirmasi detil hari senin) maka sesuai janji, yang terkumpul di saya Pribadi, bagi yg menginginkan uangnya balik, bs email saya bukti transfernya, dan akan saya kembalikan.
Bagi yang tidak, sesuai kesepakatan awal kita akan pakai ini sbg kas bersama,dengan bentuk TERBUKA , dll yg akan saya konsultasikan bentuk hukum dll nya dulu hari selasa.

Kapan dan bagaimana kepulangan atau proses kelanjutan Satinah,bisa di sambung kan saja ke MigrantCare atau salah satu pejabat pejabat yang mengurus.

Untuk penjelasa lebih lanjut dan tidak menaikkan berita yang tidak jelas,kalau memang berkenan, silahkan baca surat terbuka saya di blog ini juga berjudul “Kisah 15 Hari” ,karena kasus ini belum selesai. Ini baru mulai.

Terimakasih …
Hormat,


TAGS


-

Author

Search

Recent Post